Berita Lubuklinggau

Diterjang Banjir Bandang, Jembatan Lorong Tawakal Rusak Parah, Warga Terpaksa Putar Arah

Akibat rusaknya jembatan antar kelurahan ini membuat warta terpaksa harus memutar arah, hingga jarak tempuh lebih jauh.

Penulis: Eko Hepronis | Editor: Sri Hidayatun
eko hepronis/tribunsumsel.com
Kondisi jembatan di Lorong Tawakal RT 04 Kelurahan Karya Bakti Kecamatan Lubuklinggau Timur II rusak parah diterjang banjir bandang. 

TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU - Banjir Bandang di Kota Lubuklinggau Sumsel bukan hanya merusak dan merendam ratusan rumah warga.

Namun, juga membuat fasilitas umum jembatan di lorong tawakal RT 04 Kelurahan Karya Bakti Kecamatan Lubuklinggau Timur I rusak parah diterjang air bah yang datang seketika.

Akibat rusaknya jembatan antar kelurahan ini membuat warta terpaksa harus memutar arah, hingga jarak tempuh lebih jauh.

Sutarjo, warga setempat mengatakan jembatan tersebut terputus diterjang arus sungai yang deras disertai dengan tumpukan ranting dan batang pohon.

"Ini kejadian yang kedua kali banjir bandang terbesar. Sebelumnya sekitar tahun 70 an sama tahun ini," ungkapnya pada wartawan, Selasa (4/6/2024).

Dampak jembatan putus, membuat warga Wirakarya dan Karya Bakti terpaksa memutar melintas ke RT 4.

"Saat ini proses pembersihan pasca banjir dari sisa-sisa batang dan ranting pohon tengah dilakukan," ungkapnya.

Baca juga: Pencarian Balita Hanyut di Lubuklinggau Terus Berlanjut, Tim SAR Terkendala Sampah Banjir Bandang

Baca juga: Ratusan Rumah Terdampak Banjir Bandang di Lubuklinggau, Ada Warga Sampai Naik Pohon Selamatkan Diri

Sementara Kepala DPUPR Asril mengaku sudah meninjau langsung  lokasi banjir untuk mendata apa saja yang harus disikapi oleh pemerintah pasca banjir bandang.

"Kita sudah mendata mana-mana yang harus kita tangani pasca banjir. Mana yang kita tangani maka akan kita tingkatkan," ungkapnya.

Asril mengungkapkan, untuk jembatan yang rusak akan diprogramkan bahkan akan menjadi skala prioritas karena jembatan ini penghubung antara RT4 dan RT5 Kelurahan Karya Bakti dan Kelurahan Wirakarya.

"Karena itu akses warga yang sangat penting," bebernya.

Atas kejadian ini Asril juga meminta masyarakat tidak lagi membuang sampah sembarangan karena ini juga salah satu penyebab banjir.

"Kami sudah meninjau RT 5 ada masyarakat yang sedang membuang sampah, padahal dalam kondisi pasca bencana. Ini yang harus disadari masyarakat," ungkapnya.

Baca berita menarik lainnya di google news

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved