Karyawan Cuti Melahirkan Kena PHK
Viral Curhat Pilu Karyawan Diduga Kena PHK Saat Ajukan Cuti Melahirkan, CEO WRP Minta Maaf
Curhatan seorang karyawan hendak mengajukan cuti melahirkan berujung kena PHK atau diberhentikan viral di media sosial. 8 karyawan dipaksa resign
Penulis: Aggi Suzatri | Editor: Weni Wahyuny
TRIBUNSUMSEL.COM- Curhatan seorang karyawan hendak mengajukan cuti melahirkan berujung kena PHK atau diberhentikan viral di media sosial.
Adapun curhatan itu viral dari di Twitter dengan nama akun @xyliaxylio yang mengaku mendapat perilaku tidak menyenangkan karena dipersulit saat mengajukan cuti melahirkan.
Ia yang sudah berstatus karyawan tetap itu justru diturunkan menjadi karyawan lepas alias freelance.
Baca juga: Kisah Pilu Egi, Bocah di Sleman Diklaim Juara 2 Lomba Renang Tapi Tak Dapat Medali, Nangis Peluk Ibu
Merasa keberatan, pihak perusahaan kemudian mengancam menghentikannya dari jabatan.
"Saat ini saya sedang hamil 7 bulan rencananya saya akan cuti hamil di akhir taun ini, pemilik brand tersebut tahu karena sudah konfirmasi ke HRD mengenai hal tersebut namun dengan sengaja mengeluarkan perintah untuk menurunkan posisi saya yang Karyawan Tetap menjadi Freelance," tulisnya, pada 20 November 2023 lalu.
"Agar tidak memenuhi hak saya untuk cuti melahirkan. Dan kemudian mengancam akan memberhentikan saya begitu saja dengan alasan agar saya tau posisi saya." sambungnya.
Diketahui, pemilik akun tersebut bekerja sebagai desain grafis di Perusahaan WRP Indonesia.
Dikatakannya juga kehebohan dimulai dengan kesalahpahaman pemilik perusahaan terkait urusan desain grafis.
Bahkan setelah karyawan tersebut merevisi juga tidak berhasil meredakan amarahnya.
"Saya sudah berusaha mengalah, sampai meminta maaf dan menerima semua keputusan perpindahan jobdesk itu tpi beliau tetap merasa saya harus salah dan kalah agar lebih tau posisi kalau dia yang paling tinggi dari semuanya." ungkapnya.
Baca juga: Dulu Minta Dibagi 2, Alasan Doddy Sudrajat Tak Lagi Berminat Dengan Barang Peninggalan Vanessa Angel
Setelah menanyakan perihal perubahan itu, karyawan tersebut malah dituduh bermain politik untuk dapat pembelaan.
Mirisnya, para karyawan lain ikut terkena dampak, sebanyak 8 karyawan dipaksa keluar alias resign.
"Pada bulan ini sudah ada 8 orang yang dipaksa resign karena ego si pemilik brand ini. Bahkan ada yang ter-PHK tanpa kejelasan mengenai pesangon," papar @xyliaxylio.
Hingga, pada 24 November 2023, karyawan itu akhirnya di-PHK dan mendapatkan pesangon dua kali gajinya selama 1 tahun 3 bulan masa kerja.
Niat hati ingin melahirkan dengan tenang, wanita tersebut justru mendapat masalah baru.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Curhatan-seorang-karyawan-hendak-mengajukan-cuti-melahirkan-berujung-kena-PHK.jpg)