Dua Remaja Putri Duel Pakai Celurit

Anaknya Ditangkap Polisi, Orangtua 2 Remaja Putri Duel Pakai Celurit di Palembang Kini Saling Lapor

Orangtua dua remaja putri viral duel pakai celurit kini saling lapor ke Polrestabes Palembang.

SRIPOKU/ANDYKA WIJAYA/IG Palembang.Kantep
Orangtua dua remaja putri viral duel pakai celurit kini saling lapor ke Polrestabes Palembang. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG -- Viral video dua remaja putri duel pakai celurit di Palembang kini berbuntut panjang sebab orangtua masing-masing remaja tersebut saling lapor polisi. 

Sebelumnya, kabar terbaru diketahui kedua remaja putri duel pakai celurit itu sudah ditangkap polisi. 

Hingga kini kedua remaja berinisial AP dan IT tersebut masih menjalani pemeriksaan oleh kepolisian. 

Nasbirin (50) orangtua IT membuat laporan ke Polrestabes Palembang

Laporan ini menyusul tindakan Cecep Ican Saputra (35), orangtua AP yang sudah lebih dulu membuat laporan ke polisi. 

Kepada petugas, Nasbirin menuturkan peristiwa kekerasan yang dialami anaknya baru dia ketahu setelah melihat video viral kejadian itu dari keponakannya. 

"Tahu dari keponakan saya awalnya pak. Lalu saya melihat video tersebut. Ternyata memang bener anak saya," ungkapnya kepada petugas saat membuat laporan, Rabu (17/1/2024) dini hari. 

Baca juga: Sosok Guru di Prabumulih Viral Paksa Murid Berinfaq, Rekam Siswa Tak Beri Sumbangan Hingga Malu

Tangkap layar rekaman video dua remaja putri duel pakai celurit di Palembang.
Tangkap layar rekaman video dua remaja putri duel pakai celurit di Palembang. (Twitter @sedangrame)

Setelah melihat video itu, Nasirin langsung bergegas bertanya kepada anaknya. 

Kata Nasirin, anaknya mengakui bahwa orang dalam video viral tersebut benar dirinya. 

"Ketika saya tanya sama anak saya bener dalam video itu anak saya," katanya.

Lalu, ia pun mengecek kondisi IT dan diketahui anaknya mengalami luka di bagian muka dan kepala.

"Oleh itulah saya laporankan. Anak saya juga mengalami luka. Mereka melapor saya juga melapor, jadi sama sama lapor," katanya. 

"Saya berharap atas laporan ini, laporan kami ditindaklanjuti segera," harapnya. 

Sementara, laporan Nasbirin sudah diterima oleh anggota SPKT, Poltestabes, Palembang dan akan ditindaklanjuti segera. 

Orangtua AP Lebih Dulu Lapor

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved