Pembunuhan di Desa Kasih Raja

Misteri Pembunuhan Sadis Di Ogan Ilir, Polisi Sudah Periksa 4 Saksi, Pelaku Masih Diburu

Polisi menggali keterangan saksi-saksi dalam penyelidikan kasus pembunuhan sadis di Desa Kasih Raja, Kecamatan Lubuk Keliat, Ogan Ilir, Sumsel.

TRIBUNSUMSEL.COM/AGUNG DWIPAYANA
Kapolsek Tanjung Batu AKP Sondi Fraguna mengatakan pihaknya sudah memeriksa empat saksi terkait pembunuhan sadis di Desa Kasih Raja, Kecamatan Lubuk Keliat, Ogan Ilir. 

TRIBUNSUMSEL.COM, INDRALAYA - Polisi menggali keterangan saksi-saksi dalam penyelidikan kasus pembunuhan sadis di Desa Kasih Raja, Kecamatan Lubuk Keliat, Ogan Ilir, Sumsel. 

Kasus pembunuhan seorang pria paruh baya itu ditangani oleh Polsek Tanjung Batu yang juga membawahi wilayah hukum Kecamatan Lubuk Keliat.

Kapolres Ogan Ilir AKBP Andi Baso Rahman, melalui Kapolsek Tanjung Batu AKP Sondi Fraguna mengatakan ada empat saksi yang diperiksa.

"Hari ini jadwal pemeriksaan empat saksi," kata Sondi di Mapolsek Tanjung Batu, Selasa (9/4/2024).

Dengan pemeriksaan saksi-saksi tersebut diharapkan membuat terang penyelidikan perkara ini.

Baca juga: BREAKING NEWS : Haryano Warga Desa Kasih Raja OI Tewas Dibunuh, Korban Sempat Berterian Minta Tolong

Sondi menuturkan, korban tewas bernama Haryono (47 tahun) yang sehari-hari bekerja menjadi petani.Korban mengalami sejumlah luka tusuk akibat benda tajam dalam peristiwa keji yang terjadi pada Sabtu (6/4/2024) malam sekira pukul 23.00.

"Luka diantaranya di leher, perut, tangan kiri dan punggung," ungkap Sondi.

Bahkan saat dibawa ke Puskesmas, sebilah pisau masih menancap di punggung korban.

Saat polisi mendatangi TKP, menurut Sondi ada yang menyebut korban sempat berteriak minta tolong sebelum ditemukan tewas.

Warga sempat mendengar suara seperti orang berkelahi dari arah rumah korban.

Namun karena takut, warga tersebut tak berani keluar rumah dan hanya berteriak minta tolong kepada warga. 

Warga lainnya juga menyebut sempat melihat seseorang diduga pelaku pembunuhan berlari.

"Polisi masih memburu pelaku. Masih terus kami selidiki," pungkas Sondi.

 

 

Baca artikel menarik lainnya di Google News

Ikuti dan bergabung di saluran WhatsApp Tribunsumsel

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved