Berita Palembang

Detik-detik Jukung Tenggelam di Sungai Musi Palembang, Sang Ibu Berjibaku Selamatkan Anak Balitanya

Kapal Jukung tersebut tenggelam setelah mengalami kebocoran saat mengangkut material bangunan.

Penulis: Rachmad Kurniawan | Editor: Slamet Teguh
Tribunsumsel.com/ Rachmad Kurniawan
Warga dan karyawan toko material gotong royong mengevakuasi kapal dan material bangunan yang tenggelam di dermaga 16 Ilir Sungai Musi Palembang 

"Sejak tahun 2015 kami tinggal di jukung, dari awalnya ikut mertua. Lalu mulai merintis jadi penyedia jasa angkutan barang di dermaga 16 Ilir, awalnya jukung kami muatan 60 ton sedikit demi sedikit terkumpul uang bisa punya jukung muatan 90 ton. Sekarang semua barang-barang dan perabotan di dalamnya sudah hilang itu yang buat saya sedih," tuturnya sambil menangis.

Ibu lima orang anak itu juga mengutarakan keinginannya untuk bertemu dengan mantan Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya. 

"Pengen ketemu bae. Saya anak dari almarhum Haidar Bin Habibullah, sahabatnya pak Mawardi. Dari dulu ingin ketemu tapi belum kesampaian, " katanya.

Karena rumah terapung mereka sudah hancur, sementara keluarga Edi menumpang di kapal Jukung milik kakak Edi. Sembari mengumpulkan papan untuk kapal jukung dan berharap adanya bantuan dari pihak terkait.

"Sementara ikut sama kakak kami dulu tinggal di kapal Jukung dia," tandasnya.

 

 

Baca berita Tribunsumsel.com lainnya di Google News

Ikuti dan bergabung dalam saluran whatsapp Tribunsumsel.com

 

 

 

 

 

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved