Seputar Islam

Ayat Laqod Jaakum Rosulummin Anfusikum & Arti, Ayat Terakhir Surat At Taubah, Amalkan Saat Kesulitan

Dua ayat terakhir surat At Taubah dapat menjadi amalan saat kesulitan, karena memiliki kandungan tentang keteguhan iman dan berserah diri

Penulis: Lisma Noviani | Editor: Lisma Noviani
tribunsumsel/lisma
Ayat Laqod Jaakum Rosulummin Anfusikum & Arti, Ayat Terakhir Surat At Taubah, Amalkan Saat Kesulitan. 

TRIBUNSUMSEL.COM -- Berikut bunyi surat At Taubah ayat 128-129 (dua ayat terakhir) lengkap dengan tulisan Arab, latin, dan artinya.

At Taubah ayat 128

لَقَدْ جَاۤءَكُمْ رَسُوْلٌ مِّنْ اَنْفُسِكُمْ عَزِيْزٌ عَلَيْهِ مَا عَنِتُّمْ حَرِيْصٌ عَلَيْكُمْ بِالْمُؤْمِنِيْنَ رَءُوْفٌ رَّحِيْمٌ

Laqad jā'akum rasūlum min anfusikum 'azīzun 'alaihi mā 'anittum ḥarīṣun 'alaikum bil-mu'minīna ra'ūfur raḥīm(un).

Artinya:
"Sungguh, benar-benar telah datang kepadamu seorang rasul dari kaummu sendiri. Berat terasa olehnya penderitaan yang kamu alami, sangat menginginkan (keimanan dan keselamatan) bagimu, dan (bersikap) penyantun dan penyayang terhadap orang-orang mukmin."

At Taubah ayat 129


فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُلْ حَسْبِيَ اللّٰهُ لَآ اِلٰهَ اِلَّا هُوَ ۗ عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ وَهُوَ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيْمِ ࣖ

Fa in tawallau faqul ḥasbiyallāhu lā ilāha illā huw(a), 'alaihi tawakkaltu wa huwa rabbul-'arsyil-'aẓīm(i).

Artinya:

"Jika mereka berpaling (dari keimanan), katakanlah (Nabi Muhammad), "Cukuplah Allah bagiku. Tidak ada tuhan selain Dia. Hanya kepada-Nya aku bertawakal dan Dia adalah Tuhan pemilik 'Arasy (singgasana) yang agung."

 

Amalkan Saat Kesulitan

Dua ayat terakhir surat At Taubah memiliki keutamaan dan dapat menjadi amalan saat kesulitan, karena memiliki kandungan tentang keteguhan iman dan berserah diri kepada Allah, seperti yang telah dilakukan Rasulullah SAW saat mensyiarkan ajaran Allah.

Dikutip dari laman nu.or.id, Rais Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Adib Rofiuddin Izza, mengijazahkan ayat laqod jaaku ini sebagai amalan ketika sedang menghadapi masalah yang sangat rumit.

Kiai Adib -biasa beliau disapa-- menjelaskan jika sedang menghadapi permasalahan yang dirasa sangat rumit maka bacalah dua ayat terakhir QS At-Taubah itu pada malam hari sebanyak 170 kali.

Akan tetapi, apabila 170 kali itu terlalu banyak maka cukup dibaca hanya 100 kali. “Tapi yang utama, kalau menghadapi masalah yang rumit, maka bacalah 170 kali setiap malam. Kalau kebanyakan, cukup 100 kali. Untuk sehari semalam, cukup baca 41 kali. Sekali lagi, dua ayat terakhir surat At-Taubah,” tandasnya.

Dalam setiap bacaan atau amalan memiliki dua fondasi utama. Kedua fondasi itu adalah istighfar dan shalawat. Ibarat obat, istighfar dan shalawat merupakan antibiotik. “Kalau dalam bacaan, wirid yang pertama itu istighfar, yang kedua shalawat. Jangan sampai ditinggalkan,” pesan Kiai Adib.

Tentang Surat At Taubah

At Taubah adalah surat ke-9 dalam Al Quran. Surat yang terdiri dari 129 ayat ini termasuk golongan surat Madaniyah yang diturunkan di Madinah setelah Rasulullah hijrah.

Akan tetapi, dua ayat terakhir surat At Taubah yaitu ayat 128-129 masuk ke dalam golongan surat Makkiyah yang turun di Mekkah.

At Taubah memiliki arti pengampunan, yang banyak dibahas di surat ini. Sebab di dalamnya berisi permohonan kaum yang bertaubat dan telah diberi ampun oleh Allah.

Dilansir dari buku Asbabun Nuzul Sebab Turunnya Ayat Al-Qur'an (2022), Ibnu Katsir menyatakan bahwa surat ini termasuk surat yang terakhir turun kepada Rasulullah Saw.

Sebagaimana diriwayatkan oleh al-Bukhari, Dia meriwayatkan bahwa al-Bara r.a berkata, "Ayat terakhir yang turun adalah Surat An Nisaayat 176, sedangkan surat yang terakhir turun adalah Surat Bara'ah (surat At Taubah)."

Itulah Ayat Laqod Jaakum Rosulummin Anfusikum & Arti, Ayat Terakhir Surat At Taubah, Amalkan Saat Kesulitan. (lis/berbagai sumber)

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved