Arti Kata Bahasa Arab

Kumpulan Doa Pembuka-Pengantar Pidato Bahasa Arab dan Arti, Alhamdulillahilladzi hingga Innalhamda

Sudah menjadi adab atau kebiasaan saat menyampaikan pidato atau sambutan di acara-acara formal, perlu kata pengantar dengan membacakan doa pembuka

Penulis: Lisma Noviani | Editor: Lisma Noviani
tribunsumsel/lisma
Kumpulan Doa Pembuka-Pengantar Pidato Bahasa Arab dan Arti, Alhamdulillahilladzi hingga Innal Hamda 

Latin:
Alhamdulillahi hamdan syakirin hamdan na’imin hamdan yuwafi ni’amahu wa yukaafi-u maziidahu, Alllahumma sholli wa sallim ‘ala nabiyyina muhammadin shollahu ‘alaihi wa sallam wa ‘ala alihi wa shohbihi ajma’in.

Artinya:
“Segala puji bagi Allah dengan pujian orang-orang yang bersyukur atas segala nikmat, pujian yang mencakup atas semua nikmat-nikmat-Nya dan setara dengan tambahan-Nya. Ya Allah! Berilah shalawat dan salam atas nabi kami Muhammad ﷺ dan keluarganya serta seluruh sahabatnya”.

7.Alhamdulillahil ladzii an’ama ‘alaina bini’matil iimaan


الْحَمْدُ لِلهِ الَّذِيْ أَنْعَمَ عَلَيْنَا بِنِعْمَةِ اْلإِيْمَانِ وَاْلإِسْلاَمِ وَنُصَلِّيْ وَنُسَلِّمُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ خَيْرِ اْلأَنَامِ وَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِهِ ذَوِي الحُقُوْقِ والكِرَامِ، اَمَّا بَعْد

Latin:
Alhamdulillahil ladzii an’ama ‘alaina bini’matil iimaan wal islaam, wanushalli wanusallimu ‘alaa sayyidinaa muhammadin khairil anam, wa ’ala aalihii wasohbihi dzawil huquuqi wal kiram, amma ba’du.

Artinya:
“Segala puji bagi Allah yang telah memberi kepada kita nikmat iman dan islam. Kita ucapkan sholawat dan salam kepada Nabi Muhammad manusia terbaik, dan kepada para keluarga dan sahabatnya yang memiliki kebenaran dan kemuliaan”.

 


9. Innalhamda Lillah

إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ، أَمَّا بَعْدُ

Latin:
Innal hamda lillah, nahmaduhu wanasta’inuhu wanastaghfiruh, wa na’udzubillahi min syuruuri anfusina wa min sayyi-aati a’maalinaa, may-yahdihil laahu falaa mudhillalah, wa-may yudhlil falaa haadiyalah, Asyhadu an-laa ilaa-ha illallaah, wahdahula syariikalah wa-asyhadu anna muhammadan ‘abduhu wa rasuluhul ladzi laa nabiya ba’dah.

Artinya, “Segala puji bagi Allah yang hanya kepada-Nya kami memuji, memohon pertolongan, dan mohon keampunan. Kami berlindung kepada-Nya dari kekejian diri dan kejahatan amalan kami. Barang siapa yang diberi petunjuk oleh Allah maka tidak ada yang dapat menyesatkannya, dan barang siapa yang tersesat dari jalan-Nya maka tidak ada yang dapat memberinya petunjuk. Aku bersaksi bahwa tiada sembahan yang berhak disembah melainkan Allah saja, yang tiada sekutu bagi-Nya. Dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba-Nya dan Rasul-Nya”.

9. Alhamdulillahi wahdahu, wash-shalaatu was-salaamu

الـحَمْدُ للهِ وَحْدَهُ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى مَنْ لَانَبِيَّ وَلَارَسُوْلَ بَعْدَهُ، وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ تَبِعَ بِـهُدَاهُ إِلَى يَوْمِ القِيَامَةِ، أَمَا بَعْدُ

Latin:
Alhamdulillahi wahdahu, wash-shalaatu was-salaamu ‘alaa man laa nabiyya wa laa rasuula ba’dahu, wa ‘alaa aalihi wa shahbihi wa man tabi’a bihudaahu ilaa yawmil-qiyaamati, amma ba’du.

Artinya, “Segala puji hanya milik Allah semata, shalawat dan salam selalu tercurah kepada yang tidak ada nabi dan rasul setelahnya, kepada keluarga, sahabat, dan yang mengikuti petunjuknya hingga hari Kiamat”.

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved