Berita OKU Selatan

Petani Berusaha Tingkatkan Kualitas, Harga Kopi di OKU Selatan Malah Turun Hingga Rp 51 Ribu Perkilo

Harga kopi di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Sumsel terus mengalami penurunan.

Penulis: Alan Nopriansyah | Editor: Slamet Teguh
Sripoku.com/ Alan Nopriansyah
Para Petani Saat Memanen Hasil Kopinya - Petani Berusaha Tingkatkan Kualitas, Harga Kopi di OKU Selatan Malah Turun Hingga Rp 51 Ribu Perkilo. 

Laporan Wartawan Sripoku.com, Apan Nopriansyah

TRIBUNSUMSEL.COM, MUARADUA - Harga kopi di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Sumsel terus mengalami penurunan.

Kini yang terbaru, harga kopi di OKU Selatan hanya Rp 51 Ribu/ Kg.

Melihat harga ini, para petanipun kini gigit jari.

Bahkan sebagian petani memilih menyimpan hasil panen untuk dijual beberapa bulan ke depan.

"Kita masih menunggu saat Bulan Oktober mendatang, jika harga tak kunjung naik terpaksa di jual murah," ujar Hendri salah seorang petani di Kecamatan Kisam Ilir dibincangi Sripoku.com, Rabu (31/7).

Baca juga: Harga Sembako di Pasar Tradisional Saka Selabung OKU Selatan, Sejumlah Bahan Pokok Alami Penurunan

Baca juga: Para ASN di OKU Selatan di Tes Kemampuan Berbahasa Indonesia, Harus Digunakan Secara Baik dan Benar

Harga yang merosot drastis membuat pemilik 5 hektare lahan kopi ini tak memiliki banyak pilihan, antara menjual dengan harga saat ini atau menunggu bulan depan dan berharap harga naik.

Padahal kata Hendri, untuk memaksimalkan kualitas biji kopi demi mendapat harga yang tinggi ia telah melakukan penjemuran hingga benar-benar kering.

"Sebab kalau kopinya bagus, harganya juga tinggi. Tapi setelah capek-capek memaksimalkan kualitas kini harga turun drastis," ungkapnya.

Para petani yang telah mencicip harga Rp 70.000 masih optimis harga akan kembali naik, meski saat ini harga jual kopi dalam 2 pekan terakhir terus berangsur turun.

Sebagaimana diketahui, hampir 95 persen kopi hasil produksi 50.021 Hektare yang tersebar di 19 Kecamatan milik petani di Kabupaten OKU Selatan dipasok ke wilayah Lampung.

Disisi lain, Dituturkan Putra salah seorang pengepul di Kecamatan Pulau Beringin mengatakan saat ini ia menerima kopi di Petani seharga Rp 51.000-52.000/kg, mengikuti market harga yang terus anjlok.

"Kalau kopi kualitas bagus Rp 52.000/kg hingga Rp 51.000, padahal beberapa hari ini menerima dari petani masih Rp 55.000,"tandasnya.

 

 

 

Baca berita Tribunsumsel.com lainnya di Google News


Ikuti dan bergabung dalam saluran whatsapp Tribunsumsel.com

 

 

 

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved