Guru Dibully Siswa di Maluku

Kronologi Guru di Maluku Dibullly Siswa Sekolah, Kunci Motor Diambil dan Disoraki, Alumni: Memalukan

Aksi para pelajar yang membully guru sekolah di Maluku viral di media sosial.Diunggah akun facebook Dhyka Gamal, video tersebut memperliha

Editor: Moch Krisna
Tangkapan layar di Instagram
Seorang guru sekaligus Wakil Kepala Sekolah, Maryam Latarissa dibully oleh puluhan muridnya. Peristiwa tersebut terjadi di area parkiran sekolah, Senin (14/8/2023) saat para siswa sedang berunjukrasa. 

Menurutnya, ada oknum yang menjadi provokator dalam aksi tersebut.

"Kami yakin sungguh ada oknum-oknum yang ada dibelakang semua ini.”

“Sebab tidak mungkin siswa-siswa atau Ade-ade kita ini melakukan hal ini sendirian tanpa ada yang mendorong mereka," jelas Santi.

TribunAmbon.com melansir, video yang tersebar tersebut berdampak buruk pada sekolah.

Para Alumni juga meminta sekolah untuk membuat klarifikasi.

"Jelas-jelas itu memberikan citra buruk bagi sekolah SMA Negeri 15 sendiri, karena itu kami minta pihak sekolah pak Kepsek dan dewan guru bersama para siswa yang terlibat menggelar Konfrensi pers dan meminta maaf kepada publik terutama terhadap profesi guru di seluruh Indonesia, lebih khusus lagi kepada Ibu Yam," jelas Santi.

Kepala Sekolah SMAN 15 Maluku Tengah, Amsuddi pun menanggapi dengan undangan kepada seluruh dewan guru dan para siswa untuk mencari jalan keluar.

"Insya Allah sehari dua kami akan mengundang seluruh dewan guru dan para murid untuk kita pertemuan guna mencari jalan keluarnya. Kita juga akan mengundang para siswa yang terlibat," ucap Kepsek.

Kepsek Panggil Orang Tua Siswa

Amsuddin juga berencana akan memanggil orang tua siswa untuk menyelesaikan persoalan perundungan yang diterima oleh wakil kepala sekolah.

"Saya sebagai pimpinan akan mencari solusi yang terbaik agar masalah ini bisa kita pulihkan sehingga kepercayaan masyarakat terhadap sekolah lebih baik kedepan," katanya seperti yang diwartakan TribunAmbon.com.

Ia juga meminta para siswa yang melakukan perundungan untuk membuat video permintaan maaf.

"Saya bersama tema-teman akan mengumpulkan data data siswa-siwa mana kemudian bersama orang tuanya, lalu kita buat semacam video permintaan maaf terhadap tindakan yang mereka lakukan terhadap ibu dan kepada publik," cetusnya.

Siswa Unjuk Rasa

Diketahui, aksi perundungan tersebut saat para siswa sedang melakukan unjuk rasa.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bogor
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved