Crane Girder Fly Over Muara Enim Ambruk
'Saya Kira Kiamat' Cerita Warga Rumahnya Hancur Tertimpa Crane Girder Fly Over Bantaian Muara Enim
Meskipun tidak ada korban jiwa, namun warga yang rumahnya rusak, diprediksi mengalami kerugian hingga ratusan juta.
Penulis: Ardani Zuhri | Editor: Slamet Teguh
TRIBUNSUMSEL.COM, MUARA ENIM - Ambruknya alat eletrik launcher dan grider fly over Bantaian Muara Enim ternyata berdampak bagi warga sekitar.
Karena kejadian itu, tercatat, ada tiga rumah yang rusak akibat kejadian ini.
Meskipun tidak ada korban jiwa, namun warga yang rumahnya rusak, diprediksi mengalami kerugian hingga ratusan juta.
Diketahui, dari pengamatan dilapangan setidaknya ada tiga rumah permanent yang rusak yakni 2 rusak berat dan 1 rusak ringan.
Untuk rumah rusak berat adalah milik Juliana (51) dan Thabrani (60), sedangkan untuk yang rusak ringan adalah rumah milik Darningsih (47). Selain kerusakan rumah juga perabotan rumah tangga seperti motor, TV, dan perabotan dapur.
Menurut salah satu saksi mata Alpredo Pramudya (18) yang merupakan anak Thabrani, mengatakan bahwa pada saat kejadian kebetulan dirinya bersama adiknya perempuan sedang duduk-duduk di dalam rumah tepatnya di warung makan milik ibunya.
Ketika sedang duduk tiba-tiba ia mendengar suara gemuruh dan ketika dilihatnya ternyata alat elektrik launcher miring dan menimpa warungnya.
Namun ketika masih miring ia melompat bersama adiknya ke arah dalam rumahnya sehingga selamat dari tertimpa material.
"Warung ibu saya hancur, motor, TV, dan perabotan lainnya juga. Kondisi rumah dindingnya retak-retak semua," tegasnya sedikit emosi.
Baca juga: Tiga Korban Robohnya Crane Flyover Bantaian Dirawat di RSUD Prabumulih
Baca juga: Perjalanan KA Sindang Marga Malam ini Dibatalkan, Akibat Crane Girder Fly Over Bantaian Ambruk
Lanjutnya, akibat peristiwa tersebut, sudah dua hari ini kami menderita sebab kehujanan dan lampu padam karena listrik putus yang berdampak tidak bisa menyedot air.
Belum lagi ditambah sampai saat ini belum ada pihak perusahaan yang bergerak bertanggungjawab atas musibah ini.
"Kami ingin secepatnya diperbaiki atau diberikan ganti rugi, jangan dibiarkan berlarut-larut," pungkasnya yang rumahnya rusak berat sekitar 80 persen.
Hal senada dikatakan Juliana (51) yang merupakan adik kandung Thabrani bahwa pada saat kejadian kebetulan dirinya sedang pergi menyadap dikebun sekitar pukul 05.30. Dan dirinya baru tahu jika rumahnya roboh dan hancur tertimpa ketika pulang menyadap sekitar pukul 15.00.
"Saya sempat mendengar suara keras, saya kira ada dinding penahan tanah fly over ambruk, sebab sudah pernah sekali kejadian. Namun ketika saya pulang ternyata rumah saya yang sudah hancur," lirihnya.
Ketika dirinya melihat rumahnya sudah hancur sekitar 90 persen, lanjut Juliana, dirinya hanya bisa menangis sebab hampir tidak ada lagi barang-barang berharga yang bisa diselamatkan.
Crane Girder Fly Over Muara Enim Ambruk
TribunBreakingNews
Runningnews
Crane
Fly Over Bantaian Muara Enim
Tribunsumsel.com
sumsel.tribunnews.com
Tiga Korban Robohnya Crane Flyover Bantaian Dirawat di RSUD Prabumulih |
![]() |
---|
Perjalanan KA Sindang Marga Malam ini Dibatalkan, Akibat Crane Girder Fly Over Bantaian Ambruk |
![]() |
---|
Penyebab Crane Girder Fly Over Bantaian Muara Enim Ambruk, Terjadi Miskomunikasi dan Human Error |
![]() |
---|
Rekaman CCTV Detik-detik Mengerikan Crane Girder Fly Over Bantaian Ambruk Timpa Kereta 2 Orang Tewas |
![]() |
---|
Daftar Korban Tewas Akibat Crane Girder Fly Over Bantaian Muara Enim Ambruk, 7 Orang Luka-luka |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.