Berita Viral

Reaksi Zita Anjani Wakil DPRD DKI Jakarta Dituding Bolos Rapat Paripurna, Ngaku Dirujak Buzzer

Zita Anjani, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, merespon terkait viralnya tuduhan dirinya disebut bolos saat rapat paripurna, singgung dirujak buzzer

Penulis: Aggi Suzatri | Editor: Kharisma Tri Saputra
ig/zitaanjani
Zita Anjani, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, merespon terkait viralnya tuduhan dirinya disebut bolos saat rapat paripurna, singgung dirujak buzzer 

TRIBUNSUMSEL.COM - Zita Anjani, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, merespon terkait viralnya tuduhan dirinya disebut bolos saat rapat paripurna.

Diketahui, rapat paripurna itu digelar di DPRD DKI Jakarta, Senin (29/7/2024).

Bersamaan itu, Zita terlihat menikmati sepiring kue cokelat dan meminum secangkir kopi atau teh dan latihan olahraga pilates di Instastorynya.

Hal inilah yang membuat namanya lagi-lagi mendapat kritikan keras dari warganet.

Baca juga: Sosok Zita Anjani Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Diduga Bolos saat Rapat, Diusulkan jadi Cawagub Anies

Menanggapi itu, Zita menganggapdirinya  sering menjadi bulan-bulanan jelang Pilkada Jakarta 2024.

juga menyebut isu tersebut kerap digulirkan para buzzer.

"Setiap ada cagub-caguban DKI habislah aku selalu di rujak buzzer2 dan akun gaib," tulis Zita di Insta story Instagram miliknya.

"Takut banget ya setiap nama Zita Anjani keluar, besok aku posting ya di tunggu aja," katanya.

Tak menjelaskan alasan dirinya tak hadiri rapat, justru ia merasa diserang oleh buzzer.

Di insta story berikutnya, ia membagikan foto bersama sang suami, menuliskan jika politik itu kejam apalagi saat masa pemilihan gubernur.

"Politik kejam banget, apalagi setiap isu cagub-caguban aku dirujak terus. Kata paksu, sabar, daun jatu aja itu ada yang ngatur," Insta story @zitaanjani.

Baca juga: Viral Zita Anjani Wakil DPRD DKI Jakarta Diduga Bolos Rapat Paripurna, Unggahan Makan Kue Disorot

Diketahui, saat rapat agenda pertama berlangsung, Zita justru aktif berkegiatan di tempat lain.

Hal ini terungkap dari insta story di akun Instagram miliknya, @zitaanjani.

Dalam postingan itu, Zita terlihat menikmati sepiring kue cokelat dan meminum secangkir kopi atau teh.

Selain itu, dalam postingan berikutnya, dia terlihat sedang berolahraga pilates di gimnasium.

Tak hanya itu saja, Zita juga tidak hadir dalam rapat paripurna penyerahan laporan hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (LHP BPK RI) pada Kamis (25/7/2024).

Bahkan rapat paripurna peringatan HUT ke-496 Jakarta pada Kamis (22/6/2024) dia juga bolos.

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Zita Anjani tengah heboh kepergok bolos saat rapat paripurna malah sibuk aktif di kegiatan lain.
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Zita Anjani tengah heboh kepergok bolos saat rapat paripurna malah sibuk aktif di kegiatan lain. (DOK. Humas PAN)

Kata DPRD DKI Jakarta

Sementara itu Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Khoirudin saat dikonfirmasi menjawab secara diplomatis.

"Mungkin ada kesibukan lain, di antaranya juga sedang kunjungan kerja di luar negeri," ujar Khoirudin.

Dalam kesempatan itu, Khoirudin juga enggan menanggapi turunnya tingkat presensi dewan ini menjelang berakhirnya periode 2019-2024. Diketahui, masa jabatan mereka akan berakhir pada pekan terakhir Agustus 2024.

"Saya belum dapat indikasi itu. Mungkin ada kesibukan lain barangkali, selama ini juga begitu. Tidak maksimal. Ya nanti ke depan kami disiplinkan," ucap Ketua DPW PKS DKI Jakarta ini.

Diketahui, selain Zita, beberapa pimpinan DPRD DKI juga tidak hadir dalam rapat tersebut. Rapat dipimpin Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta dari PKS Khoirudin.

Di sisi lain, banyak juga anggota dewan yang terlihat tidak hadir dalam rapat paripurna tersebut. Dari data yang diterima di lapangan, hanya 43 anggota dewan yang hadir berdasarkan tanda tangan dalam buku presensi anggota dewan.

Rinciannya, Fraksi PDI Perjuangan ada tujuh orang dari 25 anggota dewan, Fraksi Gerindra enam orang dari 19 anggota, Fraksi PKS ada 11 yang datang dari 16 orang.

Baca juga: Zita Anjani Banjir Kritik Unggah Foto Gelas Starbucks Tutupi Kabah, Sebut Hanya Mancing Obrolan

Kemudian Fraksi Demokrat ada empat orang dari 10 orang anggota dewan, Fraksi PAN hanya empat orang dari sembilan anggota, Fraksi PSI hanya empat orang dari delapan orang.

Selanjutnya Fraksi NasDem hanya dua orang dari tujuh orang, Fraksi Golkar datang tiga orang dari enam orang anggota dan Fraksi PKB-PPP ada dua orang dari enam anggota dewan.

Kabar Zita Anjani Cawagub DKI Jakarta

Waketum Partai Amanat Nasional (PAN), Yandri Susanto menuturkan bahwa partainya terbuka bergabung dengan Nasdem dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang sudah mendeklarasikan dukungan terhadap Anies.

"Dan tentu PAN tidak menutup kemungkinan juga bisa bergabung juga dengan Anies," kata Yandri ditemui di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat (26/7/2024).

"Tapi dengan syarat, syaratnya wakilnya dari PAN, Zita Anjani," ujar Yandri.

Yandri menyampaikan, jika Anies menyepakati mengambil Zita sebagai calon wakil gubernur, SK dukungan akan langsung diserahkan PAN.

"Intinya kalau PAN tadi, kalau Anies ambil Zita, dalam hitungan jam SK keluar," ujar dia.

Menurutnya, jika PAN mendukung Anies, hal itu tidak akan dipersoalkan Koalisi Indonesia Maju (KIM).

Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berterima kasih kepada Partai Amanat Nasional (PAN) dan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan atas kepercayaan kepada dirinya.

“Saya terima kasih kepada PAN, Pak Zulkifli Hasan, atas kepercayaannya. Karena ketika itu disampaikan, berarti beliau memberikan kepercayaan untuk bersama-sama memajukan Jakarta lewat Pilkada,” kata Anies kepada awak media saat menghadiri Musyawarah Nasional ke-IV Ikatan Keluarga Pahlawan Nasional (IKPN) di Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat, Sabtu (27/7/2024).

“Jadi itu sebuah amanat yang saya syukuri, saya hormati,” tutur Gubernur DKI periode 2017-2022 itu.

Namun soal pasangannya di Pilkada Jakarta, Anies mengakui bahwa itu masih memerlukan pembahasan.

“Semua tentu akan kita bahas bersama-sama sehingga bisa menjadi kesepakatan, sehingga pasangan itu memperkuat kebersamaan semua (partai) pengusung,” ujar Anies.

Anies pun merasa terhormat apabila bisa kembali melanjutkan kinerjanya di Jakarta.

Apalagi, bila dalam mengerjakan pekerjaannya, mendapat dukungan dari pemerintahan selanjutnya di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto.

“Meneruskan apa yang pernah kita kerjakan bersama-sama, karena kita menginginkan Jakarta sebagai kota global, bisa maju dan bisa ikut menopang kegiatan-kegiatan yang terkait dengan pemerintah pusat di kota ini,” ucap Anies.

“Tentu sebuah kehormatan, sebuah rasa syukur dan mudah-mudahan ini memberi kebermanfaatan bagi semua,” kata dia.

 

Baca juga berita lainnya di Google News

Ikuti dan Bergabung di Saluran Whatsapp Tribunsumsel.com

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved