Pemilu 2024

Segini Suara Sementara Erfin Dwi Sudanto Caleg PAN di Bondowoso,Viral Rela Jual Ginjal Demi Kampanye

Hasil suara sementara sosok Erfin Dewi Sudanto, calon legislatif dari Partai Amanat Nasional (PAN) sempat viral karena ingin menjual ginjalnya

Penulis: Aggi Suzatri | Editor: Moch Krisna
Tribunjateng.com
Hasil suara sementara sosok Erfin Dewi Sudanto, calon legislatif dari Partai Amanat Nasional (PAN) sempat viral karena ingin menjual ginjalnya 

TRIBUNSUMSEL.COM- Masih ingatkah dengan sosok Erfin Dewi Sudanto, calon legislatif dari Partai Amanat Nasional (PAN) sempat viral karena ingin menjual ginjalnya demi modal kampanye.

Kini, meski perhitungan suara masih berlangsung, caleg nomor urut 9 dapil Bondowoso 1, Jawa Timur, ini ternyata mendapatkan hasi real count cukup rendah.

Tampaknya harapan Erfin untuk menduduki kursi DRPD kota Bondowoso pupus.

Baca juga: Nasib Erfin Dewi Sudanto, Caleg PAN di DPRD Bondowoso yang Viral Karena Jual Ginjal, Suaranya Jauh

Dari perhitungan suara real count KPU pada Senin, (19/2/2024) pukul 17.00 WIB ini, Erfin hanya berhasil memperoleh 40 suara.

Raihan suara itu didapat dari jumlah 475 TPS atau 53.89 persen.

Angka itu jauh di bawah Malik Atamimi, caleg PAN nomor urut 1 yang memperoleh 1.244 suara.

Dengan jumlah sekecil itu, besar kemungkinan Erfin gagal memperoleh kursi DPRD Bondowoso.

Nasibnya kini tak diketahui. Akun Instagram mengatasnamakan dirinya tidak update sejak empat tahun lalu.

Rela Jual Ginjal

Sebelumya, viral aksi Erfin Dewi Sudanto, calon legislatif (caleg) di Bondowoso rela menjual ginjalnya menuai sorotan.

Erfin Dewi Sudanto mengungkapkan alasannya rela kehilangan salah satu ginjalnya untuk biaya kampanye di Pemilihan Umum Februari 2024 mendatang.

Erfin Dewi Sudanto.adalah warga Desa Bataan Kecamatan Tenggarang Bondowoso.

Ia maju sebagai caleg dari Partai PAN dengan Nomor urut 9 Daerah Pemilihan 1.

Baca juga: Sosok Erfin Dewi Sudanto, Caleg PAN Bondowoso Rela Jual Ginjal Demi Jadi Anggota DPRD, Ngaku Ngabdi

Menurutnya, hal tersebut dilakukan lantaran dana kampanye yang dibutuhkannya cukup besar.

Erfin mengaku tak memiliki uang yang cukup untuk membiayai kampanyenya ke masyarakat.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved