Crane Girder Fly Over Muara Enim Ambruk

Daftar Korban Tewas Akibat Crane Girder Fly Over Bantaian Muara Enim Ambruk, 7 Orang Luka-luka

Dari data yang dihimpun sedikitnya ada sekitar 9 korban, adalah dua meninggal dunia yakni Resto asal Makassar dan Edi Saputra asal Palembang.

Penulis: Ardani Zuhri | Editor: Slamet Teguh
Sripoku.com/ Ardani Zuhri
Daftar Korban Tewas Akibat Crane Girder Fly Over Bantaian Muara Enim Ambruk, 7 Orang Luka-luka 

TRIBUNSUMSEL.COM, MUARA ENIM - Daftar korban tewas akibat crane girder fly over Bantaian Muara enim ambruk.

Tercatat, ada 2 orang yang dikabarkan meninggal dunia dan 7 orang lainnya mengalami luka-luka.

Diketahui, peristiwa ambruknya crane girder fly over Bantaian Muara enim ini terjadi di Desa Panang Jaya/Desa Penanggiran, Kecamatan Gunung Megang, Kabupaten Muaraenim, Sumsel, Kamis (7/3/2024) pukul 11.00 wib.

Dari data yang dihimpun sedikitnya ada sekitar 9 korban, adalah dua meninggal dunia yakni Resto asal Makassar dan Edi Saputra asal Palembang.

Sedangkan yang luka berat dan ringan Fad asal Jawa Timur dan Wahyudin asal Makassar yang keduanya di rawat RSUD dr HM Rabain Muara Enim.

Sedangkan lima orang yang menderita luka-luka dibawa ke Puskesmas Gunung Megang tetapi langsug di rujuk ke RS Bunda berhubung penuh dibawa ke RSU Prabumulih.

Baca juga: PT KAI Pindahkan Penumpang ke Bus Akibat Crane Girder Fly Over Bantaian Muara Enim Ambruk

Baca juga: Jalan Lintas Sumatera Macet Total Akibat Crane Girder Fly Over Bantaian Muara Enim Ambruk

Plt Camat Gunung Megang Abu Yamin, membenarkan bahwa ada sekitar sembilan korban yang telah dievakuasi ke RSUD dr HM Rabain Muara Enim dan RSU Prabumulih.

Namun, untuk kronologinya ia belum mengetahuinya pasti.

"Tadi saya mendapat info bahwa 1 meninggal dan 1 sekarat di RS Muara Enim, kalau yang di Puskesmas Gunung Megang sudah dirujuk semua ke RS Prabumulih," ujarnya.

Kepala Puskesmas Gunung Megang Hendri, mengatakan bahwa korban kecelakaan kerja tadi ada sekitar 9 orang, lima orang dibawa ke Puskemas Gunung Megang dan empat orang ke RSUD Dr HM Rabain Muara Enim.

Namun untuk korban satu orang luka ringan dan bisa rawat jalan sedangkan empat orang di rawat di RSU Prabumulih.

Ketika dikonfirmasi ke Humas RSUD dr HM Rabain Muara Enim, Jauhari membenarkan jika ada dua korban yang meninggal di RSUD HM Rabain Muara Enim. 

Sementara itu Kapolres Muara Enim AKBP Jhoni Eka Putra, membenarkan adanya kecelakaan kerja yang menyebabkan ada korban jiwa dan luka-luka, dimana 
alat elektrik louncher girder untuk Flyover Bantaian ambruk sehingga mengenai KA Babaranjang kosong yang melintas.

Untuk penyebabnya masih dalam penyelidikan namun bisa juga akibat getaran ketika KA babaranjang melintas. Untuk korban sudah dievakuasi dan dirawat di Rumah Sakit.

Kemudian, untuk kemacetan lalu lintas sudah diuraikan setelah gerbong kereta api sudah dievakuasi.

Dan jika masih terjadi kemacetan bisa alihkan melalui jalan Tolhas.

 

 

Baca berita Tribunsumsel.com lainnya di Google News

Ikuti dan bergabung dalam saluran whatsapp Tribunsumsel.com

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved