Biaya UKT

Biaya UKT UIN Raden Fatah Palembang 2024 Dipastikan Tidak Naik, ini Riciannya Dari Grade 1 Hingga 7

Uang Kuliah Tunggal (UKT) di Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang dipastikan tidak naik di tahun ajaran 2024/2025.

|
TRIBUNSUMSEL.COM/LINDA TRISNAWATI
Suasana di UIN Raden Fatah Kampus B Jakabaring Jakabaring, Palembang, Rabu (22/5/2024). 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Linda Trisnawati

 


TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Uang Kuliah Tunggal (UKT) di Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang dipastikan tidak naik di tahun ajaran 2024/2025.

Diketehui, kebijakan UIN Raden Fatah Palembang berbeda dengan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang  biaya UKT mahasiswa mengalami kenaikan. 

"UKT di UIN Raden Fatah Palembang tidak ada kenaikan, masih sama seperti tahun sebelumnya," kata Kepala Biro AAKK UIN Raden Fatah Palembang Drs. H. Jumari Iswadi, M.M, Rabu (22/5/2024).

Jumari menjelaskan, biayaUKT UIN Raden Fatah Palembang bervariasi berdasarkan gradenya.

Untuk grade ada 1-7 dan setiap prodi berbeda-beda. Untuk UKT mulai dari 0 rupiah sampai paling mahal Rp 12 juta.

"Untuk grade 1 itu 0 - Rp 400 ribu dan tertinggi grade 7 yaitu sampai Rp 12 juta. Namun selama ini kebanyakan di grade 2 dan 3 dengan nominal UKT mulai Rp 1,9 juta hingga 3,6 juta," katanya.

Sedangkan untuk grade 4 dan 5 paling 20 persen dari jumlah mahasiswa baru yang diterima dan grade 7 tidak sampai 1 persen.

Baca juga: Besaran Biaya UKT Undip Jalur SNBP dan SNBT Tahun 2024/2025 Per Fakultas

Untuk biaya UKT tertinggi di jurusan sains dan teknologi,  karena ada praktek dan lain-lain.

Menurutnya, yang menentukan besaran UKT ya mahasiswa itu sendiri. 

Misal mengisi pekerjaan orang tua wiraswasta dan buru tentu beda biaya UKT nya. Kemudian dilihat juga dari Kartu Keluarga (KK) misal anak 5 dengan anak 2, tentu juga beda.

Lalu dilihat juga dari listrik nya menggunakan daya berapa Watt.

Kemudian rumah, ngontrak atau rumah sendiri dan masih banyak yang lainnya. Ketika diisi semua data tersebut akan muncul biaya UKT nya berapa.

"Pesannya, isilah data-data sesuai dengan kondisi masing-masing. Jangan karena malu ataupun gengsi, sehingga diisi tidak sesuai karena akibatnya biaya UKT jadi tinggi," katanya.

Lalu, kalau pekerjaan orang tuanya buruh jangan ditulis wiraswasta, tulis buruh saja. Karena wiraswasta dan buruh itu berbeda. 

"Mulai yang tidak mampu sampai yang mampu pun di bisa kuliah di sini. Contohnya ada anak pedagang mengisi data sesuai yang sebenarnya dan dia hanya bayar UKT Rp 400 ribu," ungkapnya.

Lalu UKT ini bisa juga turun, caranya jika mempunyai prestasi setingkat kabupaten/kota bisa diajukan ke Biro AAKK UIN Raden Fatah Palembang.

Nantinya akan ada pengurangan biaya UKT atas prestasinya.

"Jadi memang kita tidak memberikan hadiah atas prestasinya, tapi kita memberikan pengurangan biaya UKT. bahkan setiap tahun bisa diajukan jika setiap tahun ada prestasi dan itu memang ada, sampai UKT nya 0," katanya.

Sementara itu terkait penerimaan mahasiswa baru UIN Raden Fatah Palembang membuka lima jalur penerimaan siswa baru yaitu SNBP, SNBT, SPAN-PTKIN, UM-PTKIN, dan Mandiri. 

"Kalau yang jalur undangan daftarnya gratis, tapi kalau yang ikut tes bayar Rp 250 ribu. Setelah diterima tidak ada biaya lain-lainnya kecuali UKT. Jadi hanya bayar UKT saja, kalau ada biaya lain-lainnya bisa lapor ke Biro AAKK UIN Raden Fatah Palembang," katanya.

Sebagai informasi UIN Raden Fatah Palembang ini peringkat ke 7 universitas favorit di Indonesia sesama UIN. 

 

Baca artikel menarik lainnya di Google News

Ikuti dan bergabung di saluran WhatsApp Tribunsumsel

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved