Dump Truck Tersangkut di Stasiun LRT
Truk Hantam Stasiun LRT Asrama Haji, Operasional Pelayanan LRT Tidak Terganggu
Kecelakaan melibatkan dump truck nomor polisi BA 8746 AU di sisi barat Stasiun LRT Asrama Haji tak mempengaruhi operasional layanan LRT.
Penulis: Linda Trisnawati | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Kecelakaan melibatkan dump truck nomor polisi BA 8746 AUdi sisi barat Stasiun LRT Asrama Haji (Arah Bandara) tak mempengaruhi operasional layanan LRT.
Kepala Balai Pengelola Kereta Api Ringan Sumsel Rode Paulus mengatakan saat kejadian petugas di lapangan langsung diluncurkan.
"Kebetulan di waktu yang sama kami sedang melaksanakan posko pemantauan Natal dan Tahun Baru (Nataru), sehingga mereka langsung sigap," kata Rode Paulus, Sabtu (23/12/2023).
Berdasarkan keterangan yang dihimpun, selain tim dari Balai Pengelola Kereta Api Ringan Sumatera Selatan dan PT KAI, bantuan juga datang dari pihak kepolisian.
Menurutnya, tidak ada korban jiwa yang ditimbulkan. Semua aman terkendali.
Dugaan sementara dari pihak kepolisian, laka lantas tersebut terjadi karena bak truk terbuka tiba-tiba, sehingga sopir tidak bisa mengendalikan laju kendaraan.
Baca juga: Kronologi Bak "Dump Truck" Tersangkut di Stasiun LRT Asrama Haji Palembang, Warga Lihat Bak Terbuka
Untuk saat ini terkait hal tersebut masih diserahkan ke kepolisian.
"Setelah semua proses evakuasi selesai, kami akan melakukan pengecekan secara menyeluruh terhadap kerusakan yang ditimbulkan akibat kejadian tersebut," katanya.
Kejadian kecelakaan ini untungnya tidak berpengaruh terhadap operasional dan pelayanan LRT Sumsel.
Menurutnya, berdasarkan keterangan Petugas Keamanan LRT Sumsel, Muhtarom, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 09.30 WIB. Posisi mobil saat kejadian berada di sisi jalan menuju bandara.
Sesaat sebelum melintas dibawah Stasiun LRT Asrama Haji, bak truk tersebut tiba-tiba terangkat lalu menghantam bagian
bawah stasiun.
Setelah itu, mobil oleng ke kanan dan menabrak tiang stasiun. Akibat nya terjadi kerusakan pada ACP (alumunium composite panel) Stasiun.
"Dari kejadian ini, tentu kami juga akan lebih waspada ke depan. Mitigasi terhadap kecelakaan di jalan raya yang
berdampak pada fasilitas operasional LRT seperti ini akan sangat diperlukan," kata Rode.
Rode menambahkan, pada masa perayaan natal dan tahun baru 2024 ini, di tanggal 23, 24, 25, 30 Desember serta 1 Januari 2024
LRT Sumatera Selatan menambah jumlah perjalanan dari sebelumnya 94 perjalanan perhari menjadi 102 perjalanan.
"Jam operasional tetap seperti biasa mulai pukul 05.06 WIB hingga 20.43 WIB. Khusus untuk malam tahun baru, kami akan menambah jam operasional hingga pukul 02.09 WIB," katanya
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.