Berita Lubuklinggau

Kabut Asap Kembali Selimuti Lubuklinggau, Aktivitas Belajar Mengajar Sudah Masuk Seperti Biasa

Kabut Asap Kembali Selimuti Lubuklinggau, Aktivitas Belajar Mengajar Sudah Masuk Seperti Biasa

Penulis: Eko Hepronis | Editor: Shinta Dwi Anggraini
TRIBUNSUMSEL.COM/EKO HEPRONIS
Pelajar saat dijemput orang tuanya melintas di tengah Kota Lubuklinggau Sumsel, Senin (30/10/2023). 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Eko Hepronis

 

TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU - Kota Lubuklinggau Sumatra Selatan (Sumsel) kembali diselimuti kabut asap.

Meski sudah beberapa kali diguyur hujan, cuaca di Kota Lubuklinggau masih terasa sangat panas.

Pantauan Tribunsumsel.com, status kualitas udara pun masih buruk hingga akibat kabut asap jarak pandang di kota ini agak terbatas.

Bahkan biasanya Bukit Sulap yang selalu terlihat jelas dari kejauhan tak terlihat sama sekali tertutup kabut.

Namun, aktivitas belajar mengajar sudah kembali ke jam normal  seperti biasa masuk pukul 07.15 Wib dan pulang pukul 13.00 Wib.

Baca juga: Batal Normal, Jam Belajar Sekolah di Palembang Kembali Dikurangi, Imbas Kabut Asap Masih Pekat

Feri salah satu orang tua siswa berharap pemerintah meninjau kembali aturan sekolah normal seperti biasa.

"Harapannya dipertimbangkan lagi apalagi anak saya baru sembuh oleh ISPA, khawatir batuk pileknya kambuh lagi," pada wartawan, Senin (30/10/2023).

Sementara, Pj Wali Kota Lubuklinggau, Trisko Defriansya menyampaikan aktivitas belajar mengajar di Kota Lubuklinggau sudah kembali normal seperti biasa.

"Tapi kita himbau menggunakan masker karena untuk kesehatan pribadi masing-masing," ungkapnya.

Trisko mengatakan saat ini Puskesmas sudah disiagakan, sebagai antisipasi apabila ada masyarakat yang sesak nafas bisa datang langsung ke Puskesmas.

"Jajaran Puskesmas sudah kita himbau, untuk siap siaga pertolongan," ujarnya.

Trisko pun berharap cuaca kembali membaik dengan adanya hujan  beberapa kali kemarin, mudah-mudahan Lubuklinggau aman.

"Sejauh ini BPBD atau Damkar kita belum ada laporan lagi, semenjak adanya hujan ini," ujarnya.

Trisko pun mengimbau kepada masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara di bakar.

"Intinya minta masyarakat jangan bakar lahan," ungkapnya. 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved