Siswi SMKN 5 Denpasar Dihukum Guru
Kronologi Siswi SMK Dihukum Guru Nulis 1,5 jam Gegara Telat 3 Menit, Arya Wedakarna: Ibu Hebat?
Kronologi siswa SMK di Bali dihukum guru Bimbangan Konseling (BK) nulis 1,5 jam gegara terlambat tiga menit.
Penulis: Laily Fajrianty | Editor: Kharisma Tri Saputra
"Saya mengeluarkan uang APBN ini agar mereka masuk kelas bukan untuk dihukum, hukuman tuh yang humanis aja ibu jangan begitu," tambahnya.
"Ibu merasa paling hebat? terus anak-anak gimana, mereka mungkin macet, kami aja telat 5 menit gak masalah karena situasional," terangnya lagi.
Kendati begitu, Senator Bali ini pun meminta agar guru SMKN 5 Denpasar datang ke kantornya menjelaskan tujuan dari aturan hukuman siswa telat.
"Saya akan undang anda menghadap saya jelaskan apa maksud dan tujuannya, kalau perlu kita depan aparat," ujarnya.
Baca juga: Nasib Siswi SMK Menang Lomba Rp10 Juta, Diberi Rp350 Ribu Secara Tertutup, Kepsek Minta Maaf
Selain itu, Arya Wedakarna menolak keras handphone dikumpulkan diruang BK.
"Siswa terlambat hanya 3 menit, tp diberi tugas jingga 1,5 jam menulis tugas yg tdk ada hubungan. Dengan alasan tugas literasi, siswa sampai ketinggalan 2 Mata Pelajaran. Menurut DPD RI AWK Siswa terlambat sedikit tidak apa2 asal selamat dijalan, apalagi kondisi DPS macet. DPD RI menolak juga HP siswa dikumpulkan diruang BK karena BK "curiga" siswa main HP saat dpt tugas. Lokasi SMK Negeri 5 Denpasar ( admin ) @jokowi #wedakarna #wedakarnasmkn5denpasar," bunyi keterangan caption @aryawedakarnasuyasa.
Peristiwa siswa telat dihukum ini netizen pun banyak menuai beragam komentar, banyak netizen pun yang tidak setuju dengan aksi guru BK yang dinilai berlebihan dalam memberikan hukuman.
"Guru itu tahu apa yang dia lakukan, itu bukan hukuman tapi mendidik bagaimana kita menghargai waktu dan di dunia nyata " tulis akun @danco
"Itu mengajarkan anak disiplin bang, kali telat bsok brrt bangun lebih pagi lagu" tulis akun @beemine
"Hukuman kecil itu mah kecilan gue dulu seharian nulis astagfirullah 1000, bismillah 1000, assalamu'alaikum 1000" tulis akun @tahris
Baca berita lainnya di Google News
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.