Operasi Lilin Musi 2023
Operasi Lilin Musi 2023 Berlangsung 12 Hari, 3097 Personel Gabungan dan 66 Pos Disiagakan
Operasi Lilin Musi 2023 digelar selama 12 hari dengan menyiagakan 3097 personel gabungan serta 66 pos didirikan.
Penulis: Rachmad Kurniawan | Editor: Shinta Dwi Anggraini
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Apel personel gabungan Operasi Lilin Musi 2023 dipimpin Pj Gubernur Sumsel Drs Agus Fatoni dan Kapolda Sumsel Irjen Pol A Rachmad Wibowo, Kamis (21/12/2023).
Operasi lilin Musi akan berlangsung selama 12 hari mulai tanggal 22 Desember 2023 hingga 2 Januari 2024 guna mengamankan perayaan Hari Natal 2023 dan Tahun Baru 2024.
Personel yang dikerahkan dalam Operasi ini ada 3097 personel gabungan, 1500 dari Polri dan sisanya gabungan.
Kapolda Sumsel Irjen Pol A Rachmad Wibowo mengatakan, salah satu fokus dalam Operasi Lilin Musi adalah mengantisipasi kemacetan dan terjadinya lakalantas ketika masyarakat melakukan mudik.
"Ada 66 pos yang kita sebar mulai dari pintu masuk Sumsel dari Lampung, Jambi, Bengkulu, maupun jalur Barat dan jalur Timur. Kita diminta untuk melayani masyarakat, targetnya adalah angka kemacetan berkurang angka lakalantas berkurang pada saat ibadah malam Natal bisa dilaksanakan tertib, " kata Rachmad selepas apel pasukan.
Baca juga: Kasus Oknum Polisi Ancam Warga di Palembang Jadi Atensi Kapolda Sumsel, Bripka Edi Kini Dipatsus
Ia sudah berkoordinasi dengan PT KAI Divre III untuk mengurangi frekuensi kereta api yang melintas pada jam masyarakat sedang melakukan aktivitas perjalanan untuk mengurangi kemacetan.
"Dari arah kota Palembang menuju Pagaralam, Lahat, Muara Enim itu ada 60 persimpangan kereta api. Saya akan bertemu Kadivre KAI untuk meminta lebih meningkatkan frekuensi lalu lintas kereta api itu setelah pukul 9 malam sampai pukul 6 pagi. Dengan demikian masyarakat yang berwisata berlibur maupun bertemu keluarganya bisa melakukan perjalanan pada siang hari paling tidak sampai pukul 9 malam, " tuturnya.
Rachmad mengimbau masyarakat yang melakukan pesta kembang api agar tidak memainkan melakukannya di tempat-tempat yang berbahaya.
Pihaknya tidak segan bakal melakukan razia kembang api.
"Bila ingin melakukan pesta lakukan dengan bijak tidak ditempat yang berbahaya kita banyak kilang minyak, " katanya.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.