Seputar Islam

Doa Istighfar Setelah Salat Dhuha & Artinya Allahummaghfirli Watub Alayya Innaka Antat Tawwaburrohim

Doa tersebut adalah doa yang dibaca Rasulullah ketika dhuha. Seperti tercantum dalam hadis riwayat Imam Bukhari dari Aisyah RA.

Penulis: Lisma Noviani | Editor: Lisma Noviani
tribunsumsel/lisma
Doa Istighfar Setelah Salat Dhuha & Artinya Allahummaghfirli Watub Alayya Innaka Antat Tawwaburrohim 

TRIBUNSUMSEL.COM – Berikut ini adalah Lafadz doa istighfar yang dapat diamalkan ketika selesai melaksanakan sholat dhuha.


Allahummaghfirli wa tub ‘alayya innaka antat tawwabur rohimu.

Artinya:

” Ya Allah, ampuni dosaku dan terimalah tobatku. Sesungguhnya Engkau Maha Penerima tobat dan Maha Pengampun.”

Doa tersebut adalah doa yang dibaca Rasulullah ketika dhuha. Seperti tercantum dalam hadis riwayat Imam Bukhari dari Aisyah RA.

Amalan ini kerap dilakukan oleh Rasulullah. Setiap kali selesai sholat dhuha, Rasulullah beristighfar lalu berzikir sebelum kemudian berdoa.

Sholat Dhuha merupakan salah satu amalan sunah yang sangat ditekankan dalam Islam. Sholat ini memiliki banyak faedah seperti kelancaran rezeki dan terhindarkan dari bala’ atau keburukan.

Berikut doa Shalat Dhuha:

اَللهُمَّ اِنَّ الضُّحَآءَ ضُحَاءُكَ، وَالْبَهَاءَ بَهَاءُكَ، وَالْجَمَالَ جَمَالُكَ، وَالْقُوَّةَ قُوَّتُكَ، وَالْقُدْرَةَ قُدْرَتُكَ، وَالْعِصْمَةَ عِصْمَتُكَ. اَللهُمَّ اِنْ كَانَ رِزْقَى فِى السَّمَآءِ فَأَنْزِلْهُ وَاِنْ كَانَ فِى اْلاَرْضِ فَأَخْرِجْهُ وَاِنْ كَانَ مُعَسَّرًا فَيَسِّرْهُ وَاِنْ كَانَ حَرَامًا فَطَهِّرْهُ وَاِنْ كَانَ بَعِيْدًا فَقَرِّبْهُ بِحَقِّ ضُحَاءِكَ وَبَهَاءِكَ وَجَمَالِكَ وَقُوَّتِكَ وَقُدْرَتِكَ آتِنِىْ مَآاَتَيْتَ عِبَادَكَ الصَّالِحِيْنَ

Arab latin:

Allahumma innad dhuha a dhuhauka, wal baha a baha uka, wal jamala jamaluka, wal quwwata quwwatuka, wal qudrota qudrotuka, wal ‘ismata ‘ismatuka.

Allahumma in kana rizqi fis sama-i fa-anzilhu, wa in kana fil ardhi fa akhrijhu, wa in kana mu’assaron fa yassirhu, wa in kana haroman fathohhirhu, wa in kana ba’idan faqorribhu, bihaqqi dhuha-ika, wa baha-ika, wa jamalika, wa quwwatika, wa qudrotika, aatini ma atayta ‘ibadakas sholihin”.

Artinya:

“Ya Allah, sungguh dhuha ini adalah dhuha-Mu, keagungan ini adalah keagungan-Mu, keindahan ini adalah keindahan-Mu, kekuatan ini adalah kekuatan-Mu, dan penjagaan ini adalah penjagaan-Mu. Wahai Tuhanku, jika rezekiku berada di atas langit maka turunkanlah.

Jika berada di dalam bumi, maka keluarkanlah. Jika sukar atau dipersulit (kudapat), mudahkanlah. Jika (tercampur tanpa sengaja dengan yang) haram, sucikanlah.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved