Gadis Tewas di Padang Pariaman

Potret Rumah NKS, Gadis Penjual Gorengan yang Dibunuh Indra, Kini Dibantu untuk Dibangun

Inilah penampakan rumah NKS (18) gadis penjual gorengan, kini tengah proses pembangunan.

Tayang:
Penulis: Laily Fajrianty | Editor: Weni Wahyuny
Youtube Kompas TV
Inilah penampakan rumah NKS (18) gadis penjual gorengan, kini tengah proses pembangunan. 

TRIBUNSUMSEL.COM - Inilah penampakan rumah NKS (18) gadis penjual gorengan yang tewas dibunuh Indra Septiarman di Padang Pariaman, Sumatera Barat.

Rumah NKS kini tengah proses pembangunan.

Diketahui, NKS merupakan korban pembunuhan dan pemerkosaan IS yang dilaporkan hilang pada Jumat (6/9/2024) saat tidak kembali ke rumah setelah menjajakan gorengan di sekitar Nagari Guguak, 2×11 Enam Lingkung, Padang Pariaman.

Kini, bantuan untuk keluarga gadis penjual gorengan terus mengalir guna membangun rumah permanen.

Saat ini sedang dilakukan pembangunan pondasi rumah baru untuk keluarga NKS

Dalam Youtube Kompas TV, Tampak pembangunan rumah NKS yang dilakukan gotong royong oleh masyarakat.

Kakek korban, Nazarudin menyebutkan pembangunan rumah ini dari bantuan-bantuan aparat.

"Pembangunan rumah dapat bantuan, saat ini tengah membuat pondasi," kata Nazarudin lewat Youtube Kompas TV, Sabtu (21/9/2024).

"Kerjanya gotong royong dari masyarakat," sambungnya.

Sementara di sisi lain, Rini, kakak NKS menyebutkan rumah yang tengah direnovasi ini merupakan bantuan dari Bupati

"Rumah yang sedang dalam pembangunan ini merupakan bantuan dari Bupati," kata Kakak Nia, Rini.

Baca juga: Begini Cara Indra Septiarman Bertahan Hidup 10 Hari jadi Buronan Pembunuh NKS,Gadis Penjual Gorengan

Potret rumah NKS, gadis penjual gorengan yang dibunuh Indra Septiarman.
Potret rumah NKS, gadis penjual gorengan yang dibunuh Indra Septiarman.

Keluarga Berharap Pelaku Dihukum Mati

Dengan tertangkapnya Indra Septiarman, kakek NKS, Nazarudin dan keluarga berharap agar pelaku dihukum seberat-beratnya. 

"Berharap pelaku ini diadili secara saksama. Harapan kami pelalu dihukum seberat-beratnya dengan hukuman mati," ucapnya.

Kakek korban, Nazarudin, mengibaratkan, penangkapan pembunuh cucunya ini menjadi obat bagi luka yang diderita keluarga. 

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved