Berita Selebriti

Pengakuan Angger Dimas Bela Tamara Tyasmara Usai Dihujat, Sebut Eks Istri Tegas Soal Mengurus Anak

Banyaknya hujatan yang diterima Tamara, Angger Dimas selaku mantan suami pun kini membela eks istrinya. menyebut jika Tamara sosok galak dan tegas

Penulis: Aggi Suzatri | Editor: Weni Wahyuny
ig/anggerdimas
Banyaknya hujatan yang diterima Tamara, Angger Dimas selaku mantan suami pun kini membela eks istrinya. menyebut jika Tamara sosok galak dan tegas 

"Korban berusahan ketepian kolam, namun tersangka melakukan gerakan yang mencurigakan sehingga korban tidak dapat meraih ketepian kolam," jelas Kombes Pol Wira.

Setelah itu, Dante batuk-batuk. Yudha Arfandi kemudian mengangkat Dante ke tepian kolam dan memberikan bantuan.

Saat itu, Dante sudah tidak bernapas dan mengeluarkan buih dan sisa makanan dari mulutnya.

Saksi-saksi di kolam renang juga memberikan bantuan pertama kepada Dante, namun nyawanya tidak tertolong.

"Selanjutnya tersangka mengangkat korban dan meletakan ketepi kolam, setelah diketahui dari saksi kolam renang, korban diketahui sudah tidak bernapas dari mulut dan hidung mengeluarkan sisa makana dan bui, kemudian korban dinyatakan meninggal," lanjutnya.

Kesedihan Guru Dante Tahu Muridnya Tewas Tenggelam

Pihak sekolah Dante, yakni guru di Yayasan & Parents Relation Janitra Bina Manusa School kini mengungkap kesedihannya setelah tahu muridnya tewas tenggelam.

Namun dalam kesempatan itu, pihak sekolah mengungkap fakta tak terduga bahwa anak Tamara Tyasmara itu mempunyai trauma dengan berenang.

Kesedihan Guru Dante Tau Muridnya Tewas Tenggelam, Ungkap Fakta Anak Tamara Tyasmara Trauma Berenang
Kesedihan Guru Dante Tau Muridnya Tewas Tenggelam, Ungkap Fakta Anak Tamara Tyasmara Trauma Berenang (instagram/tamaratyasmara / instagram/lambe_turah)

Dante disebut tampak ketakutan dan tak percaya diri setiap mengikuti sesi pembelajaran renang di sekolah.

"Saat pertama kali awal kala sesi renang diadakan di sekolah Dante sangat ketakutan dan tidak mau lepas dari pelukan gurunya," kata Wani Siregar selaku Ketua Yayasan & Parents Relation Janitra Bina Manusa School dilansir dari Tribun Seleb.

Bukan hanya sekali, ketakutan itu dialami Dante setiap kali mengikuti pelajaran renang.

Namun Dante tetap berusaha kuat mengikuti pelajaran renang meski kurang percaya diri.

"Tapi Dante masih terlihat kurang percaya diri untuk berenang, meskipun sudah dengan panduan dari coach nya maupun dengan menggunakan swimming board," jelas Wani.

"Dante memilih untuk melihat keadaan kolam dan kondisi teman-temannya bermain di kolam sebelum akhirnya siap dan mau untuk berada dalam air," lanjutnya.

Ketika duduk di pinggir kolam, Dante kemudian melihat-lihat sambil mengobservasi keadaan kolam dan kondisi teman-temannya yang sedang bermain dan belajar renang di dalam kolam dengan pelatihnya.

“Setelah beberapa lama mengobservasi, baru kemudian Dante akhirnya memutuskan siap dan mau untuk masuk ke dalam air,” tutur Wani.

Wani juga mengungkapkan, Dante selalu jadi peserta paling akhir untuk melakukan aktivitas rutin dalam sesi renang.

Menurut Wani, rupanya Dante pernah mengalami insiden di kolam renang hingga membuatnya trauma.

Akan tetapi tak diketahui jelas penyebab Dante mengalami trauma.

"Di kolam sekolah Dante tidak pernah mengalami hal buruk. Namun untuk rasa takut dan tidak nyamannya Dante terhadap kolam menurut penjelasan dari Ibu Tamara, Dante pernah mengalami insiden tenggelam saat berenang di hotel," tutur Wani.

Baca berita lainnya di google news

Ikuti dan Bergabung di Saluran Whatsapp Tribunsumsel.com

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved