Berita Lubuklinggau
Geram Ditagih Utang Istrinya, Boby Warga Lubuklinggau Ancam Tukang Daging Dengan Kapak
Gara-gara tak tak terima ditagih utang daging, Boby Iskandar (33 Tahun) ancam aniaya tukang daging dengan kapak.
Penulis: Eko Hepronis | Editor: Shinta Dwi Anggraini
Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Eko Hepronis
TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU -- Gara-gara tak tak terima ditagih utang daging, Boby Iskandar (33 Tahun) ancam aniaya tukang daging dengan kapak.
Akibat perbuatannya warga Jalan Moneng Sepati Kelurahan Taba Pingin Kecamatan Lubuklinggau Selatan II ini ditangkap Polisi.
Kini laki-laki yang bekerja sebagai buruh harian lepas ini sudah diamankan di Polsek Lubuklinggau Selatan.
Kapolres Lubuklinggau, AKBP Indra Arya Yudha melalui Kapolsek Lubuklinggau Selatan, AKP Nyoman Sutrisna menyampaikan pelaku ditangkap atas perkara perbuatan tidak menyenangkan disertai dengan ancaman kekerasan.
"Pelaku ditangkap atas laporan Jumarwan (58 Tahun) karena ketakutan diancam korban dengan kapak," ungkap Nyoman didampingi Kanit Reskrim, Aiptu Hari Ardiansyah pada wartawan, Kamis (9/5/2024).
Peristiwa pengancaman itu terjadi pada Sabtu 13 April 2024 lalu sekira pukul 09.00 Wib di rumah korban di Kelurahan Taba Pingin Kecamatan Lubuklinggau Selatan II.
Ceritanya korban bersama saksi Junaidi pergi ke rumah tersangka Boby dengan tujuan bermaksud menagih utang pembelian daging sapi yang sebelumnya diambil oleh istri Boby.
"Saat tiba di rumah tersangka Boby, Boby berusaha mengetuk pintu rumah tersangka sambil memanggil-manggil nama Boby tetapi tidak ada jawaban dari dalam rumah," ujarnya.
Korban mencoba mengintip dari balik jendela rumah dan dan melihat anak tersangka sedang tidur, sehingga korban berkeyakinan bila tersangka Boby dan istrinya berada di dalam rumah.
"Kemudian korban mencoba mengetuk kembali pintu depan rumah tersangka sambil berucap Bob aku tau kamu tuh ada di dalam, keluar lah saja, kita bicarakan baik-baik masalah utang tuh," ujarnya.
Setelah korban berucap kata-kata tersebut lalu tersangka Boby keluar dari pintu belakang rumah dengan memegang senjata tajam jenis kapak dengan berucap.
"Kau tuh ganggu wong bae, aku lagi dak tek duet
(kamu itu ganggu orang saja, aku lagi tidak ada uang) dengan posisi kapak diacungkan kearah korban," ujar Nyoman menirukan pengakuan korban.
Kemudian korban berusaha menenangkan tersangka Boby sambil menanyakan kembali perihal utang tersebut dan meminta diselesaikan secara kekeluargaan.
| 3 Bulan Keluar Penjara, Residivis di Lubuklinggau Curi Kusen-Pintu Rp23 Juta, Kecanduan Judol & Sabu |
|
|---|
| Pemuda Pengangguran di Lubuklinggau Nekat Jadi Kurir Narkoba, Ngaku Terdesak Ekonomi |
|
|---|
| Pengangguran di Lubuklinggau Nekat Jadi Pengedar Narkoba, 77 Butir Ekstasi Disita Polisi |
|
|---|
| Dampak Harga Plastik Naik, Pedagang di Lubuklinggau Dilema, Kini Pertimbangkan Naikkan Harga Jual |
|
|---|
| Kurir Narkoba Asal Riau Ditangkap di Lubuklinggau, Sempat Tabrak Mobil Polisi Saat Hendak Kabur |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Geram-Ditagih-Utang-Istrinya-Boby-Warga-Lubuklinggau-Ancam-Tukang-Daging-Dengan-Kapak.jpg)