Mahasiswi FKH Unair Tewas Dalam Mobil

Misteri Penyebab Mahasiswi FKH Unair Tewas di Dalam Mobil, Ditemukan Gas Helium hingga Surat Wasiat

Penyebab BC alias CA (21) mahasiswi FKH Unair tewas didalam mobil, diduga sulit bernafas kepala tebungkus plastik, ada gas helium...

|
Penulis: Thalia Amanda Putri | Editor: Weni Wahyuny
instagram/FKH Unair / TribunnewsWiki
Penyebab Mahasiswi FKH Unair Tewas di Dalam Mobil, Sulit Bernafas Kepala Terbungkus, Ada Gas Helium 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Thalia Amanda Putri

TRIBUNSUMSEL.COM - Penyebab BC alias CA (21) mahasiswi Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Universitas Airlangga (Unair) tewas di dalam mobil, masih menjadi misteri.

Namun ada sejumlah barang yang ditemukan dalam mobil tersebut yang diduga jadi sebab BC tewas.

Baca juga: Kronologi Mahasiswi FKH Unair Ditemukan Tewas di Dalam Mobil, Berawal dari Kecurigaan Satpam

Diketahui jika saat itu BC (21) ditemukan pertama kali oleh satpam di dalam mobil yang terparkir di apartemen kawasan Tambak Oso, Waru, Sidoarjo, Jawa Timur pada Minggu (5/11/2023) sekitar pukul 05.30 WIB.

Fakta Mahasiswi FKH Unair Tewas di Dalam Mobil, Ada Selang Kecil, Tabung Gas Helium dan Surat Wasiat
Fakta Mahasiswi FKH Unair Tewas di Dalam Mobil, Ada Selang Kecil, Tabung Gas Helium dan Surat Wasiat (instagram/FKH Unair / Tribun Jakarta)

Hal tersebut berawal dari dua satpam tersebut sedang berpatroli keliling apartemen.

Mereka menaruh curiga dengan mobil Honda Jazz hitam dengan nomor polisi AG 1484 BY itu.

"Tadi ditemukan oleh security, setelah itu lihat ada mobil parkir dan mati mobilnya, terus di dalamnya ada perempuan," kata Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo, Kompol Tiksnarto Andaru Rahutomo ketika dihubungi melalui telepon dilansir dari Kompas.com.

Saat itulah sosok BC diketahui yang telah tewas dalam kondisi kepala terbungkus plastik, leher dilakban, dengan selang terhubung ke gas helium.

Sehingga hal tersebut diduga membuat BC alias CA meninggal dunia diduga karena kehabisan nafas.

Selain itu petugas menemukan ada dua lembar surat wasiat berisi pesan berbahasa Inggris yang tertempel di kepala bagian belakang.

"Tadi ditemukan oleh security, setelah itu lihat ada mobil parkir dan mati mobilnya, terus di dalamnya ada perempuan," kata Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo, Kompol Tiksnarto Andaru Rahutomo ketika dihubungi melalui telepon.

Kedua petugas tersebut memastikan jika perempuan di dalam mobil itu sudah meninggal dunia.

Mereka pun langsung menghubungi pihak kepolisian untuk mengevakuasi.

"Kami turun dan lakukan olah TKP. Terus ditemukan, kepalanya (korban) terbungkus plastik, bagian lehernya terlakban, terus ada selangnya terhubung ke gas helium," jelasnya dilansir dari Tribun Jakarta.

Baca juga: Tangis Ayah Mahasiswi FKH Unair yang Tewas di Dalam Mobil : Ini Anak yang Paling Saya Sayangi

Baca juga: Mahasiswi FKH Unair Tewas di Dalam Mobil, Kepala Terbungkus Plastik hingga Ditemukan Surat

Tangis Orangtua Mahasiswi FKH Unair Tewas di Dalam Mobil, Syok Putri Akhiri Hidup
Tangis Orangtua Mahasiswi FKH Unair Tewas di Dalam Mobil, Syok Putri Akhiri Hidup (Surabaya.Tribunnews.com/Didik Mashudi / Instagram/FKH Unair)

Terkait isi surat, BC diketahui menuliskan wasiat dalam bahasa Inggris berisi permintaan maaf kepada keluarga.

"Iya ada (surat), kurang lebih tentang ada permasalahan hidup, pakai bahasa Inggris. Kemudian permintaan maaf kepada saudara, kakak, adik, dan ibunya," ujar dia.

Saat ini, jenazah perempuan itu tengah menjalani pemeriksaan di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jawa Timur (Jatim), untuk mengetahui motif tewasnya mahasiswi tersebut.

"Kita otopsi dulu, kemudian cek di handphone-nya, pemeriksaan saksi, ke rumah tinggalnya. Mungkin besok atau paling lambat lusa, ada kesimpulannya," tutupnya.

Sosok Mahasiswi FKH Unair Tewas di Dalam Mobil

Sosok mahasiswi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya tersebut diketahui berinisial BC.

BC diketahui adalah mahasiswi berusia 21 tahun yang tengah menempuh pendidikan di Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Universitas Airlangga (Unair) Surabaya.

Ia merupakan salah satu mahasiswi yang berprestasi.

Tangis Dekan Fakultas Kedokteran Hewan Unair (FKH Unair) Surabaya mengetahui mahasiswinya tewas misteri didalam mobil.
Tangis Dekan Fakultas Kedokteran Hewan Unair (FKH Unair) Surabaya mengetahui mahasiswinya tewas misteri didalam mobil. (tribunnewswiki.com/Kompas.comDokumen: Polresta Sidoarjo)

Baca juga: Sosok BC Mahasiswi FKH Unair Tewas di Dalam Mobil, Pertama Kali Ditemukan Satpam

Bahkan BC lulus kuliah dengan IPK 3,8, korban kemudian melanjutkan menjalani program koas.

Tak hanya itu saja, BC juga menjadi asisten dosen mengajar mata kuliah Patalogi di Universitas Airlangga (Unair).

Selain itu menurut pihak kampus, BC alias CA dikenal memiliki kepribadian yang baik dan memiliki banyak teman serta sahabat.

Ia juga berada di kelompok 41, yang Senin (6/11/2023) akan menjalani program kegiatan coasistensi di divisi parasitologi.

Diketahui, sebelum ditemukan tewas di mobil, dia tinggal di apartemen bersama adiknya.

Kesedihan Keluarga

Ayah sambung korban, Gunawan juga mengungkapkan keseharian korban yang dikenal pendiam dan kalau bicara secukupnya.

"Ini anak yang paling saya sayangi. Paling nurut dan bukan jiwa pemberontak. Kalau diajak bicara menerima dengan baik dan dijalankan," tuturnya. Dikutip dari Surya.co.id, Senin (6/11/2023).

Fakta Mahasiswi FKH Unair Tewas di Dalam Mobil, Ada Selang Kecil, Tabung Gas Helium dan Surat Wasiat (instagram/FKH Unair / Tribun Jakarta)

Gunawan juga mengaku CA ini anak yang paling nurut dan disayang olehnya.

"Ini anak yang paling saya sayangi. Paling nurut dan bukan jiwa pemberontak. Kalau diajak bicara menerima dengan baik dan dijalankan," tuturnya.

CA merupakan anak kedua dari tiga bersaudara.

Kendati begitu, dibalik sikap pendiam dan tertuitup sang anak Gunawan menduga jika putrinya kemungkinan setres menghadapi dunia.

"Dia ada kemungkinan setres karena dia orangnya tertutup," jelasnya.

"Saya dan ibunya sampai sekarang tidah mengetahui ada masalah apa," sambungnya.

Bantah Korban Pembunuhan

Ayah sambung korban, Gunawan membantah terkait kabar putrinya tewas karena pembunuhan. Menurutnya hal tersebut tidak benar.

Kendati begitu, ia menduga kuat anaknya tewas karena mengakhiri hidupnya.

"Perlu saya luruskan, ada pers yang mengatakan seolah-olah anak saya itu meninggalnya dikarenakan pembunuhan itu ternyata gak betul," tegas Gunawan, dilansir Youtube Kompas TV, Senin (6/11/2023).

Adapun dugaan kuat itu berdasarkan surat wasiat yang ditinggalkan AC di dalam mobil.

Terlebih surat itu tertuju untuk keluarga yang berisi pamit dan permintaan maafnya.

"Karena dia meninggalkan dua surat yang isinya dia pamit mohon maaf dan tulisan itu kita kroscek ternyata benar tulisannya persis," jelas Gunawan.

Tak hanya itu saja, Gunawan juga menduga penyebab anak sampai tewas diduga mengakhiri hidup karena lelah.

Pasalnya, AC ini tidak hanya kuliah namun ia juga sering membantu pekerjaan orangtuanya.

Gunawan juga menjelaskan anak sambungnya itu sering bolak balik dari Surabaya ke Kediri.

"Anak ini memang diam, tertutup, sebetulnya nggak ada masalah apa-apa cuman dia mungkin terlalu capek kerjanya, kan Surabaya-Kediri kadang-kadang bantu ibunya di toko kadang kembali dia harus koas di Universitas Airlangga, capek kadang-kadang. Kasihan," ujarnya.

Sosok AC ini pula ternyata dikenal dengan pekerja keras.

"Pernah dia berangkat ke Surabaya dalam kondisi infeksi tenggorokan itu ya tetap berangkat karena dia waktunya kuliah," tambahnya.

"Dia tipikal anak yang pekerja teras, kalau dilihat dari anaknya yang tenang, sabar kita gak nyangka kalau dia anak yang pekerja keras," sambungnya.

Kendati begitu, sebagai ayah sambung Gunawan mengaku tentu sangat kehilangan putri yang disayanginya.

"Dia juga gak pernah mengeluh sakit, justru itu yang membuat saya merasa kehilangan," tuturnya.

"Dia gak pernah cerita hidupnya merasa terbebani, dia sangat tertutup," sambungnya.

Baca juga berita lainnya di Google News

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved