Akun Diskominfo Lubuklinggau Viral

Pj Wali Kota Lubuklinggau Langsung Non-Aktifkan Admin Diskominfo yang Posting Kegiatan Paslon Bupati

Pj Wali Kota Lubuklinggau Trisko Defriansyah langsung menon-aktifkan admin Diskominfo Lubuklinggau yang memposting kegiatan salah satu paslon bupati.

Penulis: Eko Hepronis | Editor: Shinta Dwi Anggraini
TRIBUNSUMSEL.COM/EKO HEPRONIS/Diskominfo Lubuklinggau
Pj Wali Kota Lubuklinggau Trisko Defriansyah langsung menon-aktifkan admin Diskominfo Lubuklinggau yang memposting kegiatan salah satu paslon Bupati. 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Eko Hepronis

 

TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU -- Pj Wali Kota Lubuklinggau Trisko Defriansyah langsung mengambil tindakan tegas terhadap admin Diskominfo Lubuklinggau yang memposting kegiatan salah satu paslon Bupati. 

Sebelumnya, postingan tersebut ramai jadi perbincangan publik karena dikaitkan dengan netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) pada saat menjelang Pilkada.

"Kita sudah minta Kepala Dinas untuk menonaktifkan admin medsos," katanya singkat saat dikonfirmasi, Minggu (8/9/2024). 

Sebelumnya, akun Facebook milik Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Lubuklinggau memposting sosialisasi kegiatan bakal calon kepala daerah (Balonkada), Minggu (8/9/2024) siang.

Namun, postingan yang telah terbit selama 50 menit itu langsung dihapus oleh admin setelah menjadi pusat perhatian warga Kota Lubuklinggau.

Dalam postingan itu membuat tulisan "Bersama-sama, kita akan melangkah mewujudkan impian untuk kota ini! Begitu isi tulisan dalam postingan.

Selain itu ada hastag salah satu paslon, dan juga foto paslon dengan dibubuhi tulisan di dalam foto yang beredar,

“Terima kasih atas kepercayaan dan dukungan kalian. Setiap jabat tangan ini adalah pengigat bahwa saya tidak berjalan sendiri, dan harapan besar yang kalian titipkan. Bersama-sama, kita akan melangkah mewujudkan impian untuk kota ini,".

Plt Kadis Kominfotiksan, Misno membenarkan hal tersebut dan sudah membuat klarifikasi terkait adanya postingan yang membuat heboh warga Lubuklinggau tersebut.

"Bahwa munculnya flyer tersebut adalah kelalaian admin yang tapa unsur kesengajaan memposting di akun facebook  Diskominfo," kata Misno saat memberikan keterangan pada Tribunsumsel.com.

Lanjutnya, Flyer tersebut telah dihapus dari medsos diskominfo, kemudian atas kelalain tersebut Diskominfotiksan memohon maaf dan  telah mengambil langkah dengan memberi peringatan dan sanksi kepada admin secara tertulis sebagai sanksi administratif.

"Kepada admin tersebut telah kami  hilangkan hak akses login pada akun face book tersebut," ujarnya.

Misno pun mengucapkan terimakasih kepada masyarakat yang telah memberikan saran masukan dan perhatian langsung dan tidak langsung kepada Diskominfotiksan Lubuklinggau.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved