Berita Selebriti
Pengakuan Angger Dimas Bela Tamara Tyasmara Usai Dihujat, Sebut Eks Istri Tegas Soal Mengurus Anak
Banyaknya hujatan yang diterima Tamara, Angger Dimas selaku mantan suami pun kini membela eks istrinya. menyebut jika Tamara sosok galak dan tegas
Penulis: Aggi Suzatri | Editor: Weni Wahyuny
TRIBUNSUMSEL.COM- Belakangan artis Tamara Tyasmara diterpa hujatan atas kematian putranya, Dante tenggelam di kolam renang.
Tamara Tyasmara disalahkan dan dinilai lalai lantaran mempercayakan putra sematawayangnya dititipkan pada pihak yang bukan keluarga, yakni sang kekasih.
Banyaknya hujatan yang diterima Tamara, Angger Dimas selaku mantan suami pun kini membela eks istrinya.
Baca juga: Tamara Tyasmara Bicara Soal Hubungan dengan Yudha, Kondisi 2 Tahun Pacaran Dibongkar ke Penyidik
Meski telah lama bercerai, Angger mengaku tahu betul tabiat asli mantan istrinya itu, terlebih dalam mengurus anak.
Dikutip dari YouTube Cumicumi, Sabtu (17/2/2024), Angger Dimas mengaku bahwa Tamara Tyasmara memang orang yang detail sejak menikah dengan dirinya.
"Yang saya tahu Tamara itu memang dari menikah sama saya ya orangnya se detail itu," kata Angger Dimas.
Hal itu diungkapnya terkait pengakuan Tamara soal mensurvei kolam renang beberapa hari sebelum Dante meninggal tenggelam.
DJ 35 tahun asal Jakarta ini juga menyebut jika Tamara sosok yang galak dan tegas.
Bahkan Tamara disebutnya bisa sangat marah jika anaknya diperlakukan tidak baik.
"Anaknya misalnya yang menurut dia tuh tidak diperlakukan dengan tidak baik aja dia galaknya minta ampun."
"Memang dia tuh galak, galak terhadap keinginan anaknya ya," ujarnya.
Baca juga: Alvin Lim Ikut Soroti Kematian Dante Anak Tamara Tyasmara, Cium Kejanggalan
Selain itu, kata Angger, Tamara juga tegas dalam mendidik anaknya.
"Oh iya tegas banget dia," katanya.
Soal persepsi masyarakat terkait sifat dari Tamara hingga menyudutkan sang artis, Angger mengakui dirinya tak mau ikut campur.
Angger lebih memilih untuk terus mengawal kasus kematian anaknya yang janggal.

Terlebih Angger ingin penyebab kematian anaknya bisa segera terungkap dengan jelas.
"Saya sih nggak ikut-ikutan ya kalau masalah itu, itu kan persepsi publik aja."
"Kalau saya cuman fokusnya ke anak saya aja udah."
"Anak saya harus dibuka bagaimana nanti ya keputusan dari bagaimana polisi nanti ngoper ini ke Kejaksaan, tetap kawal terus," terangnya.
Sementara Angger menilai kasus anaknya tersebut yakni suatu kejahatan yang tidak biasa karena telah menghilangkan nyawa seorang anak.
"Karena ini bukan kejahatan yang biasa menurut saya."
"Ini kan kematian seorang anak gitu," tandasnya.
Angger meminta publik berhenti menghakimi Tamara dan menghargai proses hukum yang berlangsung saat ini.
Tamara Jalani Pemeriksaan Kejiwaan
Tamara Tyasmara, ibu dari Raden Adante Khalif Pramudityo alias Dante (6) menjalani pemeriksaan kejiwaan, buntut kasus kematian putranya, Kamis (15/2/2024).
Hal tersebut diungkap oleh Kasubdit Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya AKBP Rovan Richard Mahenu.
Tamara Tyasmara menjalani pemeriksaan kejiwaan terkait kematian Dante yang tewas tenggelamkan diduga oleh pacarnya, Yudha Arfandi.
"Iya (pemeriksaan) di (markas) polda jam 16.00 WIB. Enggak tahu (apa hal yang didalami), materi dari petugas Apsifor," ujar Kasubdit Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya AKBP Rovan Richard Mahenu melalui pesan singkat dilansir dari Kompas.com
Sementara itu, kuasa hukum Tamara, Sandy Arifin, memastikan bahwa kliennya akan hadir pada pemeriksaan tersebut.
"Insya Allah hadir," ucap dia.
Baca juga: Yudha Arfandi Tenggelamkan Anak Tamara Terlama Durasi 54 Detik,Dante Berusaha Ketepian Ditarik
Di sisi lain, sebelumnya pemeriksaan ini juga dijalani oleh Angger Dimas yakni ayah kandung dari Dante.
Angger Dimas menjalani pemeriksaan psikologis selama 2,5 jam di Mapolda Metro Jaya, Selasa (13/2/2024).
Angger mendapatkan beberapa pertanyaan, terutama soal kondisinya setelah putranya meninggal dunia karena tenggelam di kolam renang.
"Kalau hasil (pemeriksaan) itu nanti akan dipaparkan sama polisi. Jadi kami belum tahu hasilnya seperti apa, tetapi tadi so far cuma ditanya normatif," kata Angger.
Angger mengaku kesal lantaran selama ini dia sudah menaruh curiga terhadap pelaku, yakni Yudha Arfandi (33), yang tak lain kekasih Tamara.
"Ini lho kecurigaan seorang bapak terhadap anaknya. Curiga, 'Kok seperti ini?' itu saja. Untuk otopsi segala macam, terus kronologi dari polisi, bisa saya pastikan itu benar," tutur Angger.
Dalam kasus ini, polisi telah menetapkan Yudha Arfandi sebagai tersangka.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Wira Satya Triputra menjelaskan, Yudha membenamkan Dante di kolam renang sedalam 1,5 meter di Taman Air Tirtamas, Duren Sawit, Jakarta Timur, Sabtu (27/1/2024).
"Di dalam kolam dengan kedalaman 150 cm atau 1,5 meter tersebut, korban dibenamkan kepalanya sebanyak 12 kali," ucap Wira.
"Modus operandi berdasarkan penyidikan dan penyelidikan yang dilakukan bahwa tersangka melihat kearah kekana dan kekiri memastikan tidak ada yang melihat dan membenamkan korban sebanyak 12 kali dengan durasi waktu, waktu bervariatif antara lain 14 detik, kemudian 24 detik, kemudian 4 detik, kemudian 2 detik, kemudian 26 detik, kemudian 4 detik, 21 detik, 7 detik, 17 detik, 8 detik, dan 26 detik," jelas Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Wira Satya kepada wartawan, Senin (12/2/2024). Dilansir Youtube Kompas TV
Sementara durasi terlama Dante ditenggelamkan oleh Yudha selama 54 detik.
"Sedangkan yang terakhir sebanyak sebanyak 54 detik. Nanti untuk penjelasan dari pada durasi dibenamkannya di kolam akan diberikan penjelasan dari tim analisis IT Puslabfor," tegas Kombes Pol Wirasatya.
Disisi lain, Yudha Arfandi rupanya memaksa anak Tamara Tyasmara sang kekasih masuk ke air 30 detik sebanyak 12 kali.
Bahkan hal tersebut dilakukan Yudha Arfandi saat kondisi di kolam renang sepi.
Dirkrimsus Polda Metro Jaya Kombes Pol Wira Satya Triputra menjelaskan Yudha Arfandi melakukan gerakan mencurigakan sehingga Dante tidak dapat meraih tepi kolam.
"Korban berusahan ketepian kolam, namun tersangka melakukan gerakan yang mencurigakan sehingga korban tidak dapat meraih ketepian kolam," jelas Kombes Pol Wira.
Setelah itu, Dante batuk-batuk. Yudha Arfandi kemudian mengangkat Dante ke tepian kolam dan memberikan bantuan.
Saat itu, Dante sudah tidak bernapas dan mengeluarkan buih dan sisa makanan dari mulutnya.
Saksi-saksi di kolam renang juga memberikan bantuan pertama kepada Dante, namun nyawanya tidak tertolong.
"Selanjutnya tersangka mengangkat korban dan meletakan ketepi kolam, setelah diketahui dari saksi kolam renang, korban diketahui sudah tidak bernapas dari mulut dan hidung mengeluarkan sisa makana dan bui, kemudian korban dinyatakan meninggal," lanjutnya.
Kesedihan Guru Dante Tahu Muridnya Tewas Tenggelam
Pihak sekolah Dante, yakni guru di Yayasan & Parents Relation Janitra Bina Manusa School kini mengungkap kesedihannya setelah tahu muridnya tewas tenggelam.
Namun dalam kesempatan itu, pihak sekolah mengungkap fakta tak terduga bahwa anak Tamara Tyasmara itu mempunyai trauma dengan berenang.

Dante disebut tampak ketakutan dan tak percaya diri setiap mengikuti sesi pembelajaran renang di sekolah.
"Saat pertama kali awal kala sesi renang diadakan di sekolah Dante sangat ketakutan dan tidak mau lepas dari pelukan gurunya," kata Wani Siregar selaku Ketua Yayasan & Parents Relation Janitra Bina Manusa School dilansir dari Tribun Seleb.
Bukan hanya sekali, ketakutan itu dialami Dante setiap kali mengikuti pelajaran renang.
Namun Dante tetap berusaha kuat mengikuti pelajaran renang meski kurang percaya diri.
"Tapi Dante masih terlihat kurang percaya diri untuk berenang, meskipun sudah dengan panduan dari coach nya maupun dengan menggunakan swimming board," jelas Wani.
"Dante memilih untuk melihat keadaan kolam dan kondisi teman-temannya bermain di kolam sebelum akhirnya siap dan mau untuk berada dalam air," lanjutnya.
Ketika duduk di pinggir kolam, Dante kemudian melihat-lihat sambil mengobservasi keadaan kolam dan kondisi teman-temannya yang sedang bermain dan belajar renang di dalam kolam dengan pelatihnya.
“Setelah beberapa lama mengobservasi, baru kemudian Dante akhirnya memutuskan siap dan mau untuk masuk ke dalam air,” tutur Wani.
Wani juga mengungkapkan, Dante selalu jadi peserta paling akhir untuk melakukan aktivitas rutin dalam sesi renang.
Menurut Wani, rupanya Dante pernah mengalami insiden di kolam renang hingga membuatnya trauma.
Akan tetapi tak diketahui jelas penyebab Dante mengalami trauma.
"Di kolam sekolah Dante tidak pernah mengalami hal buruk. Namun untuk rasa takut dan tidak nyamannya Dante terhadap kolam menurut penjelasan dari Ibu Tamara, Dante pernah mengalami insiden tenggelam saat berenang di hotel," tutur Wani.
Baca berita lainnya di google news
Ikuti dan Bergabung di Saluran Whatsapp Tribunsumsel.com
Berita Selebriti
Angger Dimas
Tamara Tyasmara
Anak Tamara Tyasmara Meninggal
Dante Anak Tamara Tyasmara
Tribunsumsel.com
Duduk Perkara Ahmad Dhani Nyaris Diusir dari Rapat DPR RI, Ruangan Mendadak Hening |
![]() |
---|
VIDEO Detik-detik Ahmad Dhani Nyaris Diusir dari Rapat RUU Hak Cipta Gegara Interupsi Ariel & Judika |
![]() |
---|
VIDEO Nafa Urbach Sesumbar Relakan Gaji dan Tunjangan DPR untuk Guru usai Panen Kritikan |
![]() |
---|
Unggahan Instagram Lisa Mariana dan Suami jadi Sorotan, Isyaratkan Rumah Tangga Alami Keretakan |
![]() |
---|
Sosok Yetty Wijaya, Artis Senior Pengisi Soundtrack Catatan Si Boy V Meninggal di Usia 74 Tahun |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.