Guru Tabrak Siswa di Jakarta
Reaksi Histeris Orangtua Lihat Rekaman CCTV Anak Ditabrak Guru SMPN 88 Jakarta, Syok Lihat Kondisi
Terkuak reaksi histeris dari orangtua siswa saat melihat rekaman CCTV anaknya ditabrak guru SMPN 88 Jakarta, syok lihat kondisi korban sampai pingsan
Penulis: Thalia Amanda Putri | Editor: Slamet Teguh
Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Thalia Amanda Putri
TRIBUNSUMSEL.COM - Terkuak reaksi histeris dari orangtua siswa saat melihat rekaman CCTV anaknya ditabrak guru SMPN 88 Jakarta.
Baca juga: Kronologi Guru SMPN 88 Jakarta Tabrak Siswa Depan Sekolah, Nekat Kendarai Mobil Padahal Tak Mahir
Saat itu para orangtua korban merasa syok lihat kondisi anaknya ditabrak mobil depan SMPN 88 Jakarta oleh gurunya sendiri.

Bahkan hal tersebut semakin pilu ketika orangtua korban mengetahui seorang siswa terjepit mobil dan tak lama kemudian pingsan.
Ia adalah A, siswi yang memang kondisinya paling parah akibat ditabrak guru B.
"Ya begitu melihat benturan mereka pada kaget teriak semua,"kata Ahmad Yani, wakil bidang kesiswaan SMP 88 Jakarta Barat ditemui di sekolah tempatnya mengajar, Kamis (18/1/2024) dilansir dari Tribun Jakarta.
Menurut Yani, pihaknya sengaja memberikan akses ke orangtua korban untuk melihat rekaman CCTV saat kecelakaan terjadi.
Hal itu dilakukan pada Senin (15/1/2024) saat pihak sekolah memfasilitasi mediasi antara keluarga korban dan sang guru B. Adapun kecelakaan itu terjadi pada Kamis (11/1/2024) sore sepulang sekolah.
"Tapi kita sudah meminta mereka untuk tidak merekam apalagi menyebarkan rekaman CCTV itu,
cukup dilihat aja biar jelas kronologinya seperti apa," kata Yani.
Baca juga: Sosok Luker Feller Tiktoker Lampung Ngaku Jadi Manajer di AS, Punya Gaji Rp 50 Juta Perbulan Usia 19
Baca juga: Kisah Sosok Mbah Melan Kakek 78 Tahun Viral Mengajar Matematika Lewat Tiktok, Ngaku Panggilan Hati
Bahkan akibat tertabrak mobil guru B, kondisi parah dialami oleh siswi A yang sempat pingsan.
Saat itu, pihak sekolah tak langsung membawa korban ke rumah sakit tetapi dibawa ke ruang UKS.
"Karena waktu itu posisinya hujan,
kita juga bingung harus gimana.
Akhirnya tunggu orang tuanya dulu baru kemudian dibawa ke Rumah Sakit Pelni," kata Yani.
Kondisi Siswa A
Sementara itu Yani mengaku telah menjenguk ketiga korban, baik yang masih dirawat di rumah sakit maupun yang di rumah.
Namun, ia enggan berbicara detail mengenai kondisi A.
"Kalau yang A biar dokter yang menyimpulkan, tetapi pas saya jenguk, dia sudah bisa diajak komunikasi," tuturnya.

Sedangkan AD luka di bagian paha kanan sampai lutut memar dan berad di rumahnya.
Sementara itu, akibat kasus ini, Kepala Sekolah SMP 88 Sulistyowati dan Guru berinisial B dipanggil Dinas Pendidikan DKI Jakarta untuk dimintai klarifikasi.
Sebab, dari pihak keluarga korban mengaku sempat ada intimidasi yang diberikan oleh keluarga guru B.
Terkait informasi itu, Yani juga mengaku tidak mengetahuinya.
"Yang jelas hari senin kami sudah datangkan ke sekolah gimana kesepakatan mereka. Di sini kami hanya memediasi saja, kelanjutannya seperti apa tidak tahu," ujarnya.
Kronologi Kejasian
Kejadian pilu tersebut berawal dari aksi nekat sang guru yang mengendarai mobil padahal tak mahir mengemudi hingga berujung menabrak siswanya.
Awalnya B, guru tersebut ingin keluar dari halaman sekolahnya menggunakan mobil pribadi, Kamis (11/1/2024).
Baca juga: Nasib Guru SMKN 5 Denpasar Hukum 1,5 Jam Siswa Telat 3 Menit, Arya Wedakarna Minta Lakukan Ini

Saat itu kondisi sekolah tengah dilanda ingin keluar dari halaman sekolahnya menggunakan mobil pribadi, Kamis (11/1/2024).
Alasannya karena takut sepatu siswa basah karena harus digunakan lagi esok hari.
Sebab, siswa yang tidak pakai sepatu seragam esok hari bisa dihukum.
Kemudian saat waktu menunjukkan pukul 15.00 WIB, guru berinisial B ini hendak pulang menggunakan mobil Suzuki Ertiga Silver.
Biasanya, guru B itu meminta bantuan ke rekannya yang lain untuk memundurkan kendaraannya.
Akan tetapi saat itu guru S yang biasa membantu tengah mengantar siswanya lomba di luar sekolah.
Sehingga tidak ada yang bisa membantu dan guru Bahasa Indonesia tersebut nekat memundurkan mobilnya sendiri.
Tapi karena kurang mahir mengendarai mobil dalam keadaan mundur, akhirnya guru B tersebut hanya maju dan mundur.
Baca juga: Sosok Guru di Prabumulih Viral Paksa Murid Berinfaq, Rekam Siswa Tak Beri Sumbangan Hingga Malu
Kepala Sekolah SMPN 88 Palmerah, Sulistyowati sebenarnya melihat dari CCTV yang ada di ruangannya mobil yang dikendarai guru B maju mundur.
Tapi Kepala Sekolah SMPN 88 Palmerah tidak bergegas keluar ruangan dan melihat ke arah parkiran mobil.
Saat itulah tiga siswa berinisial A, K dan AD sedang berada di depan pos security SMPN 88 Palmerah ditabrak oleh gurunya.
Baca juga berita lainnya di Google News
Perintah Disdik Larang Guru Parkir Mobil di Sekolah, Imbas Tabrak 3 Siswa SMPN 88 di Sekolah |
![]() |
---|
Kepsek SMP Palmerah Pesan Guru Tabrak 3 Siswi Kasus Kecil, Satu Orang Terancam Tak Bisa Punya Anak |
![]() |
---|
Nasib Siswi SMP yang Ditabrak Guru SMPN 88 Palmerah, Dokter Sebut Terancam Tak Bisa Punya Anak |
![]() |
---|
Kondisi 3 Siswi SMPN 88 Palmerah Usai Ditabrak Gurunya, Satu Korban Dipastikan Tak Bisa Mengandung |
![]() |
---|
Sosok Sulistyowati Kepsek SMPN 88 Palmerah Terancam Dipecat Usai Guru Tabrak 3 Siswi Hingga Terjepit |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.