HUT KE 79 RI DI IKN

Rekam Jejak Inf Nur Wahyudi Komandan Upacara HUT ke 79 RI di IKN, Pernah Bebaskan Sandera di Somalia

Mengulik rekam jejak Kolonel Infanteri Nur Wahyudi, Komandan Upacara HUT ke-79 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia.

Youtube Sekretariat Presiden
Mengulik rekam jejak Kolonel Infanteri Nur Wahyudi, Komandan Upacara HUT ke-79 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia. 

TRIBUNSUMSEL.COM - Mengulik rekam jejak Kolonel Infanteri Nur Wahyudi, Komandan Upacara HUT ke-79 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia di Ibu Kota Nusantara (IKN).

Nur Wahyudi salah satu perwira menengah berkarier cemerlang.

Sejumlah prestasi pernah ditorehkan alumnus Akmil 2001 itu selama bertugas di TNI AD.

Dikutip dari setpres.go.id dari Tribunnews.com, Inf Nur Wahyudi merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 2001.

Selama kariernya sebagai prajurit TNI, Wahyudi pernah menjadi anggota Satgas Muhibah dan terlibat dalam pembebasan sandera KMV Sinar Kudus oleh perompak Somalia di Somalia pada 2011 silam.

Hal ini diketahui dari unggahan Instagram sang istri, Juliana Moechtar, saat Wahyudi menjadi Komandan Upacara Parade saat HUT ke-72 Kopassus pada April 2024 lalu.

Dikutip dari Kompas.com, aksi penculikan terhadap anak buah kapal (ABK) KMV Sinar Kudus bermula saat mereka dalam perjalanan menuju Belanda.

Mereka membawa muatan nikel milik PT Aneka Tambang Tbk senilai Rp1 triliun.

Namun, saat tiba di perairan Teluk Aden, Somalia, pada 16 Maret 2011, kapal mereka dibajak.

Baca juga: Profil Kolonel Inf Nur Wahyudi Komandan Upacara HUT ke 79 RI di IKN, Dansat-81 Kopassus

Para perompak Somalia meminta uang tebusan dan pemerintah hanya memiliki waktu 1,5 bulan untuk menyelamatkan para sandera.

Susilo Bambang Yudhyono (SBY) yang saat itu menjabat sebagai Presiden, langsung menggelar rapat untuk membahas operasi penyelamatan para sandera.

Hasilnya, disepakati pembebasan kapal dan ABK KMV Sinar Kudus dilakukan dengan operasi militer khusus.

Kolonel Inf Nur Wahyudi yang ditunjuk menjadi komandan upacara HUT ke-79 RI di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur.
Kolonel Inf Nur Wahyudi yang ditunjuk menjadi komandan upacara HUT ke-79 RI di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur. (YouTube Sekretariat Presiden)

SBY juga menyetujui pasukan yang dikerahkan untuk membebaskan sandera berasal dari unsur Marinir, Kopassus, Kopaska, dan Kostrad TNI.

Pada 4 April 2011, Satgas pembebasan sandera yang saat itu dipimpin Kolonel Laut (P) M Taufiqurochman, bertolak menuju Somalia lewat Kolombo, Sri Lanka.

Baca juga: Siapa Istri Kolonel Inf Nur Wahyudi Komandan Upacara HUT ke 79 RI DI IKN? Artis Terkenal Tanah Air

Para pasukan kemudian melakukan negosiasi cukup alot dengan pada 12 April 2011, lantaran perompak meminta uang tebusan dinaikkan menjadi Rp40 miliar.

Pembebasan sandera berhasil dilakukan meski sempat terjadi baku tembak hingga empat perompak Somalia tertembak dan jatuh ke laut.

Para sandera yang diselamatkan berhasil tiba di Indonesia dalam kondisi sehat pada 7 Mei 2011.

Selain bergabung dalam pembebasan sandera dari perompak Somalia, Nur Wahyudi juga pernah menjadi prajurit di beberapa Satgas.

Di antaranya adalah Satgas Unifil Lebanon, Satgas Ban Intel di Papua, dan Satgas Intel BIN di Bali dan NTB.

Ia bergabung dengan Satgas Unifil Lebanon saat menjabat sebagai Danyon 12 Grup 1 Kopassus Serang.

Wahyudi kemudian menyelesaikan tugasnya pada 2020, dan kembali ke tanah air.

Wahyudi juga pernah menjadi prajurit Grup 3/Sandhi Yuda, satuan Kopassus yang memiliki spesifikasi tugas perang rahasia.

Ia merupakan mantan Dandim 0603/Lebak, Banten.

Sebagai informasi, Wahyudi adalah suami dari artis Juliana Moechtar.

Keduanya menikah pada Mei 2022.

Nama Letkol Nur Wahyudi kembali jadi sorotan setelah dilantik menjadi Dansat-81 Kopassus, Sabtu (2/3/2024) pekan lalu. 

Jabatan yang diemban Nur Wahyudi ini bukan kaleng-kaleng. 

Satuan-81 atau dulu lebih dikenal sebagai SAT-81/Gultor, merupakan satuan antiteror di Kopassus setingkat Grup.

Kini, Kolonel Inf. Nur Wahyudi didapuk menjadi Komandan Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia.

Baca juga berita lainnya di Google News

Ikuti dan Bergabung di Saluran Whatsapp Tribunsumsel.com 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved