Berita OKI Madira

Pengawasan Partisipatif Jelang Pilkada, Bawaslu OKI Gelar Sosialisasi ke Peran Insan Pers

Bawaslu OKI mengelar kegiatan sosialisasi pengawasan partisipatif dengan tema peran media dalam mengawal pemilihan serentak tahun 2024 berintegritas.

TRIBUNSUMSEL.COM/WINANDO DAVINCHI
Bawaslu OKI menggelar sosialisasi pengawasan partisipatif dengan tema peran media dalam mengawal pemilihan serentak tahun 2024 yang berintegritas, Sabtu (13/7/2024). 

TRIBUNSUMSEL.COM, KAYUAGUNG -- Bawaslu OKI mengelar kegiatan sosialisasi pengawasan partisipatif dengan tema peran media dalam mengawal pemilihan serentak tahun 2024 yang berintegritas.

Sosialisasi digelar sebagai upaya untuk meningkatkan pengawasan partisipatif pada pemilihan kepada daerah (pilkada) serentak 2024 di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI). 

Kegiatan yang dilaksanakan selama tiga hari, mulai Hari Kamis, Jum‘at dan Sabtu (11,12 dan 13 Juli 2024) dilaksanakan di the Alts hotel kota Palembang.

Kegiatan dihadiri oleh Komisioner Bawaslu OKI dan para peserta dari perwakilan wartawan media massa, media online dan media elektronik.

Dalam kesempatan tersebut, Plt  Kepala Diskominfo OKI, Adi Yanto  menyambut positif kegiatan yang diadakan Bawaslu OKI dan akan  menjadi pandangan ke depannya.

"Kegiatan ini sangat penting untuk meningkatkan pengetahuan awak media yang ada di kabupaten OKI," katanya saat memberikan materi, Sabtu (13/7/2024). 

Disampaikan Adi, peran insan pers tentang isu-isu pemberitaan yang tengah berkembang, agar media bijak dalam membuat pemberitaan terkait calon yang didukung.

"Masuki tahapan pilkada, polarisasi politik semakin jelas terlihat terjadi di masyarakat. Polarisasi membuat masyarakat terbelah kepada berbagai pihak politik yang ada," 

"Jadi peran dari media sangatlah penting untuk memberikan edukasi.  Dengan menonjolkan visi dan misi  calon lebih kepada masyarakat," ungkapnya.

Sementara itu Ketua Bawaslu OKI, Romi Maradona, SH.i mengucapkan terimakasih bagi rekan–rekan media yang telah banyak membantu dalam mensukseskan pasca pemilu pileg dan pilpres tahun 2024 lalu.

Harapan ke depan dalam pilkada 2024 ini untuk kontestasi Gubernur dan Wakil Gubernur serta Bupati dan Wakil Bupati di OKI dapat berjalan dengan baik, aman dan lancar tanpa adanya konflik.

"Maka dari itulah diminta peran kawan–kawan media mengedukasi masyarakat dalam pemilukada 2024 ini karena peran media sangat penting dalam memberikan informasi kepada masyarakat," harapnya.

Tidak hanya itu, Romi turut menyampaikan permintaan maaf kepada rekan–rekan media apabila tidak bisa diundang semuanya.

Dikarenakan anggaran terbatas dan hanya ada Rp 18 milyar sementara wilayah Kabupaten OKI yang terdiri dari 327 desa/kelurahan di 18 kecamatan.

“Bila ada kegiatan Bawaslu lainnya, akan kita undang dan yang sudah mengikuti kegiatan ini, dapat digilir dengan rekan–rekan media yang belum mendapat undangan pada kegiatan ini," bebernya.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved