Berita Palembang

Kualitas Udara Palembang Tidak Sehat, Disdik Sumsel Imbau Siswa Sekolah Pakai Masker

Kualitas udara Palembang tidak sehat beberapa waktu terakhir akibat kebakaran hutan dan lahan, Disdik imbau sekolah pakai masker.

|
Penulis: Linda Trisnawati | Editor: Vanda Rosetiati
SRIPO/SYAHRUL HIDAYAT
Tiga siswi sekolah dasar negeri kawasan Jakabaring mengenakan masker saat berangkat ke sekolah, Jumat (8/9/2023). Pasca udara Palembang yang kini tidak sehat lagi dampak dari kabut asap karhutla, Pemerinta Kota Palembang mengimbau warga untuk kenakan masker saat beraktivitas di luar rumah, terutama pelajar. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Kualitas udara Palembang tidak sehat beberapa waktu terakhir akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Meskipun Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) di Kota Palembang sudah berangsur-angsur turun namun kualitas udara masih kategori tidak sehat yaitu diangka 100 mikro gram per meter kubik.

Untuk itu Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel membuat surat edaran agar siswa sekolah SMA baik negeri dan swasta diimbau pakai masker saat sekolah.

Kabid SMA Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Joko Edi Purwanto mengatakan,
Disdik Sumsel membuat surat edaran untuk seluruh SMA Negeri dan swasta.

"Agar kepala sekolah segera mungkin memerintahkan para guru dan wali agar anaknya menggunakan masker, untuk melindungi atau menjaga kesehatan anak-anak dari kabut asap Karhutla," kata Joko, Jumat (8/9/2023)

Menurutnya, selain itu agar kepala sekolah juga berkoordinasi dengan dinas kesehatan untuk segera mugkin mengetahui ketebalan kabut asap tersebut.

"Kalau sangat tebal dan berbahaya untuk anak-anak harus segera menurunkan jam belajarnya, mengurangi jam belajarnya atau membagi jam belajar di sekolah dan di rumah," katanya

Menurutnya, jika lebih pekat atau tebal kabut asapnya maka harus belajar secara daring. Untuk itu perlu dipantau terus perkembangannya.

ISPU Palembang

Kualitas udara di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) khususnya kota Palembang masih dalam kondisi tidak sehat, yaitu diangka 100 mikro gram per meter kubik.

Meskipun Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) di Kota Palembang sudah berangsur-angsur turun, namun kualitas udara masih tidak sehat.

"Hotspot kita hari ini 26, dan ISPU diangka 100. Artinya masih dalam kondisi yang terkendali," kata Gubernur Sumsel Herman Deru saat diwawancarai di BPBD Provinsi Sumsel, Jumat (8/9/2023).

Menurutnya, untuk itu lebih mengutamakan pencegahan, pencegahan, dan pencegahan. Pencegahan dilakukan dan yang sudah terbakar ditanggani dengan baik, baik darat maupun udara.

Sementara itu Kasi Pengendalian Pencemaran DLHP Provinsi Sumsel Rezawahya mengatakan, karena sebelumnya sudah ada hujan secara bertahap maka mulai terlihat penurunan nilai ISPU.

"Meskipun sekarang di angka 100 ataupun dibawa 100, tapi masih kategori sedang yang mendekati tidak sehat. Karena memang ISPU ini update terus perkembangannya," katanya

Sebagai informasi ISPU
1-50 kategori baik
51-100 kategori sedang
100-200 kategori tidak sehat
200-300 kategori sangat tidak sehat
Diatas 300 sangat berbahya.

Baca berita lainnya langsung dari google news

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved