Seputar Islam

Peringatan Haul Guru Kapuh 2024 Berlangsung Sejak Kamis Malam, Puncak Acara Malam Ahad

Peringatan Haul Guru Kapuh 2024 berlangsung sejak Kamis malam (4/7/2024) atau malam Jumat, puncak acara malam Ahad atau Sabtu (6/7/2024).

Tayang:
Penulis: Vanda Rosetiati | Editor: Vanda Rosetiati
TANGKAP LAYAR DISKOMINFO KABUPATEN HULU SUNGAI SELATAN
Ketua Tim PKK Kabupaten HSS Hj Rusnanawati (kiri) bersilaturahmi ke kediaman keluarga almarhum Guru Kapuh disambut alm Guru Kapuh Hj Naila, Rabu (3/7/2024). Peringatan Haul Guru Kapuh 2024 berlangsung sejak Kamis malam (4/7/2024) atau malam Jumat. 

Nama asli Abah Guru Kapuh atau Guru Kapuh adalah Tuan Guru KH Muhammad Ridwan Baseri.

Syiar agama dari Guru Kapuh rutin dilaksanakan secara digital semenjak pandemi Covid-19, Guru Kapuh menggelar pengajian secara online disiarkan melalui akun Facebook Kapuh Madani/Al Hidayah TV.

Pengajian yang dipimpin Guru kapuh bermula sejak tahun 2005.

Peringatan Haul Guru Kapuh 2024, ulama karismatik asal Kalimantan Selatan, murid Guru Sekumpul. Foto Tuan Guru KH Ahmad Riduan Besari alias Guru Kapuh semasa hidup.
Peringatan Haul Guru Kapuh 2024, ulama karismatik asal Kalimantan Selatan, murid Guru Sekumpul. Foto Tuan Guru KH Ahmad Riduan Besari alias Guru Kapuh semasa hidup. (BANJARMASIH POST)

Pengajian di tempat ini mulai ramai didatangi jamaah semenjak wafatnya Ulama karismatik Banua KH Muhammad Zaini bin Abdul Ghani atau Guru Sekumpul Martapura, Kabupaten Banjar.

Kepergian Guru Sekumpul menyisakan kenangan yang sangat dalam di hati masyarakat Kalsel, sehingga menimbulkan kerinduan akan petuah-petuah dan nasehat-nasehat yang pernah disampaikan.

Untuk mengisi kekosongan dan melanjutkan syiar agama, murid-murid dari KH Muhammad Zaini bin Abdul Ghani meneruskan perjuangan dakwah Sang Guru.

Murid-murid Guru Sekumpul membuka majelis taklim atau pengajian di tempat masing-masing untuk memberikan pencerahan kepada umat.

Sebagaimana diketahui KH Muhammad Zaini bin Abdul Ghani banyak memiliki murid-murid pilihan yang tersebar di berbagai daerah di Kalsel, di antaranya alm KH Ahmad Bakeri Gambut, KH Asmuni Danau Panggang, KH Bahran Jamil Barabai, KH Ahmad Juhdiannor Banjarmasin dan lainnya.

Mereka menyampaikan pengajian sebagaimana yang pernah diajarkan oleh Sang Guru, baik dari segi materi maupun kitab yang dibacakan.

Mengutip dari portal gurukapuh.com, salah satu murid dari KH Muhammad Zaini bin Abdul Ghani yang berdomisili di Kandangan adalah KH Muhammad Ridwan Baseri atau Guru Kapuh.

Guru Kapuh meneruskan jejak gurunya dalam berdakwah dengan membuka majelis taklim di Masjid dekat tempat tinggalnya secara umum dan terpusat di tempat itu.

Sebelumnya ia juga sudah mengisi pengajian di beberapa tempat baik langgar atau mushalla dan tempat-tempat lainnya. Namun hanya untuk kalangan terbatas jama’ah langgar/mushalla tersebut.

Sejak tahun 2005 ia kemudian memutuskan untuk membuka pengajian yang terfokus di satu tempat yaitu di Masjid Al-Hidayah Desa Kapuhdan ia pun berhenti mengisi pengajian-pengajian kecil di seluruh langgar (mushalla) yang ada di HSS.

Secara otomatis seluruh pengajian yang sebelumnya ia datangi di beberapa tempat menyatu di Masjid Al-Hidayah, sehingga pengajian yang ia adakan menjadi semarak dan Majelis Taklim tersebut diberi nama Al-Hidayah sesuai nama masjid tempat pengajian berlangsung

Sejak tahun 2005 hingga sekarang di Majelis Taklim Al-Hidayah telah menamatkan beberapa kitab yang sebagian besar berisi ajaran tasawuf dan sudah pernah diajarkan di pengajian Guru Sekumpul Martapura.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved