Bocah Diminta Berbuat Tak Senonoh

VIRAL Bocah Penjual Piscok di Palembang Diminta Berbuat Tak Senonoh, Si Perekam Minta Maaf

Viral di sosial media aksi seorang bocah laki-laki penjual pisang cokelat (piscok) di Palembang diminta melakukan perbuatan tak senonoh oleh pemuda

Shutterstock/Peter Leee/Kompas.com
Ilustrasi- Viral bocah laki-laki penjual pisang cokelat (piscok) di Palembang diminta berbuat tak senonoh lalu direkam, si pembuat video minta maaf. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Viral di sosial media aksi seorang bocah laki-laki penjual pisang cokelat (piscok) di Palembang yang diminta melakukan perbuatan tak senonoh oleh beberapa pemuda. 

Belakangan Dedek (27) pemuda yang merekam kejadian tak pantas itu muncul dan menyampaikan permintaan maaf. 

Diketahui, aksi tak terpuji itu terjadi di sebuah kedai di kawasan Lorok Pakjo, Kecamatan Ilir Barat I, Palembang pada Selasa (27/2/2024).

Korbannya adalah DK bocah yang dalam kesehariannya menjual piscok.

Dalam video yang diunggah Dedek di Instastory Instagram-nya terlihat DK tengah memegangi bagian bawah pakaiannya.

Bocah itu diminta oleh Dedek untuk memasukkan tangannya ke dalam celana.

Hal itu dilakukan bocah tersebut sambil menonton sosial media dari sebuah handphone.

Kemudian ada keterangan di video tersebut '250k sampe keluar'.

Baca juga: Rekam Jejak Gus Samsudin Ditangkap Polisi Imbas Konten Tukar Pasangan, Mantan Pedagang Besi Bekas

Dedek menegaskan, yang dilakukan bocah itu tidak seperti yang diasumsikan.

Ia menyebut bocah itu sedang memasukkan tangan ke dalam baju ketika meminjam handphone salah satu temannya.

"Anak itu orangnya suka bercanda. Dia sering memasukkan tangannya ke dalam baju lalu pas juga saat itu dia lagi minjam handphone teman saya. Lalu teman-teman yang lain malah nanya 'nah ngapain..' DK-nya menggerakkan tangan di dalam baju makanya jadi tambah ramai," ujar Dedek, Kamis (29/2/2024) malam.

Mengenai keterangan yang ada di dalam video yakni '250k sampe keluar', ia juga tidak benar-benar serius dalam membuat keterangan itu.

"Itu spontan saja jadi caption, hanya untuk bercanda saja mas. Persepsinya orang-orang itu adalah pelecehan padahal hanya candaan, diupah Rp 250 ribu itu tidak ada sama sekali ngasih uang itu tidak ada," katanya.

Pasca video viral dan mendapat sorotan dari banyak pihak, Dedek meminta maaf karena video yang diunggah di akun Instagram-nya membuat gaduh.

"Saya mohon maaf kalau ada pihak yang dirugikan terutama keluarga DK. Itu tidak ada karena spontan saja. Saya mohon video itu jangan disebar lagi saya capek dan keluarga DK capek," katanya.
 

 

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved