Kantor Dinsos Prabumulih Digeledah

Dugaan Korupsi E-Warung, Penyidik Kejari Prabumulih Periksa 13 Saksi Termasuk Kadinsos

Kasat Intel M Ridho Syahputra SH MH mengungkap sudah 13 saksi anggota e-warung dan dari dinas sosial kota mintai keterangan, termasuk Kadinsos.

Penulis: Edison | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/EDISON
Dugaan korupsi E-Warung, Kejari Prabumulih mengungkap sudah 13 saksi anggota e-warung dan dari dinas sosial kota diminta keterangan, termasuk Kadinsos. Tim penyidik Kejaksaan Negeri Prabumulih menggeledah kediaman salah satu Kabid Dinsos Prabumulih inisial MU, Selasa (8/8/2023) 

TRIBUSUMSEL.COM, PRABUMULIH - Tim penyidik Kejaksaan Negeri (Kajari) Prabumulih menyita sejumlah dokumen penting usai menggeledah kediaman Kepala Bidang (Kabid) Dinas Sosial Pemkot Prabumulih inisial MU, Selasa (8/8/2023).

Tidak hanya berkas namun juga disita barang bukti elektronik dari kediaman ibu berhijab tersebut.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Prabumulih, Roy Riady SH MH melalui Kasat Intel M Ridho Syahputra SH MH dan Kasi Pidsus Rudi Firmansyah SH usai penggeledahan mengungkapkan sejumlah dokumen dan barang bukti elektronik dibawa pihaknya.

"Penggeledahan ini dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi e-warung oleh dinas sosial," ungkap Kasi Intel Ridho Syahputra didampingi Kasi Pidsus dan Kapolsek Prabumulih Timur, AKP Herry Sulistiyo ketika diwawancarai.

Ridho mengatakan, perkara tersebut saat ini masih dalam tahapan penyidikan dan pihaknya terus melakukan pemeriksaan.

"Dalam penggeledahan ini ada beberapa dokumen yang terkait barang bukti elektronik kita amankan," tuturnya.

Baca juga: Peretas Hp Kapolda Jateng Warga Tulung Selapan OKI, Sebulan Raup Rp 1,5 M, Keseharian Terungkap

Disinggung hingga saat ini sudah beberapa banyak yang dimintai keterangan, Ridho mengaku sampai saat ini ada 13 orang dimintai keterangan oleh pihaknya.

"Sudah sekitar 13 orang saksi dari anggota e-warung dan dari dinas sosial kota mintai keterangan, rencananya nanti pihak bank juga akan kita periksa, yang kita periksa juga termasuk Kepala Dinas Sosial," lanjutnya.

Usai penggeledahan tersebut, Ridho mengaku pihaknya akan memperdalam alat-alat bukti yang ditemukan dan akan ada tindakan yang akan dilakukan selanjutnya.

"Nanti akan ada tindakan kita selanjutnya," tegasnya seraya mengatakan pihaknya terus mencari alat bukti dan kerugian negara yang ditimbulkan.

Untuk diketahui penggeledahan dilakukan diduga berkaitan dengan dugaan korupsi terhadap penggelapan pada jabatan dalam kegiatan elektronik warung gotong royong dari kemensos kepada keluarga penerima manfaat (KPM) dalam bentuk non tunai melalui dinas sosial tahun 2020 sampai 2022.

Sebelumnya dilakukan penggeledahan terhadap ruangan di dinas sosial Pemerintah kota Prabumulih. Petugas datang ke lantai 8 gedung Pemkot sekitar pukul 11.20 dan langsung menuju ruangan salah satu Kabid Dinas sosial.

Usai menggeledah kantor Pemkot dilanjutkan dengan menggeledah rumah Kabid inisial MU di Perumnas Prabu Indah Blok L1 RT 07 RW 04 Kelurahan Gunung Ibul Kecamatan Prabumulih Timur Kota Prabumulih.

Baca berita lainnya langsung dari google news

Silakan gabung di Grup WA TribunSumsel

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved