Arti Kata
Arti Digdoyo Tanpo Aji Adalah, Ini Makna Serta Penerapannya dalam Kehidupan
Digdoyo tanpo aji artinya seseorang senantiasa dalam keadaan sehat tanpa ada gangguan orang jahat padanya.
Penulis: M Fadli Dian Nugraha | Editor: Abu Hurairah
TRIBUNSUMSEL.COM - Walisongo tak lepas dari petuah atau semboyan-semboyan yang di dalamnnya terkandung filosofi tentang kehidupan.
Petuah yang berbahasa Jawa mempunyai makna dalam ajaran beragama termasuk agama Islam.
Seperti petuah atau pesan dari Walisongo 'Digdoyo tanpo aji'.
Melansir dari pesantren.id, 'digdoyo tanpo aji' dapat diartikan sebagai tidak terkalahkan (kuat) tanpa kesaktian (mantra).
Dalam hal ini kata kuncinya adalah dengan berbuat baik dan tidak berbuat jahat. Sebab seperti kita ketahui bersama orang baik, pasti tetap akan pada perlindungan Allah.
Tuhan yang maha kuat. Tidak perlu kesaktian atau mantra, sebab itu semua akan kembali pada-Nya.
Dikutip dari babad.id, 'digdoyo tanpo aji' merupakan kesaktian tanpa ilmu kesaktian.
Dalam arti yang sebenarnya digdoyo tanpo aji artinya punya kesaktian tahan banting bukan dengan menggunakan ilmu gaib.
Baca juga: Arti Askew Viral, Fitur Rahasia Google Pencarian Jarang Diketahui
Untuk makna kias, kalau 'Digdoyo tanpo aji' artinya seseorang senantiasa dalam keadaan sehat tanpa ada gangguan orang jahat padanya.
Tidak ada orang yang ingin menyakitinya karena ia selalu menyebarkan kebaikan pada sesama umat manusia.
Pada bahasa jawa orang seperti ini disebut " Ajatha Satru" atau orang yang tidak mempunyai musuh sam sekali layaknya Prabu puntadewa atau Prabu Yudhistira.
Falsafah Digdoyo tanpa aji mengandung tidak perlu jimat untuk sakti.
Karena untuk mendapatkan pertolongan cukup hanya pada Tuhan
Buku Pemimpin Masa Kini dan Budaya Jawa disebutkan 3 usaha yang dipraktekan oleh RMP Sosrokartono untuk menjalankan falasfah tersebut.
1. Sholat, zikir dan berdoa dengan sabar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Arti-Kata-Digdoyo-Tanpo-AJi.jpg)