Berita Internasional

Penyebab Gempa 7.4 Magnitudo Melanda Taiwan Hingga Picu Kerusakan Parah, BMKG : Sesar Paling Aktif

Penyebab gempa 7.4 magnitudo melanda negara Taiwan, Rabu (3/4/2024) ternyata karena aktivitas sesar aktif.Hal tersebut disampaikan oleh  Badan Meteo

Editor: Moch Krisna
VBS VIA AP
Gempa bermagnitudo 7,4 mengguncang Taiwan pada Rabu (3/4/2024) pagi. Gempa ini disebut terbesar dalam 25 tahun terakhir. Dilaporkan Focus Taiwan dan Taipei Times, episentrum gempa berada di pesisir Hualien. Kabupaten itu berada di tenggara Taipei. Guncangan gempa terasa di seluruh pulau Taiwan dengan beragam tingkat magnitudo. 

Adapun hotline Taiwan +88690132000 dan +886987587000; dan hotline Jepang +81-80-3506-8612 dan +81-80-4940-7419. "Kita sedang pantau lebih lanjut situasi WNI di Taiwan, karena sebaran WNI cukup luas.

Segera kami update," jelas Iqbal. Sebelumnya, Pemerintah Jepang mengeluarkan peringatan tsunami setelah gempa bumi besar menggundang Taiwan pada Rabu (3/4/2024) pagi.

Berdasarkan pemberitaan Nikkei Asia, gempa bumi berkekuatan M 7,2 melanda Hualien, Taiwan. Gempa itu mengakibatkan listrik padam di beberapa wilayah dan sistem kereta metro dihentikan untuk pemeriksaan.

Kuatnya guncangan gempa juga memicu peringatan tsunami di wilayah pesisir Prefektur Okinawa, Jepang. Gelombang setinggi 3 meter diperkirakan akan terjadi di beberapa pulau.

Badan Cuaca Pusat Taiwan (CWA) mengungkapkan, gempa bumi yang mengguncang Kota Hualien, pantai timur Taiwan memiliki kedalaman 15,5 kilometer.

Guncangan gempa bahkan dirasakan hingga Fuzhou, Xiamen, Quanzhou dan Ningde di Provinsi Fujian, China. Ini merupakan guncangan terkuat yang melanda Taiwan dalam 25 tahun terakhir.

Diketahui, Taiwan diguncang gempa kuat pada 1999 dengan kekuatan M 7,7 yang melanda Taipei dan menewaskan 2.400 orang. Titik pusat gempa yang dangkal membuat dampak bencana ini semakin parah.

Gempa Taiwan ini menyebabkan rumah-rumah runtuh, termasuk bangunan lima lantai di Hualien. Aliran listrik di ibukota Taipei juga mati. Beberapa gempa susulan juga masih terasa satu jam setelah gempa pertama.

(*)

 

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved