Heboh Bayi Tertukar di Bogor
Isak Tangis Keluarga Pecah Warnai Pengumuman Hasil Tes DNA Bayi Tertukar di Mako Polres Bogor
Pengumuman hasil tes DNA bayi tertukar di Mako Polres Bogor diwarnai isak tangis keluarga.Adapun mediasi bersama kedua pihak keluarga jelang pengumu
TRIBUNSUMSEL.COM -- Pengumuman hasil tes DNA bayi tertukar di Mako Polres Bogor diwarnai isak tangis keluarga.
Adapun mediasi bersama kedua pihak keluarga jelang pengumuman hasil tes DNA digelar tertutup sejak pukul 15.00 WIB.
Sekitar waktu petang terpantau sejumlah anggota keluarga yang mengikuti mediasi soal bayi tertukar di Bogor ini sempat keluar masuk gedung Polres Bogor.
Terpantau isak tangis tampak diantara mereka ketika berjalan keluar gedung Polres Bogor.
Mereka berjalan menuju tempat gelap sepi menjauhi keramaian awak media diduga hendak menenangkan diri.
Setelah beberapa waktu kemudian, mereka kembali masuk ke gedung Polres Bogor.
Sampai pukul 18.50 WIB, pihak Polres Bogor sementara ini masih belum mengumumkan ke publik terkait hasil tes DNA bayi yang hebih diduga tertukar di Bogor ini.
Diberitakan sebelumnya, kedua pihak keluarga Ibu S dan Ibu D terkait bayi diduga tertukar di Bogor mendatangi Mako Polres Bogor pada Jumat (25/8/2023) sore.
Pantauan TribunnewsBogor.com, rombongan kedua pihak keluarga berdatangan ke Mako Polres Bogor sekitar pukul 14.46 WIB didampingi kuasa hukum masing-masing.
Terpantau mereka kemudian memasuki gedung Mako Polres Bogor menuju sebuah ruangan untuk dilakukan mediasi di dampingi KBO Reskrim Polres Bogor Iptu Hafiz Akbar.
Namun dalam ruang mediasi ini, tidak semua rombongan keluarga ikut masuk ke dalam ruangan.
"Perwakilan, yang lainnya bisa tunggu ya, tunggu di luar ya," kata Iptu Hafiz Akbar ketika mengarahkan kedua rombongan keluarga.
Terpantau, saat kedatangan rombongan kedua pihak keluarga ini, terlihat pihak keluarga Ibu S membawa bayi yang diduga tertukar tersebut.
Sementara dari rombongan Ibu D, tak terlihat membawa bayinya saat mendatangi Polres Bogor ini.
Berharap Jadi Keluarga
Siti mengaku sangat ingin berbicara dengan Ibu D saat tes DNA di Puslabfor Polri, Sentul, Bogor Senin (21/8/2023)..
Namun rupanya Ibu D menolak hal tersebut.
Bahkan pihak kepolisian pun tidak bisa memaksa keengganan Ibu D bertemu Siti Mauliah dan bayinya.
"Dari saya dan keluarga sebenarnya pengin dekat (dengan ibu D), pengin ketemu, biar ada pendekatan secara langsung beliau, tapi kata kepolisian beliau menolak," kata Siti.
"Untuk berkomunikasi (dengan ibu D) sampai sekarang belum. Soalnya dari pihak dia emang enggak mau ketemu juga. Kepolisian tidak bisa memaksa," sambungnya.

Lalu Siti Mauliah mengaku apapun hasil tes DNAnya kelak, ia akan menerimanya.
"Walaupun itu ternyata bukan juga (anak saya), saya harus menerima apapun hasilnya nanti. Biar pihak kepolisian aja yang melanjutkan masalah ini," ucap Siti.
Sebelumnya diwartakan, tes DNA silang diprakarsai Polres Bogor guna mengetahui fakta soal bayi tertukar antara Siti Mauliah dengan Ibu D.
Kedua ibu tersebut diduga mengalami insiden bayi tertukar usai sama-sama melahirkan di RS Sentosa pada 18 Juli 2022.
(*)
Ingat Bayi Tertukar di Bogor? Kabar Terkini Setelah 3 Bulan Dirawat Orang Tua Kandung, Makin Gemoy |
![]() |
---|
Kondisi Bayi Tertukar di Bogor, Malah Masuk Rumah Sakit Setelah Dikembalikan ke Orang Tua Kandung |
![]() |
---|
Siti Mauliah Gagal Move On Teringat Daanish, Sempat Ajukan Permintaan Khusus ke Polres Bogor |
![]() |
---|
Kondisi Daanish Bayi Dian Usai Dilarikan ke Rumah Sakit, Sebelumnya Muntah di Polres Bogor |
![]() |
---|
Daanish Bayi Tertukar Dilarikan ke RS Usai Resmi Dikembalikan, Kakak Dian Bantah Kangen Siti Mauliah |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.