Berita Selebriti

Sosok Cak Lontong, Ketua Timses Pramono-Rano Karno di Pilkada DKI 2024, Dijuluki 'Pelawak Istana'

Mengenal sosok pelawak Lies Hartono alias Cak Lontong ditunjuk menjadi ketua kemenangan Pramono Anung dan Rano Karno di Pilkada Jakarta 2024.

Penulis: Laily Fajrianty | Editor: Weni Wahyuny
IG@caklontong
Mengenal sosok pelawak Lies Hartono alias Cak Lontong ditunjuk menjadi ketua kemenangan Pramono Anung dan Rano Karno di Pilkada Jakarta 2024. 

Kedekatannya dengan Jokowi itu sempat membuatnya dijuluki 'Pelawak Istana'. 

Cak Lontong sendiri memulai kariernya dengan grup lawak Ludruk Cap Toegoe di Surabaya.

Pada 2017, Cak Lontong menerima penghargaan di bidang seni-budaya dari almamaternya, ITS, bersamaan dengan penganugerahan gelar honoris causa bagi Menteri KKP, Susi Pudjiastuti.

Meski sering dijuluki 'Pelawak Istana' karena dekat dengan Presiden Joko Widodo, Cak Lontong mengaku tergerak turun ke lapangan karena prihatin atas kondisi penyelenggaraan Pemilu 2024 yang menurutnya berjalan dalam tekanan, kemarin.

Cak Lontong ikut turun lapangan mengkampanyekan pasangan dari PDIP Ganjar Pranowo-Mahfud MD di Pilpres 2024. 

"Saya sangat tergerak dan ikut prihatin terhadap kondisi yang seperti ini. Kalau selama ini banyak yang mengatakan Cak Lontong itu 'Pelawak Istana', tapi bukan berarti saya tidak punya hati nurani," kata Cak Lontong, 19 Januari 2024 lalu, dikutip dari Kompas.com. 

Komedian asal Surabaya ini, mengaku tidak punya niat untuk terjun ke dunia politik.

Hanya mendukung Ganjar-Mahfud serta sejumlah pelawak lain yang maju sebagai calon anggota legislatif.

"Mungkin tidak banyak yang bisa saya berikan, tapi setidaknya ini bentuk perjuangan saya untuk teman-teman dan untuk bangsa ini," ujar dia.

Namun, menurut dia, berkampanye langsung di lapangan membuatnya dapat mendengar secara langsung keluh kesah yang dialami oleh masyarakat.

"Kalau enggak turun seperti ini, kita juga enggak tahu kondisi sebenarnya, apalagi biasanya cuma jadi pelawak," kata Cak Lontong.

Kisah merantau di Jakarta

Cak Lontong yang merupakan seorang perantau harus berjuang bertahan hidup dan mengadu nasib di Jakarta.

Ia merasakan kerasnya ibu kota seorang diri, tanpa didampingi istri dan anaknya.

Saat pertama ke Jakarta, Cak Lontong harus pergi ke sana ke mari mencari pekerjaan.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved