Ketua KPPS di Palembang dibacok Linmas

Ketua KPPS 30 Ilir Palembang Dibacok Linmas, Baru Saling Kenal di TPS

Lurah 30 Ilir, Syafran mengatakan dari informasi awal yang ia terima pemicu pembacokan itu diduga disebabkan dua hal.

Penulis: Rachmad Kurniawan | Editor: Sri Hidayatun
rachmad kurniawan/tribunsumsel.com
Lurah 30 Ilir bersama Babinkamtibmas dan Babinsa setempat ketika datang ke lokasi kejadian. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Osa (34) seorang Ketua KPPS di TPS 02 Kelurahan 30 Ilir Palembang dibacok linmas, akibatnya ia alami luka dibagian kepala.

Diketahui korban dan pelaku baru saling kenal ketika menjadi panitia di TPS saat Pemilu berlangsung.

Lurah 30 Ilir, Syafran mengatakan dari informasi awal yang ia terima pemicu pembacokan itu diduga disebabkan dua hal.

"Sesuai informasi yang kami dapat pemicunya istri pelaku ingin didahulukan ketika antre di TPS namun tidak diberi oleh korban. Lalu ada lagi menurut informasi dari korban, pelaku hendak meminjam uang dengan korban. Dengan jaminan uang insentifnya sebagai Linmas," ujar Syafran saat dijumpai di lokasi, Kamis (15/2/2024).

Soal jaminan uang insentif sebagai jaminan ketika meminjam uang kepada korban masih dugaan saja.

Baca juga: Kronologi Ketua KPPS 30 Ilir Palembang Dibacok Linmas, Istri Korban Ungkap Dugaan Pemicunya

Namun tak dipungkiri perihal pelaku meminjam uang itu benar adanya menurut korban.

Syafran menyebut insentif bagi petugas KPPS memang belum dibayarkan sama sekali.

"Memang belum ada dibayar, bukan berarti ditahan insentifnya," katanya.

Antara korban dan pelaku baru kenal ketika sama-sama menjadi panitia TPS saat pemilihan umum.

"Korban bukan warga sini tapi dia menantunya Ketua RT. Sementara pelaku memang warga sini, jadi mereka tidak saling kenal awalnya, ketemunya disini waktu jadi ketua KPPS," katanya.

Baca berita menarik lainnya di google news

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved