Heboh Bayi Tertukar di Bogor
Tangis Siti Mauliah Ngadu ke Dinsos, Ngaku Tersiksa Rindu Galuh Bayi yang Tertukar Bak Hilang Nyawa
Siti Mauliah, ibu bayi tertukar di Bogor tak kuasa menahan rindu dengan Galuh, anak kandung Dian. mengadu ke Dinas Sosial Kabupaten Bogor
Penulis: Aggi Suzatri | Editor: Kharisma Tri Saputra
TRIBUNSUMSEL.COM- Siti Mauliah, ibu bayi tertukar di Bogor tak kuasa menahan rindu dengan Galuh, anak kandung Dian.
Saat ini diketahui, Bayi diberi nama Muhammad Rangkuti Galuh tengah melakukan proses bonding dengan menginap di rumah orangtua kandungnya.
Meski Siti juga telah mendapatkan anak kandungnya, namun bayi yang ia rawat selama setahun lebih itu membuat dirinya kangen berat.
Siti Mauliah mengaku rasanya sangat berat jauh dari Galuh.
Baca juga: Siti Mauliah Nangis Berpisah Bayi Tertukar Dirawatnya Setahun, Selalu Teringat: Galuh Anak Menghibur
Sambil menggendong anak kandungnya, Siti Mauliah terpergok kerap menangisi anak kandung Dian Prihatini yang ia rawat selama setahun lebih.
"Saya tetep gak akan bisa lepas dari Galuh (anak Dian), walau udah dicoba juga sampai sekarang tetap gak bisa," kata Siti Mauliah.
Kerinduan terhadap bayi yang diasuhnya itu terus membuat Siti gunda gulana hingga mengadu ke Dinas Sosial Kabupaten Bogor.
Siti Mauliah sampai berkonsultasi pada petugas Dinsos karena tak bisa merelakan anak asuhnya.
Padahal, satu tahun Siti Mauliah berusaha keras menemukan anak kandung, namun kini justru tak bisa merelakan anak asuhnya.
"Saya telepon Dinsos minta konsultasi karena saya saking gak kuatnya pengen bener-bener ketemu Galuh, kangen banget, gimana ini memecahkan saking kangennya sama Galuh. Dinsos datang nanti kami sampaikan keinginan ibu," ujarnya.
"Rasa kangennya gak terobati," tambah Siti Mauliah.
Baca juga: Viral Bocah 8 Tahun di Padang Tewas saat Ambil Air Wudu, Tertimpa Bangunan Roboh Ditabrak Anak SMP
Rasa rindu itu menyiksa batin Siti, sampai dirinya menyebut lebih mati daripada berpisah dengan bayi Galuh.
"Walau ini anak darah daging kita, tapi tetap beda. Rasa kangen kita tuh sama anak sendiri sama Galuh tuh kangennya sama, tapi bener-bener setelah dia (Galuh) pergi dari saya bener-bener kayanya lebih baik kehilangan nyawa daripada kehilangan Galuh," kata Siti Mauliah.
Hingga beberapa hari berpisah dengan Galuh, Siti Mauliah sudah menangis seharian karena tak kuat menahan rindu.
"Tetap hati mah berat sama Galuh yah, walaupun kita udah ada anak biologis, kita tetep gak keobatin, dari kemarin sampai tadi nangis terus, sampai bapaknya 'udah mah yang ada aja kita urusin sekarang'," kata Siti Mauliah.
"Saya sih menantikan secepatnya banget karena ingin cepat selesai masalah ini jadi kita leluasa untuk kunjungan, fokus merawat bayi biologis saya, saya juga bisa kunjungan memantau Galuh lagi," kata Siti.

Hal ini jauh berbanding terbalik dengan usaha keras Siti saat mencari-cari Gibran atau baby El.
"Saya udah ngerasa kaya anak saya sendiri, gak ada perasaan dia anak orang, udah saya anggap darah daging saya sendiri. Gak pernah lepas dari saya, walau saya lagi repot tetap saya bawa," kata Siti Mauliah.
Ibu beranak empat tersebut kemudian mengukapkan perbedaan Galuh dan El.
"Biasa bangun ganti popok bikin susu. ini gak. Kalau El cuma dua kali bilang 'mah', bobo sampai pagi," kata Siti Mauliah.
Keponakan Siti, Ria pun mengungkap perubahan drastis sejak ibu kandung menemukan bayi tertukar di Bogor.
"iya bener, aku juga merasakan banget (sedih), biasanya selalu ada Galuh/Danis di rumh jadi sekarang berasa sepi. Tapi sekarang udah ada baby el, tpi kita bakalan selalu kangen danis," tulis Ria di akun TikTok-nya.
Seperti diketahui, Siti tetap mencurahkan kasih sayangnya ke anak kandung Dian meski tahu bayi yang kini bernama Daanish itu bukan darah dagingnya.
Setelah terbukti lewat hasil tes DNA, Siti pun harus merelakan bayi tertukar kembali pada ibu kandungnya.
Baca juga: Satu Tahun Tertukar, Siti Kaget Anak Kandung Tiba-tiba Peluk dan Panggil Mamah : Terharu
Harusnya Siti dan Tabrani merasa bahagia karena usahanya berbuah hasil manis.
Namun hal itu justru 'menyiksa' Siti.
Ia ternyata belum rela mengembalikan anak asunya ke pangkuan ibu kandung.
"Kangen segala-galanya, udah gak bisa dibahas lagi," kata Siti Mauliah saat diwawancara TribunnewsBogor.com.
Diketahui bayi Siti Mauliah tertukar dengan anak Dian Prihatini dan Hartono, pada Juli 2022 silam.
Selama 13 bulan, Siti Mauliah mengurus anak Dian Prihati dan Hartono, yang diberi nama Muhamad Rangkuti Galuh.
Lalu anak Siti Mauliah dan Muhammad Tabrani, dirawat Dian dan Suami, diberi nama El Rumi.
Bayi Muhammad Rangkuti Galuh saat ini sedang menginap di rumah orang tua kandungnya, yakni Dian.
Proses inap itu dilakukan agar orang tua maupun bayi tersebut dapat beradaptasi sebelum masa pertukaran dilakukan pada akhir Semptember 2023.
Baca berita lainnya di google news
Ingat Bayi Tertukar di Bogor? Kabar Terkini Setelah 3 Bulan Dirawat Orang Tua Kandung, Makin Gemoy |
![]() |
---|
Kondisi Bayi Tertukar di Bogor, Malah Masuk Rumah Sakit Setelah Dikembalikan ke Orang Tua Kandung |
![]() |
---|
Siti Mauliah Gagal Move On Teringat Daanish, Sempat Ajukan Permintaan Khusus ke Polres Bogor |
![]() |
---|
Kondisi Daanish Bayi Dian Usai Dilarikan ke Rumah Sakit, Sebelumnya Muntah di Polres Bogor |
![]() |
---|
Daanish Bayi Tertukar Dilarikan ke RS Usai Resmi Dikembalikan, Kakak Dian Bantah Kangen Siti Mauliah |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.