Berita Lubuklinggau

Jalan Malam-Malam, Remaja di Lubuklinggau Dikeroyok Belasan Orang Hingga Babak Belur, HP Dirampas

Remaja di Lubuklinggau jadi korban pengeroyokan belasan orang saat sedang jalan malam-malam bersama temannya.

Tayang:
Penulis: Eko Hepronis | Editor: Shinta Dwi Anggraini
Tribun Jatim
Ilustrasi Pengeroyokan - Remaja di Lubuklinggau jadi korban pengeroyokan belasan orang saat sedang jalan malam-malam bersama temannya di depan Hotel Burza Kelurahan Watervang pada Rabu (13/3/2024) malam. 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Eko Hepronis

 

TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU --Seorang remaja di Kota Lubuklinggau Sumsel menjadi korban penganiayaan saat jalan malam bersama temannya.

Kawanan pelaku yang diduga berjumlah 15 orang itu memukuli korban sampai babak belur dan mengambil HP korban.

Korban diketahui bernama  Andes warga Jalan Pematang Jaya, Kelurahan Talang Rejo, Kecamatan Lubuklinggau Barat II.

Akibat kejadian tersebut,  korban hanya bisa terbaring lemah di rumahnya karena menderita sejumlah luka memar di tubuhnya.

Bahkan handphone korban juga dibawa kawanan para pelaku.

Fatimah Silvya kakak korban menuturkan, aksi penganiayaan ini terjadi di depan Hotel Burza Kelurahan Watervang pada Rabu (13/3/2024) malam.

"Akibat kejadian itu adik saya badannya sakit semua, kalau tidak lari bisa mati, karena dipukul para pelaku pakai balok beberapa kali," kata Fatimah pada Tribunsumsel.com, Jumat (15/3/2024).

Baca juga: Saat Sahur, Rumah Kakek Abdul Karim di Plaju Palembang Kebakaran, Tetangga Panik Api Sudah Besar

Fatimah mengungkapkan kejadian bermula saat adiknya bersama temannya berjalan di depan Hotel Burza Lubuklinggau, tiba-tiba mereka langsung diserang oleh belasan orang tak dikenal.

"Saat lagi jalan, tiba-tiba datang orang memukulinya, sementara temannya kabur sedangkan adik saya tidak sempat kabur," ungkapnya.

Lanjut Fatimah, ketika dipukuli bertubi-tubi mengunakan balok kayu itu, adiknya sempat melawan bahkan sempat menangkis beberapa pukulan para pelaku.

"Sempat lari dikejar, kemudian dipukuli lagi sampai babak belur, untung dak mati adik saya, jumlahnya katanya 15 orang lebih," ungkapnya.

Pasca kejadian itu adiknya sempat dilarikan ke rumah sakit dan sempat dilakukan visum lalu melaporkan kejadian itu ke Polres Lubuklinggau.

"Sudah kami laporkan ke Polres Lubuklinggau, pihak kepolisian juga sudah datang ke rumah melihat kondisi adik saya," ujarnya.

Ia berharap para pelaku cepat di tangkap, karena menduga para pelaku yang melakukan penganiayaan itu rombongan gangster yang sempat viral kemaren.

"Karena kami takut mereka itu gangster, apalagi mereka mengambil HP adik saya dan adik saya juga sekarang badannya sakit semua," ungkapnya. 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved