Heboh Bayi Tertukar di Bogor

Tangis Anak Kandung Dian Lihat Siti Mauliah di Polres Bogor Tak Ditemui Orangtua Asuh Meski Rindu

Daanish, anak dari Dian diketahui menangis melihat Siti Mauliah di Polres Bogor saat penyerahan bayi tertukar, tak ditemui orangtua asuh meski rindu..

TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Tangis Anak Dian Lihat Siti Mauliah di Polres Bogor, Tak Ditemui Orangtua Asuh Meski Rindu 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Thalia Amanda Putri

TRIBUNSUMSEL.COM - Sosok bayi Daanish selaku anak dari Dian diketahui hanya bisa menangis melihat Siti Mauliah di Polres Bogor saat penyerahan bayi tertukar.

Baca juga: Jelang Penukaran Bayi, Dian Larang Siti Mauliah Temui Daanish, Tak Ingin Psikologis Anak Terganggu

Namun Siti Mauliah yang melihat Daanish menangis justru tetap tak menemui anak asuhnya itu meski juga meras rindu.

Saat itu diketahui jika Siti Mauliah kembali bertemu dengan anak asuhnya, Daanish yang telah berpisah tersebut dalam agenda penyerahaan bayi tertukar di Mako Polres Bogor.

Naufal Fauzy -- Ibu Siti korban bayi tertukar saat ditemui di Mako Polres Bogor, Jumat (29/9/2023).
Naufal Fauzy -- Ibu Siti korban bayi tertukar saat ditemui di Mako Polres Bogor, Jumat (29/9/2023). (TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy)

Dalam momen itu Daanish akhirnya menangis saat melihat Siti Mauliah.

Selain itu ia mengaku perasaannya berat karena masih belum rela berpisah dengan Daanish.

"Di atas dia (Daanish) tadi melihat saya, walau pun saya gak bisa memagang dia ya, saya bertahan walau sakit," kata Ibu Siti kepada wartawan.

Akan tetapi meski menangis merindukan Siti, Daanish sama sekali tak bisa mendekati orangtua asuhnya itu

Sebab saat itu Siti Mauliah justru tetap menjaga jarak.

"Ditangisin anak (Daanish) karena mau ke saya, saya tetep bertahan biar dia tetep di orang tuanya," kata Ibu Siti.

Baca juga: Drama Bayi Tertukar Berakhir, Siti Pasang Muka Sedih Saat Serahkan Bayi ke Dian: Berat Lepaskan

Baca juga: Kisah Pilu Wanita Nikahi Suami Ternyata Perempuan, Buka Suara Setelah 21 Tahun Bungkam Ketakutan

Siti mengatakan bahwa bonding Daanish dengan ibu kandungnya, Ibu Dian, memang sulit.

Karena Daanish sudah terlalu melekat dengan Ibu Siti ketika dia asuh saat bayi masih tertukar.

"Karena dari awalnya dia gak pernah lepas dari saya," kata Siti.

Ibu bayi tertukar di Bogor, Siti Mauliah tak terima dilarang bertemu lagi dengan anak asuh.
Ibu bayi tertukar di Bogor, Siti Mauliah tak terima dilarang bertemu lagi dengan anak asuh. (Kolase TikTok Dina Serliana)

Meski demikian, Siti mengaku bahwa dirinya masih memiliki rasa belum rela berpisah dengan Daanish.

"Susah, susah melepas begitu aja dan mengikhlaskan begitu saja saya bener-bener susah. Itu harus bener-bener butuh waktu ya untuk tahapan bisa mengikhlaskan Daanish lepas dari saya.

Sangat berat ini dibanding kita cari anak kemaren ya, terpisah sama Danish lebih berat yang sekarang saya alami," ungkapnya.

Namun Siti berharap jika anak asuhnya itu tetap dapat merasakan kebahagiaan lebih dengan orangtua kandungnya, Dian.

"Bahagia iya, terbesar bahagia, terus di sisi lain sakit ya, pisah sama anak yang selama 1 tahun kita asuh," kata Ibu Siti saat ditemui TribunnewsBogor.com di Mako Polres Bogor.


Menteri PPPA Apresiasi Keberaniaan Siti dan Dian

Disisi lain, kasus tertukarnya bayi Siti Mauliah dan Dian turut disorot Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

Tak hanya memantau, Menteri PPPA, I Gusti Atu Bintang Darmavati juga hadir langsung dalam pertukaran resmi bayi tertukar di Bogor.

Proses pertukaran bayi tertukar di Bogor, Jumat (29/9/2023). Inilah rangkuman kisah bayi tertukar di Bogor yang berakhir bahagia
Proses pertukaran bayi tertukar di Bogor, Jumat (29/9/2023). Inilah rangkuman kisah bayi tertukar di Bogor yang berakhir bahagia (TribunnewsBogor.com/Muamarrudin Irfani)

Melihat langsung proses pertukaran bayi tertukar di Mako Polres Bogor, I Gusti Atu Bintang Darmavati menyampaikan hal penting.

I Gusti Atu Bintang Darmavati salut dengan kebesaran hati Siti Mauliah dan Dian.

Lebih lanjut, I Gusti Atu Bintang Darmavati juga mengapresiasi kesepakatan yang terjadi pada Siti Mauliah dan Dian.

Pasalnya, untuk mencapai titik ini telah melalui proses yang sangat panjang dan sangat menguras energi maupun batin.

"Kesepakatan yang dibuat diantara dua perempuan hebat ini, ibu-ibu tangguh ini, sehingga hari ini kita bisa laksanakan proses reintegrasi sosial," ujarnya kepada Wartawan, Jumat (29/9/2023).

Baca juga: Bang Madun Tak Enak Hati Damai dengan Codeblu, Pikirkan Nasib Farida Nurhan Dilaporkan: Dia Berjasa

Siti Mauliah membandingkan kedekatan dirinya dan anak asuh, dengan Dian dan anak kandungnya.
Siti Mauliah membandingkan kedekatan dirinya dan anak asuh, dengan Dian dan anak kandungnya. (Kolase TribunnewsBogor.com/Muamarrudin Irfani dan Naufal Fauzy)

Di samping itu, pihaknya akan terus memonitor perkembangan dua keluarga tersebut.

Selain itu juga Kemen PPPA akan memberikan pendampingan psikologi terhadap dua keluarga tersebut.

Pendampingan psikologi itu sesuai komitmennya pada saat pengumuman hasil tes DNA pada Tanggal 25 Agustus 2023.

"Karena kita sangat paham sekali selama 11 bulan ini yang menyusui ibu ini, harus dilepaskan itu kan bukan hal yang mudah," katanya.

Baca juga berita lainnya di Google News

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved