Ojol Turunkan Penumpang Ogah Pakai Helm
Curhat Pengemudi Ojol Turunkan Penumpang Sulit Nafkahi Keluarga Imbas Akun Disuspend, Dibantu Teman
Sosok Iky pengemudi ojol curhat kesulitan nafkahi keluarga imbas akun disuspend usai turunkan penumpang karena tak mau pakai helm karena rambut basah
Penulis: Thalia Amanda Putri | Editor: Kharisma Tri Saputra
Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Thalia Amanda Putri
TRIBUNSUMSEL.COM - Sosok Iky selaku pengemudi ojol kini mencurahkan nasib pilunya akun disuspend imbas turunkan penumpang karena tak mau pakai helm karena rambut basah.
Baca juga: Sosok Aipda AS Oknum Polisi Aniaya 2 Remaja Hingga Pendengaran Terganggu, Disebut Sering Buat Onar
Menurut Iky, kini akunnya di suspend usai dirinya mendapat ulasan buruk karena turunkan penumpang karena tak mau pakai helm karena rambut basah hingga membuat pengemudi ojol ini kesulitan bekerja untuk nafkahi keluarganya.

Pengemudi Ojol yang baru berusia 23 tahun ini mengaku kesulitan menafkahi keluarganya karena tak dapat bekerja usai akunnya disuspend imbas ulasan negatif oleh penumpangnya.
Padahal masih bekerja, pendapatan kotor yang diperoleh sehari-hari adalah Rp 160.000-Rp 170.000.
Iky mengatakan jika ia tidak pernah mendapat pesanan karena akunnya tidak muncul di layar ponsel para calon penumpang.
Bahkan, ia sudah berputar-putar di sejumlah daerah yang berpotensi ramai penumpang. Namun, hasilnya tetap nihil.
"Pas full di Maxim, sehari-hari alhamdulillah kerja dari pagi sampai sore dapat 10-11 orderan. Kalau kayak begini (akun bermasalah), saya enggak bisa nafkahin keluarga (seperti sebelumnya)," terang dia ketika dihubungi, Selasa (19/9/2023) dilansir Kompas.com.
Baca juga: Sosok Iky Driver Ojol Viral Turunkan Penumpang Tak Mau Pakai Helm Rambut Basah, Akun Disuspend
Baca juga: Viral Oknum Polisi di Grobogan Aniaya 2 Remaja, Korban Kesulitan Menelan hingga Gangguan Pendengaran
Sementara itu sebelumnya diketahui jika kisah Iky viral saat dirinya turunkan penumpang karena tak mau pakai helm.
Penumpang perempuan itu tak mau kenakan helm karena rambutnya basah.
Perempuan itu pun diturunkan oleh Iky di Klender, Duren Sawit, Jakarta Timur, Kamis (14/9/2023) pagi.
Sejak awal, perempuan itu menolak menggunakan helm.
Namun, Iky terpaksa tetap mengambil pesanan itu.
Sebab, aplikator tempatnya bekerja tidak memungkinkan pengemudi membatalkan pesanan jika sudah mulai jalan.

Sepanjang perjalanan, Iky terus bertanya dan mengingatkan penumpang itu untuk memakai helm.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.