Berita Travel

Sempat Hits Pada Zamannya, Objek Wisata Bukit Cogong di Musi Rawas Kini Sepi Pengunjung

Objek wisata alam Bukit Cogong, sempat menjadi objek wisata andalan di Kabupaten Musi Rawas (Mura) Provinsi Sumsel.

Penulis: Eko Mustiawan | Editor: Shinta Dwi Anggraini
SRIPOKU/EKO MUSTIAWAN
Kondisi objek wisata Bukit Cogong yang ada di Desa Sukakarya Kecamatan STL Ulu Terawas, Musi Rawas yang terlupakan. 

TRIBUNSUMSEL.COM, MUSI RAWAS -- Objek wisata alam Bukit Cogong, sempat menjadi objek wisata andalan di Kabupaten Musi Rawas (Mura) Provinsi Sumsel.

Bahkan, pengunjung yang datang saat itu bukan hanya wisatawan lokal (dari Musi Rawas), melainkan juga dari luar Musi Rawas, seperti dari Kota Lubuklinggau, Muratara dan juga bahkan luar provinsi.

Kini, keramaian di objek wisata yang menyuguhkan keindahan alam tersebut, tinggal kenangan. 

Saat ini, tak banyak pengunjung yang datang ke objek wisata tersebut.

Bahkan, lantaran tak ada perhatian dari Pemerintah, membuat objek wisata yang ada di Desa Sukakarya Kecamatan STL Ulu tersebut, sempat terbengkalai.

Semua fasilitas permainan yang ada pun tampak tak terawat.

Baca juga: Melihat Keindahan Gunung Dempo dari Bukit Padang Serunting Pagar Alam, Bisa Jadi Tempat Camping

Hanya saja, pada saat menjelang hari raya Idul Fitri kemarin, Pemerintah Kabupaten Musi Rawas melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar), sempat memberikan sentuhan terhadap objek wisata tersebut.

Dengan memberikan hiasan dan juga spot-spot yang menarik, sehingga Bukit Cogong serasa hidup kembali. Wisawatan yang datang pun mulai ramai.

Hanya saja, hiasan yang disiapkan oleh pihak pemerintah, dengan menggunakan bahan seadanya seperti papan, kemudian dedaunan tersebut tak bertahan lama.

Pantauan Sripoku.com di lapangan, pada Kamis (15/08/2024), hiasan seperti tempat duduk lengkap dengan meja yang terbuat dari kayu, masih tersusun rapi, meskipun tampak kusam. Termasuk juga jembatan bambu. 

Menurut warga meski tak lagi terawat, sebenarnya Bukit Cogong masih memiliki daya tarik tersendiri, khususnya di hari libur. 

Bahkan, beberapa kali ada sebuah komunitas yang melakukan camping di bawah Bukit Cogong tersebut.

Disampaikan, Darmi yang mengaku warga sekitar mengatakan, sudah lebih dari 5 tahun terkahir, objek wisata Bukit Cogong di desanya tersebut tak beroperasi.

Tentunya lanjut dia, sebagai warga lokal tentu sangat menyayangkan hal tersebut. Mengingat sudah banyak fasilitas yang dibangun, termasuk jalan aspal yang sampai ke lokasi.

"Sudah lama, mungkin sudah 5 tahun tidak beroperasi, tapi masih ada yang berkunjung, walaupun tidak banyak," kata Darmi kepada Sripoku.com, Kamis (15/08/2024).

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved