Arti Kata Bahasa Arab

Arti Utlu Ma Uḥiya Ilaika Minal-Kitabi, Kutipan Surat Al Ankabut Ayat 45, Perintah Bacalah Alquran

Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu, yaitu Al Kitab (Al Quran) dan dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari keji dan mungkar.

Penulis: Lisma Noviani | Editor: Lisma Noviani
tribunsumsel/lisma
Arti Utlu mā ụḥiya ilaika minal-kitābi, Kutipan Surat Al Ankabut Ayat 45, Dalil tentang Perintah Bacalah Alquran. 

TRIBUNSUMSEL.COM -- Arti Utlu mā ụḥiya ilaika minal-kitābi, Kutipan Surat Al Ankabut Ayat 45, Dalil tentang Perintah Bacalah Alquran.

Allah SWT telah memerintahkan kita semua untuk tidak lupa membaca Alquran.
Alquran adalah berisi firman-firman Allah yang diturunkan melalui Nabi Muhammad SAW, untuk menjadi pedoman manusia hidup di muka bumi.
Salah satu dasar/dalil perintah membaca Alquran terdapat dalam surat Al Ankabut ayat 45.

Berikut bacaan selengkapnya bahasa Arab, latin dan artinya dalam bahasa Indonesia.

Surat Al-‘Ankabut Ayat 45

ٱتْلُ مَآ أُوحِىَ إِلَيْكَ مِنَ ٱلْكِتَٰبِ وَأَقِمِ ٱلصَّلَوٰةَ ۖ إِنَّ ٱلصَّلَوٰةَ تَنْهَىٰ عَنِ ٱلْفَحْشَآءِ وَٱلْمُنكَرِ ۗ وَلَذِكْرُ ٱللَّهِ أَكْبَرُ ۗ وَٱللَّهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُونَ

Arab-Latin:
Utlu mā ụḥiya ilaika minal-kitābi wa aqimiṣ-ṣalāh, innaṣ-ṣalāta tan-hā 'anil-faḥsyā`i wal-mungkar, walażikrullāhi akbar, wallāhu ya'lamu mā taṣna'ụn


Artinya:
Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu, yaitu Al Kitab (Al Quran) dan dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan-perbuatan) keji dan mungkar.

Dan sesungguhnya mengingat Allah (shalat) adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadat-ibadat yang lain). Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.

Ada pelbagai pelajaran penting dari ayat ini. Didapati pelbagai penjelasan dari berbagai mufassirin berkaitan kandungan surat Al-‘Ankabut ayat 45, misalnya sebagaimana berikut:

Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia (dikutip dari tafsirweb.com)

Dan bacalah apa yang diturunkan kepadamu dari al-Qur’an ini dan amalkanlah kandungannya, serta laksanakanlah shalat dengan seluruh aturannya. Sesungguhnya menjaga shalat dengan baik akan menahan orang yang melakukannya dari terjerumus di dalam maksiat-maksiat dan perbuatan-perbuatan mungkar.
Hal itu dikarenakan orang yang menegakannya, yang menyempurnakan rukun-rukun dan syarat-syaratnya, hatinya akan bercahaya, dan keimanan, ketakwaan dan kecintaannya terhadap kebaikan akan bertambah, dan (sebaliknya) keinginannya terhadap keburukan akan semakin berkurang atau hilang sama sekali. Dan sungguh mengingat Allah di dalam shalat dan di tempat lainnya lebih agung dan lebih utama dari segala sesuatu. Dan Allah mengetahui apa saja yang kalian perbuat, yang baik maupun yang buruk. Lalu Dia memberikan balasan kepada kalian atas perbuatan tersebut dengan balasan yang sempurna lagi penuh.

Tafsir Al-Madinah Al-Munawwarah / Markaz Ta'dzhim al-Qur'an di bawah pengawasan Syaikh Prof. Dr. Imad Zuhair Hafidz, professor fakultas al-Qur'an Univ Islam Madinah

45. Allah berfirman kepada Rasulullah: “Bacalah al-Qur’an yang diturunkan kepadamu untuk manusia dan amalkanlah ia; dan dirikanlah shalat sesuai aturannya karena shalat merupakan amalan yang agung. Shalat memiliki banyak manfaat bagi yang mengerjakannya, yaitu menghalanginya dari pelanggaran syariat, dapat mengingatkan kepada Allah, dan mengingatkan agar senantiasa menjauhi kemurkaan Allah.

Shalat memiliki waktu-waktu tertentu di siang dan malam hari agar senantiasa menjadi pengingat. Shalat dapat mencegah perbuatan keji dan kemungkaran, karena ia adalah zikir kepada Allah, sedangkan zikir kepada Allah adalah perkara yang agung. Allah Maha Mengetahui perbuatan yang kalian lakukan, dan Allah akan meminta pertanggungjawaban atas perbuatan itu.

Mencegah perbuatan keji dan mungkar

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved