Berita Muara Enim untuk Rakyat

Lima Calon Taruna PTDI-STTD Dapat Biaya dari Pemkab Muara Enim

Sesuai perjanjian, nantinya para taruna/taruni yang telah lulus akan dikembalikan untuk mengabdi sebagai aparatur sipil negara di Pemkab Muara Enim

Editor: Sri Hidayatun
Humas Pemkab Muaraenim
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan H Riswandar SH MH pada Rapat Pembahasan Tindak Lanjut Kelulusan Calon Taruna/Taruni PTDI-STTD dengan Pola Pembibitan Daerah Kabupaten Muara Enim di ruang rapat Serasan Sekundang Muara Enim, Kamis (7/9/2023). 

TRIBUNSUMSRL.COM,MUARAENIM-  Untuk memenuhi Kebutuhan SDM Aparatur Perhubungan di Kabupaten Muara Enim, Pemkab Muara Enim berikan bantuan pembiayaan penuh dari APBD Kabupaten Muara Enim untuk lima calon taruna/taruni yang diterima di Politeknik Transportasi Darat Indonesia – Sekolah Tinggi Transportasi Darat (PTDI -STTD), Kementerian Perhubungan RI.

Adapun ke-lima putra-putri yang berhasil lulus tersebut pertama Aulia Putri asal Desa Tanjung Jati Muara Enim, M Desta Riansyah Kelurahan Air Lintang Muara Enim, M Akbar Pariluhutan Kelurahan Pasar II Muara Enim, Syahira Febrian Indra Kelurahan Air lintang Muara Enim dan Al-Fitrasalam Asta Desa Cahaya Alam, Kecamatan SDU, Muara Enim.

"Program ini adalah program pertama di Indonesia dimana Taruna/Taruninya dibiayai seluruhnya melalui APBD. Kalau di daerah lain, untuk pembiayaannya belum penuh seperti yang dilakukan Pemkab Muara Enim," kata Bupati Muara Enim melalui Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan H Riswandar SH MH pada Rapat Pembahasan Tindak Lanjut Kelulusan Calon Taruna/Taruni PTDI-STTD dengan Pola Pembibitan Daerah Kabupaten Muara Enim di ruang rapat Serasan Sekundang Muara Enim, Kamis (7/9/2023).

Menurut Riswandar didampingi Plt Kabid Pengembangan dan Keselamatan Roby Budianto, bahwa ide kerjasama Pemkab Muara Enim dengan Politeknik Transportasi Darat Indonesia – Sekolah Tinggi Transportasi Darat (PTDI -STTD), Kementerian Perhubungan RI, berawal adalah untuk memenuhi Kebutuhan SDM Aparatur Perhubungan di Kabupaten Muara Enim yang pada saat itu masih sangat kurang.

Oleh sebab itu dicarilah pola kerja sama melalui pola pembibitan SDM sehingga secara khusus Politeknik Transportasi Darat Indonesia-STTD dapat memberikan peluang bagi putra/putri terbaik Kabupaten Muara Enim untuk menempuh pendidikan yang sepenuhnya dibiayai dari APBD Kabupaten Muara Enim.

Baca juga: Kaffah Harap Anies Segera Gandeng AHY 

Baca juga: Berlangsung Khidmat, Kaffah Pimpin Upacara Peringatan HUT RI Ke-78

"Sesuai perjanjian, nantinya para taruna/taruni yang telah lulus akan dikembalikan untuk mengabdi sebagai aparatur sipil negara di Pemkab Muara Enim," kata Mantan Kadishub Muara Enim ini.

Saat ini, lanjut Riswandar, kebutuhan Dinas Perhubungan Muara Enim membutuhkan setidaknya sekitar 30 aparatur yang benar-benar memahami dan mengerti masalah perhubungan.

Untuk saat ini, di Dinas Perhubungan baru ada empat orang yang benar-benar berasal dari sekolah yang berkompeten.

Oleh karena itu, sejak tahun 2021 yang lalu, berdasarkan hasil seleksi sebanyak 5 orang putra/putri terbaik Kabupaten Muara Enim berhasil lolos menjadi calon taruna/taruni, yang terdiri dari 2 orang di Program Studi DIV Sarjana Terapan Transportasi Darat dan 2 orang di DIII Manajemen Transportasi Jalan dan 1 orang di DIII Manajemen Transportasi Perkeretaapian. Dan untuk tahun 2022, ada 6 Taruna yakni 5 orang DIV dan 1 orang DIII.

Lalu pada tahun 2023 ini, yang berhasil diterima sebanyak 5 orang yakni DIV sebanyak 4 orang dan DIII ada 1 orang, sehingga total keseluruhan yang telah disekolahkan oleh Pemkab Muara Enim sebanyak 11 orang.

"Kerjasama ini berlaku selama 5 tahun, dan apakah di perpanjang atau tidak akan melihat kebutuhan," ujarnya.

Masih dikatakan Riswandar, kegiatan ini sengaja kita selenggarakan, selain untuk bersilaturahmi juga untuk sharing tukar pengalaman antara orangtua/wali Taruna/Taruni yang anaknya sedang menjalani pendidikan dengan orang tua/wali Taruna/Taruni yang baru akan menempuh pendidikan.

Kemudian selain itu, para orang tua Taruna/Taruni baru tersebut akan diberikan arahan dari para alumni dan OPD terkait selama menempuh pendidikan tersebut.

"Para Taruna/Taruni tersebut cukup bawa peralatan secukupnya yang diatur dan telah disiapkan semuanya di kampus, mulai dari pakaian, asrama, makan, dan sebagainya. Semua biaya pendidikan dari masuk hingga tamat ditanggung seluruhnya. Orangtua hanya perlu mensupport dan siswa belajar yang baik dan kejar prestasi menjadi yang terbaik sehingga dapat membanggakan diri sendiri, orang tua dan Kabupaten Muara Enim sendiri," harapnya.

Ditambahkan Plt Kabid Pengembangan dan Keselamatan Roby Budianto, sebelumnya yang mendaftar ada sekitar 100 orang, dan setelah di seleksi tinggal 85 orang.

Kemudian mereka mengikuti berbagai tes baik tertulis maupun wawancara, kesehatan, psikotes dan lain-lain, dan ternyata lulus sebanyak 5 orang.

Kita berharap, lanjut Roby, setelah lulus nanti akan bisa meningkatnya kinerja Dinas Perhubungan Kabupaten Muara Enim sebab SDM nya diisi oleh tenaga yang benar-benar berkompeten di bidangnya masing-masing.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved