Berita OKI Madira

Tingkatkan Kualitas Perencanaan dan Anggaran, Pemkab OKI Gelar Bimtek E-Reviu

Inspektorat Kabupaten OKI menyelenggarakan Bimtek penyusunan rencana kerja anggaran (RKA) berbasis SPID melalui aplikasi E-Reviu.

Pemkab OKI
Inspektorat Kabupaten Ogan Komering Ilir menyelenggarakan bimbingan teknis (bimtek) penyusunan rencana kerja anggaran (RKA) berbasis Sistem Pengawasan Internal Daerah (SPID) melalui aplikasi E-Reviu di Palembang. 

TRIBUNSUMSEL.COM, KAYUAGUNG -- Dalam rangka meningkatkan kapasitas dan akurasi perencanaan anggaran, Inspektorat Kabupaten Ogan Komering Ilir menyelenggarakan bimbingan teknis (bimtek) penyusunan rencana kerja anggaran (RKA) berbasis Sistem Pengawasan Internal Daerah (SPID) melalui aplikasi E-Reviu. 

Kegiatan ini berlangsung di Palembang dan diikuti sebanyak 57 orang peserta yang merupakan seluruh APIP Kabupaten OKI.

Dalam sambutannya, Pj Bupati OKI melalui Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Alexsander Bastomi, S.P. M.Si. menyampaikan kegiatan ini sangat penting untuk meningkatkan kualitas perencanaan dan pengelolaan anggaran lingkungan pemerintah Kabupaten OKI. 

"Semoga dengan penerapan SPID dan penggunaan aplikasi E-Reviu bisa menjadi langkah strategis untuk memastikan anggaran yang disusun lebih transparan, akuntabel, dan tepat sasaran," ujar Alex.

Alexsander juga menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi antara semua pihak di lingkungan pemerintahan untuk menerapkan hasil dari Bimtek ini dalam melaksanakan tugas sehari-hari. 

"Dengan mengikuti Bimtek ini, saya berharap seluruh peserta dapat menguasai teknik-teknik yang diajarkan dan menerapkannya secara efektif dalam penyusunan RKA," ujarnya. 

"Dengan aplikasi E-Reviu ini semoga dapat mempermudah proses review dan evaluasi anggaran secara elektronik, sehingga mempercepat proses penyusunan dan pengawasan anggaran di OKI," imbuhnya.

Bimtek ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas penyusunan dokumen perencanaan penganggaran yang berbasis elektronik dengan menjamin konsistensi dan keterpaduan antara perencanaan dan penganggaran agar menghasilkan APBD yang berkualitas, efektif dan efisien, kata H. Syaparudin, SP, MSi, CGCAE Inspektur Kabupaten OKI.

"Selain itu, peningkatan kemampuan dan pengembangan profesi SDM APIP dengan tujuan mengedepankan pembinaan dan pengawasan kepada perangkat daerah sejak perencanaan sampai dengan pelaksanaan kegiatan selesai," sebutnya.

Lebih lanjut Brigjen Pol. Rustam Mansur, S.IK Inspektur I Itjen Kemendagri mengatakan melalui Via Zoom beliau menekankan pentingnya penerapan SPID dalam pengawasan anggaran daerah.

"Penerapan SPID merupakan upaya untuk mengoptimalkan pengawasan anggaran agar dapat dijalankan dengan lebih baik dan sesuai dengan prinsip-prinsip tata kelola pemerintahan yang baik," tutupnya.

 

 

Baca artikel menarik lainnya di Google News

Ikuti dan bergabung di saluran WhatsApp Tribunsumsel

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved