Breaking News

Kirab Duplikat Bendera Pusaka ke IKN

Sosok Kachina Ozora Pembawa Duplikat Bendera Pusaka saat Kirab dari Monas ke IKN, Paskibraka Kalteng

Kachina Ozora merupakan siswi SMAN 2 Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah, dilansir dari Surya.

Editor: Weni Wahyuny
Tribunjakarta/Dionisius Arya Bima
Sosok Kachina Ozora, pembawa duplikat bendera pusaka kirab dari Monas ke IKN. Ia duduk di kendaraan taktis ‘Si Maung’ sambil membawa duplikat bendera pusaka melintas di sekitar kawasan Monas, Gambir, Jakarta Pusat, Sabtu (10/8/2024). 

TRIBUNSUMSEL.COM - Mengenal sosok Kachina Ozora, pembawa duplikat Bendera Pusaka saat prosesi kirab di DKI Jakarta, Sabtu (10/8/2024).

Kirab duplikat Bendera Pusaka Merah Putih dan naskah teks Proklamasi digelar dari kawasan Monumen Nasional (Monas).

Kachina Ozora merupakan siswi SMAN 2 Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah, dilansir dari Surya.

Anak tunggal dari pasangan aparatur sipil negara (ASN) bernama Pajar Yanto dan Kumi Indang Inara itu lahir pada 26 Juni 2007.

Ia memiliki berat badan 63 kilogram dan tinggi badan 172 sentimeter.

Baca juga: Profil Kachina Ozora Anggota Paskibraka Asal SMAN 2 Palangka Raya, Pin Terjatuh Lalu Diambil Jokowi

Kachina pernah viral saat pengukuhan Paskibraka 2023 di Istana Negara, Jakarta, Selasa (15/8/2023).

Saat itu pin Kochina terjatuh.

Presiden Joko Widodo saat berjongkok mengambilkan pin pengukuhan paskibraka yang terjatuh di Istana Negara, Jakarta, Selasa (15/8/2023). Inilah Sosok Kachina Ozora Anggota Paskibraka Asal SMAN 2 Palangka Raya yang Pinnya Terjatuh dan Diambil
Presiden Joko Widodo saat berjongkok mengambilkan pin pengukuhan paskibraka yang terjatuh di Istana Negara, Jakarta, Selasa (15/8/2023). Inilah Sosok Kachina Ozora Anggota Paskibraka Asal SMAN 2 Palangka Raya yang Pinnya Terjatuh dan Diambil (kompas.com/ho)

Uniknya, yang mengambil pin tersebut adalah Presiden Jokowi.

Presiden Jokowi berjalan ke tengah ruangan lantas berjongkok dan tampak mengambil pin milik Kochina.

Kachina langsung memberikan tanda hormat.

Sang presiden kemudian memberikan kembali pin yang terjatuh itu.

Ia juga memberi nasihat agar pin dipasang dengan kuat agar tidak jatuh lagi.

Sementara, Kachina Ozora menerima dan langsung memasang pin di dada sebelah kiri.

Diketahui, Sekretariat Presiden menggelar kirab duplikat bendera pusaka Merah Putih dan naskah teks Proklamasi pada Sabtu (10/8/2024).

Kirab diawali dari lapangan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat menuju ke Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur dan akan berlanjut ke Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur, dilansir dari Kompas.com.

Deputi Bidang Protokol, Pers dan Media Sekretariat Presiden M Yusuf Permana mengatakan, kirab dimulai pukul 08.00 WIB.

"Acara akan dilaksanakan tepat pukul 08.00 WIB, atau pukul 09.00 WITA," ujar Yusuf di Lapangan Monas pada Sabtu pagi.

Menurut Yusuf, agenda kirab duplikat bendera merah putih dipimpin oleh Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres) Heru Budi Hartono.

Kirab melibatkan 180 abang-none Jakarta, 122 orang purna Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Jakarta dan siswa-siswi IPDN, Poltek dan Pamong Praja.

Selain itu ditampilkan pula kesenian lokal untuk bersama-sama mengiringi kirab.

Rute kirab

Yusuf menjelaskan, kirab duplikat bendera Merah Putih dan naskah teks Proklamasi digelar setiap tahun sebagai rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) RI.

Hanya saja untuk HUT ke-79 RI kali ini kirab dilakukan dengan rute yang berbeda.

"Biasanya (kirab) dari Monas ke Istana Merdeka. Kali ini kita akan menciptakan sejarah karena kirab dari Monas menuju IKN," kata Yusuf.

"Dari Monas kita akan melakukan perjalanan ke Halim Perdanakusuma melewati patung kuda, Jalan Thamrin, Bundaran HI, Semanggi, terus sampai Halim Perdanakusuma," jelasnya.

Adapun kirab dari Monas ke Halim Perdanakusuma akan memakan waktu sekitar 1 jam 15 menit dengan jarak tempuh kira-kira 14 kilometer.

Bendera dibawa pakai Maung

Menariknya, bendera duplikat dan teks Proklamasi akan menggunakan kendaraan taktis Maung buatan Pindad kita sekaligus menggunakan produksi dalam negeri

Yusuf mengatakan, kirab kali ini juga merupakan momentum pertama kalinya duplikat bendera pusaka dan naskah Proklamasi dibawa ke luar Jakarta.

Selain itu juga pertama kalinya duplikat bendera dan naskah proklamasi dibawa ke IKN.

"Betul baru pertama kali bendera duplikat dan teks proklamasi dibawa keluar Jakarta ke Ibu Kota Baru ke IKN," tuturnya.

"Dan yang menarik adalah bendera duplikat tersebut dan teks Proklamasi akan menggunakan kendaraan taktis (rantis) maung buatan Pindad. Ini juga salah satu kita mengangkat produksi dalam negeri," kata Yusuf.

Dari Halim ke IKN

Nantinya setelah tiba di Bandara Halim Perdanakusuma, duplikat bendera dan naskah Proklamasi akan diterbangkan ke IKN menggunakan pesawat Boeing TNI AU.

Duplikat bendera Merah Putih dan teks Proklamasi akan tiba di IKN pada hari yang sama yakni 10 Agustus 2024.

Setibanya di Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, bendera dan teks proklamasi akan dibawa ke Istana Negara di IKN.

Nantinya, bendera tersebut akan diserahkan oleh Presiden Joko Widodo kepada tim Paskibraka 2024 untuk dikibarkan di Istana Negara IKN pada 17 Agustus 2024 mendatang.

Karena baru digelar pertama kali, Yusuf meminta masyarakat ikut menyukseskan kirab pada Sabtu pagi.

Ia juga meminta doa restu agar prosesi kirab berlangsung lancar hingga sampai ke IKN.

"Ya, karena ini merupakan sejarah kali pertama, tentu kami mohon doa restu dari seluruh masyarakat di mana pun berada, dari warga negara Republik Indonesia untuk mendoakan supaya acara ini dapat berjalan dengan lancar, berjalan dengan baik, sebagaimana harapan kita bersama," katanya.

Baca berita lainnya di Google News

Bergabung dan baca berita menarik lainnya di Saluran WhatsApp Tribunsumsel.com

Sumber: Surya
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved