Kebakaran di SU 1 Palembang
10 Rumah Hangus Kebakaran di SU1 Palembang, 1 Warga Pingsan Hingga Dibawa ke RS Syok Rumahnya Hangus
10 Rumah Hangus Kebakaran di SU1 Palembang, 1 Warga Pingsan Hingga Dibawa ke RS Syok Rumahnya Hangus
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG -- Sebanyak 10 rumah hangus dalam kebakaran di Jalan KH Wahid Hasyim Lorong Terusan I Kelurahan 3-4 Ulu Kecamatan SU I Palembang, Rabu (30/8/2023), sekitar pukul 15.00 WIB.
Seorang warga yang rumahnya kebakaran, pingsan sampai harus dibawa ke RSUD Bari Palembang karena syok kediamannya habis dilalap si jago merah.
Diketahui, kebakaran terjadi di kawasan padat penduduk.
Tampak kobaran api terlihat membumbung tinggi di atas atap rumah salah satu warga yang terbakar.
Melihat api dan asap hitam tebal membuat warga panik. Alhasil warga pun berhamburan keluar rumahnya masing-masing.
"Kebakaran, kebakaran, kebakaran," katanya, warga sambil berjibaku memadamkan kobaran api dengan alat seadanya.
Baca juga: Penyebab Bayi 3 Hari Meninggal Usai Disuntik Bidan, Dinkes OI: Diduga Sudah Dikasih Makan Pisang

Petugas dari Dinas Penanggulangan Bahaya Kebakaran (PBK) Kota Palembang cepat datang ke lokasi setelah menerima laporan warga.
Proses pemadaman juga dibantu oleh warga sekitar.
Selang dua jam kemudian api berhasil dipadamkan.
"Untuk sementara ini ada 10 rumah hangus terbakar kurang lebih. Karena masih kita lakukan pendataan. Tadi, ada satu yang pingsan dan sudah dibawa ke rumah sakit," ungkap Lurah 3-4 Ulu Misrinah ketika ditemui lokasi kejadian.
Lanjut Misrinah, terkait musibah kebakaran ini pihaknya akan segera mendirikan posko bantuan untuk para korban kebakaran.
"Posko akan kita dirikan. Akan kita dirikan mungkin nanti di rumah Pak Sholeh. Kita imbau kepada warga untuk selalu waspada, karena sekarang musim kemarau. Untuk listrik jangan lupa dicabut, yang sedang masak jangan ditinggal," katanya..
Di tempat yang sama, Kasi Ops Damkar Palembang M Ardiansyah membenarkan peristiwa kebakaran.
Dia mengatakan, pihaknya menerima laporan warga dan langsung mendatangi lokasi kejadian.
"Ada delapan unit yang kita kerahkan. Api sudah berhasil kita padamkan dan saat ini masih dalam proses pendinginan. Untuk penyebabnya belum kita ketahui," katanya, api berhasil dipadamkan sekitar 2 jam.
Asmira, salah satu korban kebakaran mengaku tidak tahu persis bagaimana bisa terjadi kebakaran.
"Untuk peristiwa persisnya ia tidak tahu. Karena tahu tahu api sudah membesar," katanya.
Lanjutnya, tidak barang yang bisa diselamatkan dalam peristiwa ini.
"Habis semua barang barang kami. Hangus terbakar. Tidak ada yang bisa diselamatkan," katanya. (Srripoku/Andyka Wijaya)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.