Kakak Adik Tewas Kecelakaan di OKUS

Nasib Pilu Frayoghi, Kakak yang Tewas Kecelakaan Bersama Adiknya di OKU Selatan, Baru Lulus PPPK

Frayoghi Febrian Alfiraz (25) warga OKU Selatan yang tewas bersama adiknya saat hendak silaturahmi lebaran ternyata baru lulus PPPK.

SRIPOKU/ALAN NOPRIANSYAH
Frayoghi Febrian Alfiraz (25) guru SMA 1 Simpang OKU Selatan yang tewas kecelakaan bersama adiknya ternyata baru saja lulus PPPK. 

Adi Gautama, salah seorang tokoh di Desa setempat mengatakan, kedua korban dan keluarganya dikenal sebagai pribadi yang baik. 

Terutama Frayoghi yang semasa hidupnya bekerja sebagai honorer Guru di SMA 1 Negeri Simpang dinilai warga sebagai sosok yang baik, ramah dan memiliki banyak teman.

Dia juga aktif dalam kegiatan organisasi, sementara adiknya masih duduk di kelas 1 SMA dikenal anak yang baik.

"Sebagai sosok tulang punggung keluarga, Dia Alm Yoghi dikenal sebagai sosok yang baik, dan aktif di kegiatan di sekolah,"terang Adi disela pemakaman. 

Dikatakannya bahwa kakak adik yang tewas dalam insiden kecelakaan di Jalan Raya Muaradua-Simpang Martapura Kamis (11/4/2024) itu juga dimakamkan berdekatan dengan mendiang ibunya, yang lebih dulu wafat dua tahun silam.

"Iya, keduanya di makamkan berdampingan dengan makam ibunya di TPU Desa Simpang Agung, tadi sore,"terangnya.

Dihimpun, pihak keluarga menggunakan dua keranda untuk mengantar kepergian kakak adik ke Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Simpang Agung, pada Kamis (11/4/2024).

Nampak, pihak keluarga, kerabat yang dari kedua almarhum ramai mengantar keduanya.

Kronologi

Korban yakni Frayoghi Febrian Alfiraz (25) yang membonceng adiknya bungsunya Lucky Alzidho (14) bin Risma warga Desa Simpang Agung Kecamatan Simpang tewas setelah sepeda motornya bertabrakan dengan pikap, Kamis (11/4/2024) sekira pukul 09.30 WIB. 

Sementara pengendara mobil pikap warna putih BG 8832 VA yang dikemudikan oleh Suprihatin Bin Sukamto (50), juga membawa satu orang penumpang.

Kasatlantas Polres OKU Selatan AKP Desram melalui Kanit Laka Safar MB, SH mengungkapkan bahwa kecelakaan berawal dari kendaraan mobil Isuzu Traga dikendarai oleh Suprihatin, melaju dari arah Muaradua hendak menuju ke arah Simpang.

Setibanya di TKP  jalan yang menikung, dari arah berlawanan keduanya yang sama-sama melaju kencang bertabrakan dengan kendaraan sepeda motor yang dikendarai oleh dua kakak adik yang berboncengan.

"Korban yang melaju dari arah berlawanan dengan kecepatan tinggi. Dari tabrakan tersebut, akibatnya kendaraan sepeda motor tersebut terpental ke kiri jalan,"terangnya.

Akibat laka tersebut, korban yang terpental mengalami luka robek pada bagian pelipis mata kanan, luka robek pada pelipis mata kiri, luka robek pada bagian kepala, luka robek pada lutut kaki kanan, luka memar pada bahu kanan dan meninggal dunia ditempat kejadian. 

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved