Seputar Islam

Sholat Isya Sampai Jam Berapa, Simak Penjelasan Ustadz Adi Hidayat Berdasar 4 Imam Mazhab Fiqih

Sholat isya sampai jam berapa, simak penjelasan Ustadz Adi Hidayat berdasar 4 imam mazhab fiqih.

Penulis: Vanda Rosetiati | Editor: Vanda Rosetiati
GRAFIS TRIBUN SUMSEL/VANDA
Sholat isya sampai jam berapa, simak penjelasan Ustadz Adi Hidayat berdasar 4 imam mazhab fiqih. 

TRIBUNSUMSEL.COM - Sholat isya sampai jam berapa, simak penjelasan Ustadz Adi Hidayat berdasar 4 imam mazhab fiqih.

Sholat isya adalah adalah salah satu dari 5 waktu sholat yang wajib dikerjakan umat islam dalam sehari semalam sebagai bentuk keataan seorang mukmin kepada Allah SWT.

Sholat isya berjumlah empat rakaat dan dikerjakan malam hari seusai sholat maghib.

Untuk lebih jelasnya, sholat Isya sampai jam berapa, berikut penjelasan Ustadz Adi Hidayat berdasar 4 Imam Mazhab Fiqih

Mengutip buku Kitab Fikih Shalat 4 Mazhab oleh A. R. Shohibul Ulum, para ahli fikih berbeda pendapat mengenai akhir waktu Sholat Isya.

Pendapat para ahli fikih tentang batas Sholat Isya terbagi menjadi tiga.

Pertama, batas akhir waktu Sholat Isya adalah sampai sepertiga malam. Pendapat ini dipegang oleh Imam Syafi'i dan Abu Hanifah dan menjadi pendirian yang sangat terkenal di lingkungan mazhab Hanafi.

Kedua, batas akhir Sholat Isya' adalah sampai pertengahan malam. Pendapat ini dikemukakan oleh Imam Malik.

Ketiga, batas Sholat Isya adalah sampai terbit fajar menurut pendapat Imam Dawud.

Mengutip laman Muslim.or.id, menurut pendapat 3 madzab yang tepat menurut Syaukani dijabarkan sebagai berikut:

Akhir waktu Sholat Isya yang terbaik adalah hingga setengah malam berdasarkan hadits ‘Abdullah bin ‘Amr.

Diriwayatkan oleh ‘Abdullah bin ‘Amr rodhiyallahu ‘anhu,

…وَقْتُ صَلاَةِ الْعِشَاءِ إِلَى نِصْفِ اللَّيْلِ الأَوْسَطِ….

“Waktu sholat ‘isya’ adalah hingga setengah malam” (HR. Muslim No. 612).

Sedangkan batas waktu bolehnya mengerjakan Sholat Isya adalah hingga terbit fajar berdasarkan hadits Abu Qotadah.

Diriwayatkan dari Abu Qotadah rodhiyallahu ‘anhu,

…إِنَّمَا التَّفْرِيطُ عَلَى مَنْ لَمْ يُصَلِّ الصَّلاَةَ حَتَّى يَجِىءَ وَقْتُ الصَّلاَةِ الأُخْرَى….

"Hanyalah orang-orang yang terlalu menganggap remeh agama adalah orang yang tidak mengerjakan sholat hingga tiba waktu sholat lain" (HR. Muslim No. 681).

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved