Kebakaran di SU 1 Palembang

Rusdi Hanya Terpikir Selamatkan Orang Tua, Korban Kebakaran SU 1 Palembang Tersisa Baju di Badan

Rusdi, korban kebakaran SU 1 Palembang hanya terpikir selamatkan orang tua, korban kebakaran SU 1 Palembang tersisa baju di badan.

|
Editor: Vanda Rosetiati
SRIPO/ANDYKA WIJAYA
Rusdi, korban kebakaran SU 1 Palembang hanya terpikir selamatkan orang tua, tersisa baju di badan. Korban mencari benda-benda tersisa di antara puing kebakaran, Kamis (31/8/2023). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Rusdi, salah seorang korban kebakaran Seberang Ulu 1 Palembang hanya terpikir menyelamatkan orang tuanya saat kebakaran terjadi di Lorong Terusan I RT 45/13 Kelurahan 3-4 Ulu, Kecamatan SU I Palembang, Rabu (30/8/2023).

Rusdi menuturkan rumahnya ludes hangus terbakar. Tidak satu pun barang berharga miliknya bisa diselamatkan.

"Hanya baju di badan saja, Pak. Uang saya 10 juta dan perhiasan milik orang tua saya hangus terbakar, habis semua," ungkap Rusdi, terlihat hingga kini masih mengais puing bangunan rumahnya, untuk mencari barang berharga.

Lanjut Rusdi, dirinya tidak mengatahui asal api dari mana. Namun saat itu ia sedang berada didalam rumah dan mendengar suara warga ramai yang berteriak kebakaran, kebakaran, kebakaran.

"Api sudah membesar, saat itu saya panik. Cuman satu yang saya pikirkan menyelamatkan orang tua saya. Tidak ada dalam pikiran saya untuk menyelamatkan barang barang berharga," katanya.

Baca juga: IRT di Palembang Dibacok Begal Saat Pulang Jualan di Pasar, Luka Bacok di Lengan Kanan

Hingga kini, Rusdi pun berharap ada bantuan dan ukuran tangan dari dermawan maupu Pemerintah Kota Palembang.

"Belum ada bantuan pak. Baik dari pemerintah atau orang dermawan. Ya kami semua warga berharap bantuan, baik sembako, baju bekas layak pakai dan lain lainnya," harapnya.

Sedangkan, Ketua RW 13 M Sholeh mengatakan, hingga kini para korban kebakaran sudah mengungsi di rumah-rumah warga sekitar dan keluarganya.

Selain itu ada juga pihaknya yang telah mendirikan tenda posko darurat.

"Sudah ada posko, ada juga warga yang sudah tinggal di rumah warga dan keluarganya. Untuk bantuan dari dinas kesehatan sudah ada bantuan obat-obatan, sembako dan pakaian juga, akan segera kita bagikan," katanya.

Terdata hingga kini ada 20 rumah warga hangus terbakar dan 33 KK, jumlah keseluruhan 123 jiwa yang berdampak musibah kebakaran ini.

10 Rumah Hangus

Sebelumnya, sebanyak 10 rumah hangus dalam kebakaran di Jalan KH Wahid Hasyim Lorong Terusan I Kelurahan 3-4 Ulu Kecamatan SU I Palembang, Rabu (30/8/2023), sekitar pukul 15.00 WIB.

Seorang warga yang rumahnya kebakaran, pingsan sampai harus dibawa ke RSUD Bari Palembang karena syok kediamannya habis dilalap si jago merah.

Diketahui, kebakaran terjadi di kawasan padat penduduk.

Tampak kobaran api terlihat membumbung tinggi di atas atap rumah salah satu warga yang terbakar. 

Melihat api dan asap hitam tebal membuat warga panik. Alhasil warga pun berhamburan keluar rumahnya masing-masing.

"Kebakaran, kebakaran, kebakaran," katanya, warga sambil  berjibaku memadamkan kobaran api dengan alat seadanya. 

Kebakaran menghanguskan 10 rumah di pemukiman padat penduduk di Jalan KH Wahid Hasyim Lorong Terusan I Kelurahan 3-4 Ulu Kecamatan SU I Palembang, Rabu (30/8/2023), sekitar pukul 15.00.
Kebakaran menghanguskan 10 rumah di pemukiman padat penduduk di Jalan KH Wahid Hasyim Lorong Terusan I Kelurahan 3-4 Ulu Kecamatan SU I Palembang, Rabu (30/8/2023), sekitar pukul 15.00. (SRIPOKU/ANDYKA WIJAYA)

Petugas dari Dinas Penanggulangan Bahaya Kebakaran (PBK) Kota Palembang cepat datang ke lokasi setelah menerima laporan warga.

Proses pemadaman juga dibantu oleh warga sekitar.

Selang dua jam kemudian api berhasil dipadamkan.

"Untuk sementara ini ada 10 rumah hangus terbakar kurang lebih. Karena masih kita lakukan pendataan. Tadi, ada satu yang pingsan dan sudah dibawa ke rumah sakit,"  ungkap Lurah 3-4 Ulu Misrinah ketika ditemui lokasi kejadian.

Lanjut Misrinah, terkait musibah kebakaran ini pihaknya akan segera mendirikan posko bantuan untuk para korban kebakaran.

"Posko akan kita dirikan. Akan kita dirikan mungkin nanti di rumah Pak Sholeh. Kita imbau kepada warga untuk selalu waspada, karena sekarang musim kemarau. Untuk listrik jangan lupa dicabut, yang sedang masak jangan ditinggal," katanya..

Di tempat yang sama, Kasi Ops Damkar Palembang M Ardiansyah membenarkan peristiwa kebakaran.

Dia mengatakan, pihaknya menerima laporan warga dan langsung mendatangi lokasi kejadian.

"Ada delapan unit yang kita kerahkan. Api sudah berhasil kita padamkan dan saat ini masih dalam proses pendinginan. Untuk penyebabnya belum kita ketahui," katanya, api berhasil dipadamkan sekitar 2 jam. (sripoku/andyka wijaya)

Baca berita lainnya langsung dari google news

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved